• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Benteng Manajemen Risiko CNAF: Terapkan Early Warning System Kawal Kenaikan Pembiayaan Rp1,27 Triliun

by Sandy Romualdus
22 September 2026 - 10:23
19
VIEWS
Aset & Pendapatan CNAF 2024 Tumbuh Melesat, Deviden Ditetapkan 50% dari Laba Rp464,35 Miliar
0
SHARES
19
VIEWS

Menghadapi tingginya NPL UMKM nasional, CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) memperketat tata kelola underwriting guna mengawal lonjakan pembiayaan Rp1,27 triliun.

Stabilitas.id – PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) membuktikan kepiawaiannya menyeimbangkan pedal akselerasi bisnis dan rem mitigasi risiko pada segmen pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Perusahaan multifinance ini sukses membukukan lonjakan pembiayaan baru (booking) UMKM sebesar 37 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), melesat dari Rp925 miliar pada Agustus 2025 menjadi Rp1,27 triliun pada Agustus 2026.

  • Baca juga: Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

Lonjakan portofolio ini sejatinya lahir di tengah kepungan ancaman pemburukan kualitas aset sektoral. Data industri perbankan nasional merekam rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) segmen UMKM telah merangsek naik menyentuh level 4,54 persen pada Juni 2026. Fakta makroprudensial ini memaksa pelaku industri pembiayaan untuk memutar otak merumuskan strategi tata kelola penyaluran kredit yang ekstra terukur dan kebal guncangan.

Presiden Direktur CNAF, Ristiawan Suherman, menyadari betul tingginya eskalasi risiko pada ceruk pasar tersebut. “Strategi penyaluran akan terus disesuaikan dengan dinamika dan kondisi ekonomi yang berkembang,” tegas Ristiawan memberikan keterangannya pada Senin (21/9/2026). Manajemen memastikan penyaluran dana tidak akan melenceng dari asas kehati-hatian, dengan menaruh bobot penilaian ketat pada kondisi prospek usaha, kapasitas membayar (repayment capacity), serta profil risiko masing-masing calon debitur.

BERITA TERKAIT

Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

Bentengi UMKM dari Fraud: Kemnaker Luncurkan Sertifikasi Manajemen Risiko Microbanking

Kredit SME CIMB Niaga Tembus Rp27,01 Triliun, Sektor Perdagangan dan Manufaktur Jadi Penopang

Perkuat Modal UMKM, Sukuk Dual-Tranche Pegadaian Diganjar Penghargaan Internasional

  • Baca juga: Bentengi UMKM dari Fraud: Kemnaker Luncurkan Sertifikasi Manajemen Risiko Microbanking

Hasrat mengejar pertumbuhan bisnis semata tidak lagi menjadi panglima dalam struktur pengambilan keputusan perseroan. Fokus manajemen kini mengerucut pada penjagaan kualitas aset dan keberlanjutan entitas dalam jangka panjang. Penguatan proses seleksi awal, pemantauan portofolio secara real-time, hingga kalibrasi evaluasi sektor usaha menjadi pilar utama penyusunan strategi manajemen risiko CNAF.

Sektor jasa, industri, transportasi, hingga perdagangan tampil sebagai ekosistem pasar paling prospektif yang masuk dalam radar pembiayaan perseroan. Manajemen CNAF tetap membuka ruang pendanaan bagi sektor alternatif lainnya, selama profil risiko dan karakteristik usahanya memenuhi standar kelayakan fundamental. Ristiawan beserta jajarannya telah merakit benteng mitigasi berlapis guna menjaga titik ekuilibrium antara ekspansi kredit dan kualitas portofolio.

Proses underwriting atau penjaminan kelayakan pembiayaan kini berjalan jauh lebih komprehensif dan selektif. Prioritas utama kucuran dana hanya menyasar nasabah berbekal fundamental bisnis yang stabil dan tahan banting terhadap syok eksternal. Analisis kelayakan kredit juga mendapat pendalaman ekstra dengan membedah karakteristik spesifik dari setiap ekosistem rantai pasok usaha.

  • Baca juga: Kredit SME CIMB Niaga Tembus Rp27,01 Triliun, Sektor Perdagangan dan Manufaktur Jadi Penopang

Pemantauan portofolio secara berkala menjadi senjata utama perseroan untuk mendeteksi potensi gagal bayar sejak dini (early warning system), sehingga langkah penyelamatan aset dapat tereksekusi tanpa menunda waktu. Langkah kuratif turut menyentuh aspek komunikasi proaktif dan edukasi finansial nasabah demi memupuk kedisiplinan pembayaran angsuran. “Dengan demikian, perusahaan tetap dapat mendukung kebutuhan pembiayaan UMKM dengan tetap menjaga kualitas portofolio,” pungkas Ristiawan menutup strategi tata kelola risikonya. ***

Editor : Sandy Romualdus
Tags: kualitas aset (asset quality)manajemen risiko multifinanceMitigasi Risiko KreditNPL UMKM 2026Pembiayaan UMKMproses underwritingPT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF)Ristiawan Suhermantata kelola penyaluran kredit
 
 
 
 
 
Previous Post

IHSG Prapembukaan 22 September: Uji Demand Zone 6.460, Cek Rekomendasi Saham MEDC, BMRI, dan BBRI

Next Post

Strategi Lindung Nilai Nasabah Tajir: Maybank dan Allianz Tawarkan Akses Investasi Dolar AS Multi-Style

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Himpun Dana Lebih dari Rp5 Miliar di FinFest 2026, OJK Apresiasi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan

Himpun Dana Lebih dari Rp5 Miliar di FinFest 2026, OJK Apresiasi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan

by Sandy Romualdus
25 Oktober 2026 - 08:06

OJK mengapresiasi kesuksesan FinFest 2026 yang menghimpun dana Rp5 miliar, di mana Bank Jakarta menyabet predikat Booth Teredukatif dan Teratraktif....

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

by Sandy Romualdus
24 Oktober 2026 - 15:20

Bank Jakarta meraih Anugerah Digitalisasi Pasar Inklusif 4.0 sebagai PUJK Literasi Keuangan Teraktif 1 pada ajang Jakarta Financial Festival 2026...

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

by Stella Gracia
23 Oktober 2026 - 17:05

Bank Mandiri membukukan laba bersih konsolidasi Rp45,5 triliun pada kuartal III 2026, tumbuh 20,7 persen ditopang kredit ekosistem dan transaksi...

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

by Sandy Romualdus
23 Oktober 2026 - 16:47

Simak strategi agresif Direksi Bank BTN mengakselerasi transformasi digital, mencetak talenta global, dan memperluas ekosistem bisnis perbankan konsumer. Stabilitas.id -...

BNI (BBNI) Serap USD700 Juta dari Global Bond, Oversubscribe hingga 3,6 Kali

Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

by Sandy Romualdus
23 Oktober 2026 - 15:33

BNI melanjutkan aksi buyback saham dan mencermati peluang perpanjangan periode pelaksanaan, ditopang aset Rp1.434,1 triliun dan laba Rp14,33 triliun. Stabilitas.id...

Tawarkan 5.000 Aset Properti: BRI Gelar Gebyar Lelang Serentak Nusantara dan Siapkan KPR 25 Tahun

Redam Volatilitas Pasar, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

by Stella Gracia
23 Oktober 2026 - 15:16

BRI menyiapkan aksi buyback saham Tahap II sebesar-besarnya Rp1 triliun hingga Januari 2027 guna menjaga nilai saham di tengah volatilitas...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Himpun Dana Lebih dari Rp5 Miliar di FinFest 2026, OJK Apresiasi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

Redam Volatilitas Pasar, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Perkuat Diplomasi Ekonomi, BRI Dorong Korporasi dan UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Global

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Strategi Lindung Nilai Nasabah Tajir: Maybank dan Allianz Tawarkan Akses Investasi Dolar AS Multi-Style

Strategi Lindung Nilai Nasabah Tajir: Maybank dan Allianz Tawarkan Akses Investasi Dolar AS Multi-Style

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance