• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Rabu, November 4, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Laba Bersih Grup Maybank Tumbuh 6,2 Persen Jadi RM1,70 Miliar

by Sandy Romualdus
29 Mei 2015 - 00:00
2
VIEWS
Laba Bersih Grup Maybank Tumbuh 6,2 Persen Jadi RM1,70 Miliar
0
SHARES
2
VIEWS

Jakarta – Grup Maybank hari ini mengumumkan perolehan laba bersih kuartal pertama sebesarRM1,70 miliar, naik 6,2% dari kuartal pertama tahun sebelumnya sebesar RM1,60 miliar, sehubungan peningkatan pada  pendapatan imbal jasa (fee income) disertai dengan pertumbuhan kredit yang mendukung peningkatan kinerja pada seluruh pilar bisnis. Laba sebelum pajak (PBT) pada kuartal ini naik dari RM2,21 miliar pada tahun lalu menjadi RM2,24 miliar.

Pendapatan operasional bersih naik 12,5% y-o-y menjadi RM4,99 miliar dari RM4,44 miliar pada kuartal yang berakhir pada Maret 2014, dipimpin oleh Perbankan Global (11,8%), Community Financial Services (10%) dan Perbankan Internasional (6,6%). Pencapaian kinerja ini didukung oleh peningkatan pada pendapatan imbal jasa (fee based income) sebesar 19,9% serta peningkatan 9,3% pada fund based income. Peningkatan pada pendapatan imbal jasa (fee income) didukung oleh naiknya pendapatan komisi, pendapatan fee jasa serta premi asuransi yang meningkat sementara fund based income meningkat didukung pertumbuhan kredit konvensional dan Islamic yang lebih tinggi.

  • Baca juga: Perkuat Kesejahteraan Pendidik, BRI Salurkan Tunjangan Guru Non-ASN Rp921,6 Miliar

Kredit pada kuartal pertama ini meningkat 14,3% y-o-y, dipimpin operasional Internasional yang tumbuh sebesar 19,4%. Pada tiga home market utama, yakni Malaysia, Singapura dan Indonesia, kredit naik masing-masing 10,2%, 11,6% dan 7,1% y-o-y. Sementara itu Pembiayaan Islamic naik 29,5% y-o-y.

BERITA TERKAIT

No Content Available

Chairman Maybank, Tan Sri Megat Zaharuddin Megat Mohd Nor mengatakan, tahun ini, fokus Grup tetap untuk menemukan peluang pada operasional yang terdiversifikasi untuk meningkatkan produktivitas. “Mempertimbangkan ketidakpastian pasar global yang terus berlanjut, kami telah memulai tahun ini dengan penuh harapan, dan perkembangan terbaru di kami adalah kami dalam proses penutupan operasional di Papua Nugini sebagai bagian dari strategi kami untuk meningkatkan value.”

Sementara, Presiden Grup dan CEO Datuk Abdul Farid Alias mengatakan, “Kami gembira dengan kinerja kuartal pertama kami yang membuktikan bahwa strategi kami telah berada di jalur yang tepat. Pertumbuhan yang kami capai sebagai hasil dari upaya keras untuk meningkatkan pendapatan imbal jasa (fee income) serta membangun portofolio pembiayaan kami secara bertanggung jawab. Hal ini diperkuat dengan perbaikan likuiditas, manajemen modal yang proaktif dan pengelolaan biaya yang ketat.”

“Periode di sisa waktu tahun ini diperkirakan akan tetap penuh dengan tantangan dan kami akan terus memantau perkembangan regional, terutama pada tingkat aktivitas bisnis setelah penerapan Pajak Barang & Jasa (Goods and Service Tax/GST) di Malaysia. Bagaimanapun kami tetap optimis bahwa basis ASEAN kami akan terus memberikan peluang bisnis berkelanjutan terutama dengan realisasi manfaat yang besar dengan terbentuknya Masyarakat Ekonomi ASEAN nanti.”

  • Baca juga: Gagal Perbaiki Permodalan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Agritrans Batumarta

Pada kuartal ini, Simpanan Grup meningkat 13,0% y-o-y, terutama disumbangkan oleh Singapura yang naik 17,1% dan Malaysia yang tumbuh 7,9%. Hal ini mendukung rasio CASA yang dikelola Grup terhadap total simpanan pada tingkat yang stabil sebesar 35,4%. loan to deposit ratio tercatat sebesar 92,2% dibandingkan dengan 91% pada Maret 2014. Marjin bunga bersih kuartal ini turun 11 basis poin (bps) menjadi 2,26% dibandingkan dengan Maret 2014; Meskipun naik 6 bps dari Desember 2014, terutama dibantu dengan penurunan biaya funding di Malaysia.

Posisi modal Grup tetap kuat dengan menguatnya rasio Common Equity Tier 1 (CET1) menjadi 11,15% dari 10,76% pada Maret 2014, sementara total rasio modal naik 15,35% dari 15,11% dibanding periode yang sama tahun lalu. Grup juga terus mengelola kualitas aset yang sehat dengan rasio net impaired loans sebesar 1,06% dibandingkan dengan 1,04% pada Desember 2014, meskipun secara garis besar lebih tinggi 0,99% di bulan Maret 2014.

Bank Internasional Indonesia (BII) mencetak laba bersih kuartal pertama naik 33% menjadi Rp 256 miliar dibandingkan dengan Rp 191 miliar pada tahun sebelumnya. Peningkatan kinerja tercapai didukung dengan kedisiplinan Bank dalam menentukan pricing, baik pada simpanan maupun pinjaman, disertai dengan program strategic cost management yang intensif.

Meskipun terjadi perlambatan ekonomi disertai dengan situasi bisnis yang penuh tantangan sehingga memberikan dampak pada pertumbuhan kredit industri terutama di segmen perbankan korporasi, bank mencatat pertumbuhan kredit yang sehat y-o-y pada Perbankan Bisnis (15,3%) dan Perbankan Ritel (14,7%) yang melebihi pertumbuhan industri sebesar 12,3 % (per Februari 2015).

  • Baca juga: Waspada Modus Penipuan Telepon Manipulasi Panik, BNI Imbau Nasabah Jaga Data Rahasia

Simpanan nasabah Bank menunjukkan pertumbuhan moderat 1,0% pada kuartal ini dari Rp 104,0 triliun pada Maret 2014 menjadi Rp 105,0 triliun tahun ini. Hal ini disebabkan kontrol yang ketat dan disiplin yang dilakukan baik pada pertumbuhan volume dan pricing, serta membantu mengangkat marjin bunga bersih sebesar 4,85% pada Maret 2015 dari 4,73% tahun sebelumnya.  Di BII (pada level Bank), LDR tercatat 91,9%.

BII Finance mencatat pertumbuhan yang kuat sebesar 39,7% pada laba sebelum pajak menjadi Rp103 miliar pada Maret 2015 dari Rp74 miliar pada Maret 2014 sehubungan pembiayaan mobil naik 2,5% y-o-y menjadi 12.085 unit dan pembiayaan konsumen naik 27,5% menjadi Rp 3,79 triliun. Kualitas aset tetap terkelola dengan sehat dengan NPL bersih sebesar 0,30%.

Tags: mybank,BII
 
 
 
 
 
Previous Post

CIMB Niaga, Nissan dan MasterCard Luncurkan Juke Privilege Card

Next Post

Bank Mandiri Rilis Rekening Hape

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Perkuat Kesejahteraan Pendidik, BRI Salurkan Tunjangan Guru Non-ASN Rp921,6 Miliar

Perkuat Kesejahteraan Pendidik, BRI Salurkan Tunjangan Guru Non-ASN Rp921,6 Miliar

by Stella Gracia
4 November 2026 - 09:09

BRI menyalurkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) non-ASN Triwulan III 2026 senilai Rp921,6 miliar kepada 507 ribu guru honorer di seluruh...

Gagal Perbaiki Permodalan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Agritrans Batumarta

Gagal Perbaiki Permodalan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Agritrans Batumarta

by Sandy Romualdus
3 November 2026 - 23:37

OJK mencabut izin usaha PT BPR Agritrans Batumarta di OKU akibat krisis permodalan; proses penjaminan simpanan dan likuidasi kini ditangani...

BNI Hadirkan Fitur Simponi di wondr by BNI Permudah Pengelolaan Dana Pensiun

Waspada Modus Penipuan Telepon Manipulasi Panik, BNI Imbau Nasabah Jaga Data Rahasia

by Sandy Romualdus
3 November 2026 - 17:57

BNI mengingatkan masyarakat mewaspadai modus penipuan telepon bermotif rekayasa kepanikan dan mengimbau nasabah tidak membagikan data rahasia perbankan. Stabilitas.id - PT...

Sokong Industri Lokal, Belanja Suku Cadang SMGR Tembus Rp809 Miliar

Rasio CAR Menguat ke 53,40%, BNC Kantongi Laba Bersih Rp430,98 Miliar per September 2026

by Sandy Romualdus
3 November 2026 - 12:32

Bank Neo Commerce (BBYB) mencetak laba bersih Rp430,98 miliar per September 2026 didukung kenaikan NII Rp1,69 triliun dan penguatan CAR...

Perkuat Asuransi dan Dana Pensiun, OJK Rilis Roadmap Keuangan Berkelanjutan PPDP 2026–2030

Volume Transaksi Qlola Tembus Rp12.046 Triliun, BRI Perkuat Pengelolaan Keuangan Korporasi

by Stella Gracia
3 November 2026 - 10:37

Volume transaksi platform korporasi Qlola by BRI mencapai Rp12.046 triliun per September 2026, tumbuh 29,3 persen ditopang 104 ribu pengguna...

Lelang Properti BTN Buka Peluang Bisnis Property-Preneur bagi Kelas Menengah

Lelang Properti BTN Buka Peluang Bisnis Property-Preneur bagi Kelas Menengah

by Sandy Romualdus
2 November 2026 - 13:21

Pengamat properti Panangian Simanungkalit menilai lelang aset BTN Rp200 juta–Rp500 juta membuka peluang bisnis property-preneur bagi kelas menengah. Stabilitas.id -...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Skema Impor Minyak Beralih ke G2G Lewat BLU Lemigas saat Harga Brent Bertengger di 104 Dolar AS

Neraca Perdagangan September 2026 Surplus 3,36 Miliar Dolar AS, Ditopang Ekspor Nonmigas

OJK Tindak Tegas Manipulasi Saham PANR, Laporan Keuangan BOGA, dan Penipuan Nasabah

Perkuat Kesejahteraan Pendidik, BRI Salurkan Tunjangan Guru Non-ASN Rp921,6 Miliar

Inflasi Oktober 2026 Terjaga 3,23 Persen, BI Perkuat Pengendalian Harga Pangan

Jaga Stabilitas Hadapi Gejolak Global, KSSK Optimistis Ekonomi Tumbuh di Atas 5,4 Persen

Gagal Perbaiki Permodalan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Agritrans Batumarta

Dorong Pembiayaan Sektor Riil, OJK Rilis Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah

OJK Denda Aurora Asset Management Rp2,57 Miliar dan Blacklist Piter Rasiman 20 Tahun

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Kinerja Laba BNI Syariah Tumbuh

Kinerja Laba BNI Syariah Tumbuh

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance