Jakarta – Di akhir tahun ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menargetkan jumlah agen untuk program branchless banking mencapai 35 ribu orang. Saat ini, jumlah agen yang dimiliki oleh BRI sebesar 15 ribu orang.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama BRI Asmawi Syam saat ditemui di Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jakarta, Senin (5/1) mengatakan agen yang akan direkrut oleh BRI nantinya berasal dari nasabah aktif BRI dan akan disebar di seluruh pelosok Indonesia. Penyebaran agen itu, lanjutnya, dilakukan untuk menambah akses layanan keuangan mikro BRI.
Layanan keuangan mikro, kata Asmawi, merupakan salah satu fokus produk BRI di 2015. “BRI masih akan fokus ke UMKM (usaha mikro kecil dan menengah), retail, dan komersial. Kondisi UMKM juga semakin tumbuh dari tahun ke tahun,” kata Asmawi.
Terkait laba bersih perusahaan di 2014, Asmawi mengatakan belum dalam tahap finalisasi perhitungan. Namun, dirinya optimistis laba bersih bisa melebihi target, yakni lebih dari Rp21 triliun. Perhitungan laba bersih, lanjutnya, akan selesai dihitung dan diaudit sebelum rapat umum pemegang saham (RUPS) diselenggarakan, yakni pada Maret 2015.

















