• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Keuangan

AAUI Laporkan Pertumbuhan Premi Asuransi Umum di Triwulan I 2025 Capai Rp30,5 Triliun

oleh Stella Gracia
13 Juni 2025 - 16:55
44
Dilihat
AAUI Laporkan Pertumbuhan Premi Asuransi Umum di Triwulan I 2025 Capai Rp30,5 Triliun
0
Bagikan
44
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyampaikan kinerja industri asuransi umum di Triwulan I 2025 masih tumbuh tipis sebesar 0,3% atau membukukan premi sebanyak 30,5 Triliyun Rupiah yang mengalami kenaikan dari periode sebelumnya sebesar 30,4 Triliyun Rupiah.

Daya beli masyarakat yang menurun juga menjadi salah satu faktor yang tentunya mempengaruhi penurunan ekonomi Indonesia yang terpapar dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 5 Mei 2025 lalu. Tercatat bahwa ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sebanyak 0,98% secara kuartal-to-kuartal (QoQ). Namun, ada beberapa sektor di industri asuransi yang masih tetap mencatatkan perolehan premi yang baik di periode Q1 2025 ini.

AAUI melaporkan, dari 15 lini usaha atau keseluruhan LOB dari asuransi umum, hanya ada 5 LOB yang terkontraksi pertumbuhan preminya di pada periode Triwulan-I 2025 ini. Lini usaha tersebut adalah Asuransi Harta Benda, Asuransi Kendaraan Bermotor, Asuransi Penerbangan, Asuransi Energy on Shore, dan Suretyship. Sedangkan 10 Lini usaha lainnya masih mencatatkan pertumbuhan yang positif di pencatatan perolehan premi Q1 2025 ini.

BERITA TERKAIT

Profitabilitas TUGU Tetap Solid hingga Akhir 2025

AAUI Estimasi Klaim Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar Capai Rp567 Miliar

AAJI Perkuat Sinergi Asuransi dan Layanan Kesehatan Nasional

AAUI Imbau Pemegang Polis Segera Laporkan Kerugian Pasca Demonstrasi

Sementara itu, disisi kewajiban pembayaran klaim yang telah dilakukan oleh industri asuransi umum pada periode Triwulan I 2025 ini juga mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Total kenaikan pembayaran klaim mencapai 4,8% atau telah dibayarkan sebesar 10,9 Triliyun Rupiah. Kenaikan klaim ini terjadi hanya di 5 Lini Usaha atau LOB yang ada di industri asuransi umum, yakni Asuransi Harta Benda, Asuransi Tanggung Gugat, Asuransi Kecelakaan Diri, Asuransi Kredit, dan Suretyship.

Untuk lini usaha lainnya, tidak menunjukan adanya kenaikan pembayaran premi di periode Q1 2025. Sedangkan total klaim rasio yang telah dibayarkan tanggungjawabnya oleh industri asuransi di periode ini mengalami kenaikan dari 34,4% menjadi 36% di Periode ini.

Pangsa Pasar yang mendominasi dari perolehan premi industri asuransi umum di Q1 2025 ini masih didominasi Asuransi Harta Benda dan Asuransi Kendaraan Bermotor. Kedua lini usaha ini memiliki proporsi sebesar 43,2% dari keselurahan perolehan premi di industri asuransi umum.

Sedangkan untuk posisi selanjutnya, yang mendominasi juga pangsa pasar perolehan premi di Q1 2025 ini adalah asuransi kredit dan Asuransi Kesehatan dengan masing-masing 13,3% dan 12,2% yang jika ditotal mencapai 25,5%.

Asuransi Harta Benda masih menduduki posisi pertama di perolehan premi terbesar di industri asuransi umum pada Q1 2025 ini. Tercatat, perolehan total premi dari asuransi harta benda sebesar 7,8 Triliyun Rupiah. Namun perolehan ini masih mencatatkan kontraksi sebesar -14,1% secara year-on-year jika dibandingkan dengan Q1 2024 lalu.

Sementara itu, di posisi kedua ada lini usaha Asuransi Kendaraan Bermotor yang memperoleh pendapatan premi terbesar selanjutnya pada periode ini. Pada Q1 2025 dalam pencatatan kali ini telah membukukan premi sebesar 5,2 Triliyun Rupiah. Meski demikian kinerja dari perolehan premi untuk lini usaha asuransi kendaraan bermotor ini juga masih terkontraksi sebesar -5,3% secara y-on-y.

Pada posisi terakhir, diposisi ketiga adalah lini usaha Asuransi Kredit, yang juga masih menjadi penyumbang terbesar dari perolehan premi industri asuransi umum pada Triwulan I 2025 ini.

AAUI melaporkan perolehan premi dari Asuransi Kredit sebesar 3,9 Triliyun Rupiah. Pada periode ini asuransi kredit masih mencatatkan tren positif pertumbuhan tipis 0,3% jika dibandingkan dengan periode yang sama di Q1 2024 lalu. ***

Tags: AAUIAsuransi UmumPremi Asuransi Umum
 
 
 
 
Sebelumnya

BRI Salurkan KUR Rp69,8 triliun ke 8,3 Juta Debitur UMKM

Selanjutnya

PertaLife Dorong Literasi Keuangan dan Keberlanjutan Lewat ESGenius Challenge 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Gandeng UNEJ dan AAJI, OJK Luncurkan Beasiswa Riset Asuransi Jiwa di Jember

Gandeng UNEJ dan AAJI, OJK Luncurkan Beasiswa Riset Asuransi Jiwa di Jember

oleh Stella Gracia
15 Februari 2026 - 09:17

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memacu tingkat literasi dan inklusi keuangan di sektor perasuransian, dengan membidik generasi muda...

Riset HSBC: Baru 30 Persen Orang Indonesia Sadar Investasi

Menuju 2050, Sun Life Ingatkan Risiko Ledakan Populasi Lansia Tanpa Kesiapan Finansial

oleh Stella Gracia
13 Februari 2026 - 07:14

Stabilitas.id — Indonesia menghadapi ancaman kesenjangan kesiapan pensiun (retirement divide) yang kian lebar seiring dengan perubahan demografi. Riset terbaru Sun Life...

OJK Perketat Seleksi Bos Multifinance & Modal Ventura, Ini Alasannya

OJK Perketat Seleksi Bos Multifinance & Modal Ventura, Ini Alasannya

oleh Stella Gracia
10 Februari 2026 - 07:04

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperketat pengawasan industri Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan LJK Lainnya...

Bidik Penjualan Otomotif 2026, Danamon dan Adira Finance Hadir di IIMS Jakarta

Bidik Penjualan Otomotif 2026, Danamon dan Adira Finance Hadir di IIMS Jakarta

oleh Stella Gracia
8 Februari 2026 - 18:24

Stabilitas.id — PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) bersama PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF), dengan dukungan MUFG Bank,...

Profitabilitas TUGU Tetap Solid hingga Akhir 2025

Profitabilitas TUGU Tetap Solid hingga Akhir 2025

oleh Sandy Romualdus
6 Februari 2026 - 21:55

Stabilitas.id — Analis pasar modal menilai kinerja PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) tetap solid hingga akhir 2025, ditopang...

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS

oleh Stella Gracia
4 Februari 2026 - 09:38

Stabilitas.id - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) meluncurkan Asuransi Mandiri Wealth Signature USD sebagai produk terbarunya di awal...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
PertaLife Dorong Literasi Keuangan dan Keberlanjutan Lewat ESGenius Challenge 2025

PertaLife Dorong Literasi Keuangan dan Keberlanjutan Lewat ESGenius Challenge 2025

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance