• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Keuangan

MTF Targetkan Pembiayaan Rp1,5 Triliun Per Bulan

oleh Sandy Romualdus
12 Agustus 2015 - 00:00
4
Dilihat
MTF Targetkan Pembiayaan Rp1,5 Triliun Per Bulan
0
Bagikan
4
Dilihat

Jakarta – PT Mandiri Tunas Finance (MTF), perusahaan pembiayaan hasil joint venture PT Bank Mandiri Tbk dan PT Tunas Ridean Tbk, menargetkan pembiayaan baru sepanjang tahun ini sebesar Rp20 triliun. Untuk mencapai target tersebut, MTF menargetkan pembiayaan dalam 6 bulan ke depan stabil di kisaran Rp1,4 triliun – Rp1,6 triliun setiap bulannya. Target tersebut optimis tercapai seiring dengan program baru yang dirilis MTF bagi nasabah dan dealer yakni ‘1 to 7 Wonders’.

“Setiap bulan pembiayaan kita mencapai Rp1,3 triliun. Puncak rekor pembiayaan kita di Juni 2015 yang mencapai Rp1,527 triliun. Ini yang kita jaga hingga Desember 2015,” ungkap Direktur MTF, Harjanto Tjitohardjojo di Jakarta, Rabu (12/8).

Dia menjelaskan, target tersebut bisa terpenuhi dengan adanya partisipasi MTF dalam dua pameran besar di semester kedua tahun ini, yakni Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) dan Indonesia International Motor Show (IIMS), serta program unggulan MTF yakni ‘1 to 7 Wonders’.

BERITA TERKAIT

Buntut Dugaan Kekerasan ‘Debt Collector’, OJK Panggil Manajemen Mandiri Tunas Finance

Laba Tunas Grup Melesat 100% di Kuartal III 2022

IT & Corsec MTF Raih Dua Penghargaan ICCA Award III 2018

Penjualan Otomotif Lesu, MTF Tetap Cetak Pembiayaan 2017 Tumbuh 19 Persen

“Untuk GIIAS kita alokasikan 600 unit dan IIMS 300 unit. Jadi total 900 unit dengan nominal pembiayaan sekitar Rp200 miliar,” pungkas Harjanto.

Sementara untuk program teranyarnya 1 to 7 Wonders, Harjanto mengatakan, hingga akhir periode program di Desember 2015 nanti, sumbangannya juga ditargetkan pada kisaran Rp200 miliar per bulan. Artinya, setelah ajang GIIAS dan IIMS, masih ada program menarik yang mendorong produktivitas dealer dan pertumbuhan customer.

“Karena kita sejak Juli 2015 sudah terapkan strategi kombinasi dalam pemasaran yakni ‘B to B’ dengan dealer, dan ‘B to C’ dengan nasabah secara langsung. Terutama dalam memperkenalkan program ‘1 to 7 Wonders’ sendiri,” pungkas dia.

MTF melalui program 1 to 7 Wonders hadir sebagai solusi bagi konsumen dalam kredit otomotif. Hal ini terkait produk MTF yang lengkap seperti tenor sampai dengan 7 tahun, bunga 0% spesial tenor, bunga KPM khusus nasabah Mandiri, ditambah program undian berhadiah yang berlangsung dari 15 Agustus sampai dengan 31 Desember 2015.

Adapun program undian berhadiah ini berlaku untuk kredit mobil baru semua merek (passanger & commercial Car) dan motor besar (Harley Davidson, BMW Motorrad and Zero). Pada periode ini, para pemenang undian berkesempatan mengunjungi salah satu negara dari 7 keajaiban dunia yang sudah tersohor keindahannya, antara lain : Kamboja, India, China, Perancis, Italia, Inggris, dan USA. 

“Jadi kita siapkan 200 tiket. Setiap nasabah yang meraih tiket, diikuti oleh dealer tempat nasabah pemenang bertransaksi. Ini strategi kombinasi kita untuk tingkatkan produktifitas dealer,” pungkas Harjanto.

‎Pertumbuhan Stabil

Direktur Utama PT Mandiri Tunas Finance, Ignatius Susatyo Wijoyo mengatakan, dengan beragam program tersebut MTF optimis tetap tumbuh sepanjang semester kedua tahun ini, sejalan dengan suport yang kuat dari Bank Mandiri.

“Kita optimis laba tumbuh di atas 30% di akhir tahun, sekitar Rp300 miliar. Ini realistis karena Bank Mandiri melihat oportunity kita yang tetap tumbuh positif kendanti industri berkinerja negatif. Jai MTF didorong untuk tumbuh, karena segmen korporasi melemah, otomotif yang dikerek terus,” jelas Susatyo.

Selain dukungan Bank Mandiri, untuk memperkuat pembiayaan tahun 2015, MTF mempunyai sejumlah rencana bisnis antara lain Penerbitan Obligasi Berkelanjutan II sebesar Rp 1 – 2  triliun di Q4-2015 untuk modal kerja pembiayaan. “Mungkin 1 triliun dulu di semester kedua ini,” kata Susatyo.

Untuk diketahui, MTF membukukan kinerja positif di tengah melemahnya penjualan otomotif nasional baik roda dua mapun roda empat. MTF berhasil meraih pembiayaan baru sepanjang kuartal kedua (Q2) 2015 sebesar Rp7,84 triliun, meningkat 9,31% dibanding periode yang sama tahun 2014 yang sebesar Rp7,17 triliun.

Peningkatan pembiayaan baru mendorong pendapatan MTF Q2-2015 meningkat 29,14%, dimana 72% merupakan pendapatan dari Pembiayaan Konsumen, 6% dari Sewa Pembiayaan dan sisanya dari pendapatan bunga dan lain-lain. Alhasil laba tahun berjalan MTF Q2-2015 meningkat 35,92% menjadi Rp154 miliar dari periode yang sama tahun 2014 yang sebesar Rp113,3 miliar sesuai Laporan Keuangan interim MTF per 30 Juni 2015 yang saat ini masih dalam proses audited oleh KAP EY. 

Suatyo menguraikan, nilai pembiayaan mobil baru Q2-2015 tumbuh 13% dibandingkan periode Q1-2014, sedangkan secara unit mobil baru meningkat 4,1%. Hal ini sejalan dengan fokus usaha Perseroan di segmen pembiayaan mobil baru.

Dengan pertumbuhan pembiayaan yang positif menyebabkan piutang pembiayaan yang dikelola MTF meningkat 28,07% menjadi Rp23,6 triliun termasuk pembiayaan joint financing dengan Bank Mandiri sebesar Rp15,9 triliun.

Kendati piutang pembiayaan meningkat, MTF tetap menerapkan manajemen risiko yang baik dan ketat. Hal itu terlihat dari tingkat pembiayaan bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) yang masih dapat dikendalikan di level 1,10%, mengalami perbaikan dibandingkan posisi Juni 2014 yang mencapai 1,12%.

Susatyo juga mengungkapkan, market share MTF di mobil baru periode Januari – Juni 2015 mencapai 13,53% meningkat 2,9% dibanding periode yang sama tahun 2014 (berdasarkan Police Registration). Peningkatan kinerja MTF ini menjadi dorongan untuk terus tumbuh positif mengingat secara nasional penjualan mobil mengalami pelemahan.

Untuk diketahui, penjualan mobil nasional Q2-2015 mencapai 525 ribu unit atau turun 18% dibandingkan periode yang sama tahun 2014. Gaikindo telah merevisi target penjualan mobil nasional sampai akhir tahun 2015 menjadi 1.050 juta unit dari target awal 1,2 juta unit.

Sementara, penjualan sepeda motor nasional Q2-2015 mencapai 3,2 juta unit atau turun 23% dibandingkan periode yang sama tahun 2014. AISI telah merevisi target penjualan sepeda motor nasional tahun 2015 menjadi 6,5 juta unit dari target awal 7,7 juta unit.

Untuk kembali menggairahkan pembiayaan otomotif, menurut Susatyo, regulator seharusnya tidak memilih program stimulus dengan memangkas down payment, tetapi mendorong penurunan suku bunga. “Karena kalau DP turun, orang ramai-ramai kredit mobil dan motor, tetapi ada risiko macet karena suku bunga tinggi. Padahal kalau jaga kualitas kredit itu cukup dengan DP yang stabil saja misalnya 25%, tetapi bunganya diturunkan. Ini terkait daya beli yang memang lagi menurun. Kalau DP turun, sifat konsumerisme naik, orang tidak pikir lagi bunga tinggi,” jelaas Susatyo.

Tags: MTF
 
 
 
 
Sebelumnya

Kadin: Asuransi Nasional Perlu Aktif dalam Pembiayaan Infrastruktur

Selanjutnya

BII dan Maybank Foundation Kembali Rilis Beasiswa Rp17,5 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Perluas Akses Kredit, Mastercard Gandeng CLIK Indonesia Perkuat Intelijen Data Finansial

Perluas Akses Kredit, Mastercard Gandeng CLIK Indonesia Perkuat Intelijen Data Finansial

oleh Stella Gracia
17 Maret 2026 - 15:57

Stabilitas.id — Mastercard resmi mengumumkan kolaborasi strategis dengan biro kredit swasta CLIK Indonesia (PT Cipta Logika Utama) untuk menghadirkan layanan...

Waspada! Penipuan Belanja Online Capai Rp1,14 Triliun, Simak Tips Aman dari Blibli

Waspada! Penipuan Belanja Online Capai Rp1,14 Triliun, Simak Tips Aman dari Blibli

oleh Stella Gracia
16 Maret 2026 - 10:19

Stabilitas.id — Fenomena belanja daring menjelang Idulfitri 1447 Hijriah dibayangi oleh risiko penipuan yang kian masif. Merujuk data Otoritas Jasa...

Industri Asuransi Jiwa Bukukan Pendapatan Rp238 Triliun, AAJI Fokus Benahi Klaim Kesehatan

Industri Asuransi Jiwa Bukukan Pendapatan Rp238 Triliun, AAJI Fokus Benahi Klaim Kesehatan

oleh Sandy Romualdus
13 Maret 2026 - 20:04

Stabilitas.id — Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025 dengan total pendapatan industri mencapai Rp238,71 triliun,...

LPS Siapkan Skenario Penjaminan Polis Mulai 2027, Asosiasi Dukung Penuh

LPS Siapkan Skenario Penjaminan Polis Mulai 2027, Asosiasi Dukung Penuh

oleh Sandy Romualdus
12 Maret 2026 - 19:23

Stabilitas.id – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tengah mematangkan dua skenario implementasi Program Penjaminan Polis (PPP) guna memperkuat stabilitas industri asuransi...

Perkuat Ekosistem Kredit Digital, Visa Gandeng Skorcard Luncurkan Kartu Kredit Inklusif

Perkuat Ekosistem Kredit Digital, Visa Gandeng Skorcard Luncurkan Kartu Kredit Inklusif

oleh Stella Gracia
11 Maret 2026 - 16:43

Stabilitas.id — PT Visa Worldwide Indonesia (Visa) resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Skorcard Teknologi Indonesia (Skorcard) guna memperluas penetrasi...

XTB Indonesia Bidik Dana THR, Tawarkan Investasi Saham AS dan ETF Global Komisi 0%

XTB Indonesia Bidik Dana THR, Tawarkan Investasi Saham AS dan ETF Global Komisi 0%

oleh Stella Gracia
11 Maret 2026 - 16:40

Stabilitas.id — PT XTB Indonesia Berjangka (XTB Indonesia) secara resmi mengajak masyarakat Indonesia untuk mengalihkan budaya konsumtif saat Ramadan menjadi...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Tekan Risiko dan Overutilitas, OJK Terbitkan POJK 33 dan POJK 36

    Catut Nama Perusahaan Asing, Satgas PASTI Blokir AMG Pantheon dan Mbastack

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal BEBS Terkuak: OJK Geledah Kantor PT MASI Terkait Goreng Saham hingga 7.000 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal BPR Panca Dana Depok: Modus Kredit Fiktif Rp32 Miliar dan Bobol Deposito

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga BBM Oktober 2025: Pertamina Naikkan Dexlite dan Pertamina Dex, Subsidi Tetap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kompak Naik! Ini Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per 2 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST BNI Setujui Dividen Rp13 Triliun dan Buyback Saham Rp905 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Jaga Daya Beli, Menkeu Purbaya Siap Pangkas Anggaran K/L Hingga 10 Persen

Obituari Michael Bambang Hartono: Berpulangnya Sang Arsitek Diversifikasi Bisnis Djarum

Disrupsi LNG Qatar: Kapasitas Ekspor Lumpuh 17%, Pasokan Global Terancam 5 Tahun

Respons Keluhan Publik, Pemerintah Kaji Kebijakan Proteksi Marketplace Domestik

Stabilitas Edisi 221 : Ujian Serius Otoritas Kurs

Tekan Konsumsi BBM, Pemerintah Kaji Kebijakan WFH Satu Hari Seminggu Usai Lebaran

Andalkan 1,2 Juta Agen BRILink, BRI Pastikan Transaksi Lebaran 2026 Lancar Hingga ke Desa

Rugi Garuda Indonesia (GIAA) Membengkak US$319 Juta, Tertahan Isu Rantai Pasok

Milenial vs Gen Z: Siapa yang Paling Boros Belanja Baju Sarimbit Lebaran Tahun Ini?

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Kuartal II-2015, BCA Life Bukukan Premi Rp 57,381 Miliar

Kuartal II-2015, BCA Life Bukukan Premi Rp 57,381 Miliar

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance