• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Mei 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Internasional

Disrupsi LNG Qatar: Kapasitas Ekspor Lumpuh 17%, Pasokan Global Terancam 5 Tahun

oleh Stella Gracia
21 Maret 2026 - 16:39
20
Dilihat
Disrupsi LNG Qatar: Kapasitas Ekspor Lumpuh 17%, Pasokan Global Terancam 5 Tahun
0
Bagikan
20
Dilihat

Stabilitas.id – Industri energi global menghadapi guncangan hebat menyusul lumpuhnya 17% kapasitas ekspor gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) Qatar akibat serangan Iran ke kompleks fasilitas Ras Laffan. Insiden ini diprediksi memicu kerugian hingga US$20 miliar per tahun dengan masa pemulihan mencapai 5 tahun.

CEO QatarEnergy sekaligus Menteri Negara Urusan Energi Qatar, Saad al-Kaabi, mengonfirmasi kerusakan pada dua dari 14 unit produksi LNG serta satu fasilitas gas-to-liquid (GTL). Dampaknya, produksi LNG sebesar 12,8 juta ton per tahun dipastikan terhenti untuk jangka menengah hingga panjang.

“Skala kerusakan ini membuat kawasan energi Teluk mengalami kemunduran 10 hingga 20 tahun. Citra wilayah ini sebagai tempat yang aman telah terguncang,” ujar Al-Kaabi, dikutip dari Reuters, Sabtu (21/3/2026).

BERITA TERKAIT

Antisipasi Risiko Konflik Iran-Israel, OJK Aktifkan Protokol Stabilisasi Pasar Modal

Antisipasi Risiko Geopolitik, Perbanas Perketat Sabuk ‘Prudential Measures’

Horor Logistik di Selat Hormuz: 1.900 Kapal Terjebak, Pasokan 190 Juta Barel Minyak Terhenti

Pasokan Global Kian Terjepit: Serangan Ukraina Pangkas 40 Persen Ekspor Minyak Rusia

Force Majeure Jangka Panjang

Menanggapi disrupsi ini, QatarEnergy resmi memberlakukan status force majeure pada kontrak pasokan LNG jangka panjang. Langkah darurat ini berdampak langsung pada pengiriman energi ke negara-negara konsumen utama seperti Italia, Belgia, Korea Selatan, hingga China.

Al-Kaabi menegaskan bahwa operasional tidak akan kembali normal selama eskalasi konflik di kawasan belum mereda. “Untuk memulai kembali produksi, prasyarat utamanya adalah penghentian konflik,” imbuhnya.

Imbas ke Raksasa Energi Global

Sejumlah korporasi energi dunia yang menjadi mitra strategis Qatar turut terkena imbas. ExxonMobil tercatat memiliki 34% saham di unit LNG S4 dan 30% di unit S6 yang terdampak. Sementara itu, Shell terlibat dalam fasilitas GTL yang diperkirakan membutuhkan waktu perbaikan minimal satu tahun.

Disrupsi ini tidak hanya memukul sektor gas, tetapi juga merembet ke produk turunan energi lainnya:

  • Kondensat: Ekspor turun sekitar 24%.

  • LPG: Pasokan menyusut 13%, mengancam sektor ritel di negara seperti India.

  • Helium: Produksi turun 14%, yang berisiko mengganggu industri semikonduktor di Korea Selatan.

  • Nafta & Sulfur: Masing-masing terkoreksi sebesar 6%.

Proyek Ekspansi Terhenti

Selain kerusakan fisik senilai US$26 miliar, proyek ekspansi raksasa North Field milik Qatar kini ikut terhenti dan terancam tertunda lebih dari satu tahun.

Pemerintah Qatar menyerukan kepada pihak-pihak yang bertikai, termasuk dorongan kepada Amerika Serikat, untuk menjauhkan fasilitas minyak dan gas dari sasaran militer guna menghindari dampak sistemik terhadap ekonomi global. “Jika Israel menyerang Iran, itu urusan mereka. Tidak ada kaitannya dengan kami dan kawasan,” tegas Al-Kaabi. ***

Tags: force majeure LNGkonflik Iran Israelkrisis energi globalLNG Qatarpasokan gas Asia EropaQatarEnergyRas LaffanSaad al-Kaabi
 
 
 
 
Sebelumnya

Respons Keluhan Publik, Pemerintah Kaji Kebijakan Proteksi Marketplace Domestik

Selanjutnya

Obituari Michael Bambang Hartono: Berpulangnya Sang Arsitek Diversifikasi Bisnis Djarum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Iran Tarik Upeti di Selat Hormuz, Donald Trump Tebar Ancaman Serangan Militer

Iran Tarik Upeti di Selat Hormuz, Donald Trump Tebar Ancaman Serangan Militer

oleh Stella Gracia
18 Mei 2026 - 09:59

Stabilitas.id — Eskalasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Teheran mengumumkan rencana pengenaan tarif dan pengetatan lalu lintas maritim...

Samsung Luncurkan Galaxy S6 Edge & Note 5

Samsung Terancam Mogok Terbesar dalam Sejarah, Korsel Siapkan Arbitrase Darurat Rp1.176 Triliun

oleh Stella Gracia
18 Mei 2026 - 09:53

Stabilitas.id — Pemerintah Korea Selatan bersiap mengambil langkah ekstrem, termasuk mengaktifkan perintah arbitrase darurat, demi menjegal rencana aksi mogok kerja...

Alarm Fiskal Global! Utang Amerika Serikat Lampaui PDB untuk Pertama Kali Sejak PD II

Alarm Fiskal Global! Utang Amerika Serikat Lampaui PDB untuk Pertama Kali Sejak PD II

oleh Sandy Romualdus
4 Mei 2026 - 11:24

Stabilitas.id – Beban fiskal Amerika Serikat (AS) kini memasuki babak baru yang mengkhawatirkan. Nilai utang nasional Negeri Paman Sam tersebut...

Horor Logistik di Selat Hormuz: 1.900 Kapal Terjebak, Pasokan 190 Juta Barel Minyak Terhenti

Sinyal Deeskalasi, Iran Tawarkan Jalur Aman Selat Hormuz via Perairan Oman

oleh Stella Gracia
17 April 2026 - 14:39

Stabilitas.id – Pemerintah Iran dilaporkan mengajukan proposal baru untuk menjamin keamanan lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Teheran membuka kemungkinan...

Pasar Global Pantau Negosiasi Trump-Iran, Nasdaq Cetak Rekor Terpanjang Sejak 2009

Pasar Global Pantau Negosiasi Trump-Iran, Nasdaq Cetak Rekor Terpanjang Sejak 2009

oleh Stella Gracia
17 April 2026 - 10:10

Stabilitas.id – Indeks saham utama di bursa Amerika Serikat kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada penutupan perdagangan Kamis (16/4/2026)....

Federal Reserve: Kenaikan Suku Bunga Selanjutnya Harus Hati-hati

Kisruh Renovasi Kantor US$2,5 Miliar Jadi Senjata Trump Singkirkan Bos The Fed

oleh Stella Gracia
16 April 2026 - 10:14

Stabilitas.id – Hubungan antara Gedung Putih dan Federal Reserve (The Fed) mencapai titik didih. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manajemen Kinerja Kualitatif vs Kuantitatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Berlaku! PMK 23/2026: Aturan Baru Penagihan hingga Pelunasan Piutang Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Genjot Inklusi Keuangan Pelajar, Bank Jakarta Kelola Dana Simpanan Rp1,81 Triliun

Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

Bank Mandiri Kukuhkan Peran di Ekonomi Kerakyatan, Realisasi KUR Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

SBN Internasional Laris, ULN Pemerintah Kuartal I/2026 Tumbuh Melambat 3,8%

Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

Rasio Uang Palsu Turun Jadi 4 Lembar per Sejuta, BI Musnahkan 466.535 Lembar Rupiah Tiruan

Inflasi April Terkendali 2,42%, BI Beberkan Strategi 4K Lewat Peluncuran GPIPS 2026

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

Siasat Garap Financial Goals 2026 Lewat Diversifikasi Lintas Negara dan Mata Uang

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Obituari Michael Bambang Hartono: Berpulangnya Sang Arsitek Diversifikasi Bisnis Djarum

Obituari Michael Bambang Hartono: Berpulangnya Sang Arsitek Diversifikasi Bisnis Djarum

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance