BANDUNG, Stabilitas — Perusahan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) menjadi BUMN terbaik dalam program HUT RI ke-70 dalam program BUMN Hadir Untuk Negeri. Kegiatan ini digelar pertama kali oleh Kementerian BUMN dan akan digelar setiap tahun. Perum Jamkrindo bersama BUMN lainnya di lima provinsi menerima penghargaan sebagai BUMN terbaik atas berbagai program hibah sosial dan kemasyarakta.
“Kami ingin BUMN bisa memberikan manfaat kepada masyarakat luas. Selamat untuk pemenang,” ujar Menteri BUMN Rini Soemarno saat memberikan penghargaan dalam acara inagurasi HUT RI 70 Tahun, BUMN Hadir Untuk Negeri di Bandung pada Jumat (19/02) akhir pekan lalu.
Jamkrindo bersama 10 BUMN lainnya masuk dalam lima provinsi terbaik penyelenggaraan program tersebut. Jamkrindo yang menggelar progrm tersebut di Provinsi Aceh, mengalahkan ratusan BUMN lainnya yang menyelenggarakan program yang sama di 34 provinsi. Direktur Utama Perum Jamkrindo Diding S. Anwar menyatakan terimakasih atas penghargaan ini.
“Kami siap untuk melaksanakan kembali program ini, sebab memang respon masyarakat sangat baik terhadap program ini,” ujarnya melalui siaran pers, Senin (22/2).
Kegiatan inagurasi yang digelar di Hotel Panghegar Bandung) tersebut diisi oleh video konferensi Menteri BUMN kepada 17 siswa siswi Aceh dan beberapa veteran Aceh. Para siswa siswi Aceh dala kesempatan itu berbagi pengalaman dalam program Siswa Mengenal Nusantara (SMN). Sementara para veteran di bantu melalui program bedah rumah veteran yang kesemuanya dibalut dalam program BUMN Hadir untuk Negeri.
Sebelumnya, sejumlah program baik mandatory dan non mandatory digelar oleh BUMN Perum Jamkrindo dan BUMN lainnya di Aceh. Program tersebut dihelat pada Juli-Desember 2015 lalu.
Program-program tersebut mendapat respon baik dari pemangku kepentingan setempat. TNI/Polri dan Pemerintah setempat memberikan apresiasi tinggi atas bantuan hibah sosial kemasyarakat yang diberikan BUMN untuk warga Aceh. Mereka ingin BUMN bisa terus mengembangkan usaha dengan baik dan kontinyu memberikan hibah yang bermanfaat.
“Kami perintahkan agar misi BUMN bisa berjalan baik di sini (Aceh-red), bantuan dan berbagai kegiatan yang ada juga dirasakan sangat bermanfaat. Terimakasih BUMN,” ujar Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda (IM) Mayjen TNI Agus Kriswanto di sela acara BUMN di Banda Aceh medio Agustus 2015 lalu.
Agus lebih jauh berharap sinergi dan kemitraan yang terbangun selama ini di Aceh bisa terus dilanjutkan. “Semoga BUMN bisa besar di sini, mari kita bersatu untuk kesejahteraan rakyat Aceh,” katanya.
Kepala Biro Perencanaan SDM dan Organisasi Kementerian BUMN, Ony Suprihartono mengatakan kementeriannya mempunyai kebijakan agar BUMN menyisihkan sebagian laba yang didapat untuk program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL).
Salah satunya adalah pendanaan bagi program “BUMN Hadir untuk Negeri” yang digelar di semua provinsi. Semuanya terangkum dalam bingkai untuk menyambut HUT RI ke-70. “Ada tujuh mandatory dari kami dan di luar itu kami mempersilakan BUMN untuk berkreasi sendiri,” katanya.
Sebagai informasi berbagai program bantuan tertuang dalam 7 bidang mandatory. Yakni : Sembako murah, bedah rumah veteran, bantuan penambahan fasilitas laboratorium SMK, Jalan sehat, dan berbagai perlombaan serta program lainnya termasuk pemutaran film dengan tema nasionalisme.
Di luar kegiatan di atas ada program non mandatory dair BUMN masing-masing. Seperti misalnya Perum Jamkrindo yang menggelar pelatihan dan pameran bagi 70 UMKM, penanaman 1945 mangrove. Sedangkan PT Askrindo melakukan program 70 jamban keluarga dan penanaman terumbu karang. Sementara program non mandatory bersama berupa karnaval mobil hias, pembagian sembako dan Pengibaran bendera di titik 0 Pulau Weh Sabang.
“Perayaan 70 tahun Indonesia merdeka harus dijadikan tonggak BUMN untuk memberikan kontribusi yang optimal bagi masyarakat, dimana BUMN harus hadir langsung di tengah-tengah masyarakat,” ujar Diding S. Anwar.

















