• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Market

Kewajiban Ijarah Macet: Peringkat Utang Sukuk PT Pos Terjun Bebas ke Level D

by Stella Gracia
29 September 2026 - 11:08
20
VIEWS
Kas Tak Memadai, Pos Indonesia Tunda Bayar Kupon Sukuk Rp 24,11 Miliar
0
SHARES
20
VIEWS

Fitch memangkas peringkat PT Pos Indonesia menjadi Restricted Default usai gagal membayar kupon sukuk tahap kedua yang jatuh tempo Agustus 2026.

Stabilitas.id — Lembaga pemeringkat Fitch Ratings Indonesia memangkas Peringkat Nasional Jangka Panjang dan Jangka Pendek PT Pos Indonesia (Persero) atau POST menjadi RD(idn) (Restricted Default) dari sebelumnya C(idn).

  • Baca juga: Fitch Jatuhkan Peringkat Pos Indonesia ke Level 'C', Ancaman Gagal Bayar di Depan Mata

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan pada Senin (28/9/2026), penurunan peringkat ini dipicu oleh kegagalan badan usaha milik negara (BUMN) logistik tersebut melunasi cicilan imbalan ijarah atas instrumen sukuk tahap kedua yang jatuh tempo pada akhir Agustus 2026.

Fitch mengambil tindakan pemeringkatan tersebut setelah Pos Indonesia melewati masa tenggang kontraktual selama 14 hari kerja tanpa menyelesaikan pembayaran kupon. Kewajiban imbalan ijarah atas sukuk tersebut sejatinya telah jatuh tempo pada 28 Agustus 2026.

BERITA TERKAIT

Fitch Jatuhkan Peringkat Pos Indonesia ke Level ‘C’, Ancaman Gagal Bayar di Depan Mata

Koreksi Pembukuan Rp 9 Triliun dan Gagal Bayar Sukuk, Danantara Rombak Total Pos Indonesia

Dukungan Induk Menguat, Fitch Naikkan Peringkat KBank Indonesia (BMAS) Jadi AA+

Soal Outlook Negatif Fitch, OJK Sebut Permodalan dan Likuiditas Jauh di Atas Ketentuan

Seiring pemangkasan peringkat korporasi, Fitch turut menurunkan peringkat jangka panjang utang senior tanpa jaminan atas sukuk tahap kedua POST menjadi D(idn) (Default) dari sebelumnya C(idn). Instrumen sukuk tahap kedua ini terbagi ke dalam tiga seri yang masing-masing akan jatuh tempo pada Mei 2028, 2030, dan 2032.

  • Baca juga: Koreksi Pembukuan Rp 9 Triliun dan Gagal Bayar Sukuk, Danantara Rombak Total Pos Indonesia

Dalam penjelasannya di keterbukaan informasi, manajemen Pos Indonesia menyampaikan bahwa status Restricted Default mencerminkan penilaian Fitch atas terjadinya gagal bayar pada kewajiban keuangan material atau surat utang tertentu.

Kendati menyandang status tersebut, perseroan menegaskan belum mengajukan permohonan kepailitan. Peringkat RD diberikan kepada entitas yang belum menjalani proses hukum formal seperti pailit, kurator (receivership), administrasi, maupun proses likuidasi penutupan perusahaan.

Fitch juga mengonfirmasi bahwa Pos Indonesia saat ini masih tetap beroperasi secara normal dalam menjalankan seluruh kegiatan bisnis logistik dan layanannya. ***

  • Baca juga: Dukungan Induk Menguat, Fitch Naikkan Peringkat KBank Indonesia (BMAS) Jadi AA+
Editor : Sandy Romualdus

 

Tags: Fitch Ratingsgagal bayar sukukPeringkat RDPT Pos IndonesiaRating Utang
 
 
 
 
 
Previous Post

Raup Transaksi KKB Rp1,7 Triliun, BCA Perpanjang Pameran Expo 2026 via Daring

Next Post

Aset Capai Rp1.699 Triliun: OJK Kejar Target Rasio Dana Pensiun 60 Persen terhadap PDB

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 19:53

Hans Kwee menilai bursa RI mustahil turun kelas ke Standalone Market di tengah pendapatan emiten kuartal II/2026 yang tumbuh 13,31...

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 19:45

OJK menjatuhkan denda rekor total Rp2,1 triliun kepada DSSA, BREN, dan CUAN atas pelanggaran manipulasi pasar dan penjatahan semu penawaran...

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 11:34

MSCI mengusulkan penurunan status bursa saham Indonesia langsung ke Standalone Market akibat isu transparansi free float dan dugaan transaksi terkoordinasi....

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 10:33

Rupiah terperosok ke level Rp18.000 per dolar AS bersamaan dengan trading halt IHSG, Bank Indonesia gelar intervensi terpadu di pasar...

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 09:19

IHSG dibuka anjlok 8,01 persen ke level 5.393,92 pada Jumat (16/10/2026), memicu penghentian sementara perdagangan BEI akibat sentimen usulan MSCI...

Ancam Arus Modal Ratusan Triliun Rupiah: MSCI Konsultasikan Status Bursa Efek Indonesia

Ancam Arus Modal Ratusan Triliun Rupiah: MSCI Konsultasikan Status Bursa Efek Indonesia

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 08:12

MSCI membuka konsultasi usulan penurunan status pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market yang diputuskan Juni 2027. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Aset Capai Rp1.699 Triliun: OJK Kejar Target Rasio Dana Pensiun 60 Persen terhadap PDB

Aset Capai Rp1.699 Triliun: OJK Kejar Target Rasio Dana Pensiun 60 Persen terhadap PDB

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance