• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Market

Transaksi Investor Lokal di BEI Menurun

by Sandy Romualdus
13 Juni 2012 - 00:00
10
VIEWS
Transaksi Investor Lokal di BEI Menurun
0
SHARES
10
VIEWS

 

Jakarta – Tingkat transaksi investor lokal dalam perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) menurun. Sejak awal tahun hingga saat ini, tingkat transaksi investor lokal sebesar 56% dari total transaksi saham di BEI di banding periode yang sama tahun lalu sebesar 64,5%. Akan tetapi, investor lokal masih mendominasi transaksi saham di pasar modal.

  • Baca juga: Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

"Tahun lalu 64,5%, sekarang menjadi 56%," kata Direktur Utama BEI, Ito Warsito di gedung BEI Jakarta, Selasa (12/6). Ito beralasan salah satu sebabnya kemungkinan aktivitas investor asing lebih tinggi dibandingkan investor lokal. Kepemilikan saham di BEI, kata Ito, masih didominasi asing sebesar 58% tahun ini. Sisanya investor lokal.

BERITA TERKAIT

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Akibatnya pasar domestik menjadi lebih kecil. Ito tak menyebutkan berapa besaran aksi jual (net sell) asing  di pasar modal. Ia hanya menyebutkan aksi beli (net buy) asing sejak awal tahun jumlahnya mencapai Rp2,2 triliun. Aktivitas transaksinya rata-rata Rp4,5 triliun.

Kendati transaksi investor lokal menurun, menurut ito, porsi 56% tersebut masih terbilang tinggi. Ini mengindikasikan kesadaran investasi investor yang masih tinggi. Likuiditas di bursa saham yang semakin likuid akan mendorong investor asing tertarik masuk ke bursa dalam negeri, sehingga terjadi sinergi domestik.

  • Baca juga: Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Dalam kesempatan yang sama, BEI dan PT CIMB Principal Asset Management menandatangani kerjasama penggunaan indeks IDX30. "Kerjasama perseroan ini merupakan yang pertama dilakukan dengan BEI," kata Direktur Utama CIMB Principal Reita Farianti dalam kesempatan yang sama.

Perusahaan berencana meluncurkan reksa dana indeksnya yang perdana, yaitu Reksa Dana CIMB Principal Index IDX30. Harapannya, kata Reita, produk baru tersebut akan memberikan range product yang lengkap bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan investasi di pasar modal Indonesia.

Indeks IDX30 diluncurkan 23 April 2012 dan akan menjadi landasan acuan bagi produk-produk di pasar modal. Misalnya reksa dana, exchange traded fund, serta produk derivatif lainnya. Menurut Ito, indeks-indeks yang ada selama ini di BEI memiliki gabungan saham yang terlalu banyak untuk diretifikasi. Oleh karenanya manajer investasi dana kelola mengajukan permintaan untuk meluncurkan indeks baru.

  • Baca juga: Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Indeks ini terdiri dari 30 saham unggulan yang konstituennya merupakan bagian dari Indeks LQ-45. Emiten yang tergabung ke dalam indeks itu merupakan perusahaan dengan saham berlikuiditas tinggi dan kapitalisasi besar. Contohnya saham milik PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Hari dasar penghitungan yang dipilih untuk penghitungan indeks ini adalah 30 Desember 2004. Ini menjadi nilai awal indeks 100. Metode penghitungan IDX30 sama dengan metode penghitungan indeks-indeks lain di BEI. Caranya melalui pembobotan berdasarkan market capitalization weight average.

 
 
 
 
 
Previous Post

Mandiri Kelola Transaksi Operasional Pertamina Retail

Next Post

BII Jalin Kerja Sama Strategis dengan I-Remit Inc

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 19:53

Hans Kwee menilai bursa RI mustahil turun kelas ke Standalone Market di tengah pendapatan emiten kuartal II/2026 yang tumbuh 13,31...

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 19:45

OJK menjatuhkan denda rekor total Rp2,1 triliun kepada DSSA, BREN, dan CUAN atas pelanggaran manipulasi pasar dan penjatahan semu penawaran...

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 11:34

MSCI mengusulkan penurunan status bursa saham Indonesia langsung ke Standalone Market akibat isu transparansi free float dan dugaan transaksi terkoordinasi....

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 10:33

Rupiah terperosok ke level Rp18.000 per dolar AS bersamaan dengan trading halt IHSG, Bank Indonesia gelar intervensi terpadu di pasar...

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 09:19

IHSG dibuka anjlok 8,01 persen ke level 5.393,92 pada Jumat (16/10/2026), memicu penghentian sementara perdagangan BEI akibat sentimen usulan MSCI...

Ancam Arus Modal Ratusan Triliun Rupiah: MSCI Konsultasikan Status Bursa Efek Indonesia

Ancam Arus Modal Ratusan Triliun Rupiah: MSCI Konsultasikan Status Bursa Efek Indonesia

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 08:12

MSCI membuka konsultasi usulan penurunan status pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market yang diputuskan Juni 2027. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
BII Jalin Kerja Sama Strategis dengan I-Remit Inc

BII Jalin Kerja Sama Strategis dengan I-Remit Inc

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance