• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, Februari 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

BI Tahan Suku Bunga, Perkuat Intervensi dan Likuiditas Dorong Kredit Sektor Riil

oleh Stella Gracia
20 November 2025 - 10:59
30
Dilihat
BI Tahan Suku Bunga, Perkuat Intervensi dan Likuiditas Dorong Kredit Sektor Riil
0
Bagikan
30
Dilihat

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) 18–19 November 2025. Suku bunga Deposit Facility tetap 3,75% dan Lending Facility 5,50%.

BI menegaskan keputusan ini selaras dengan fokus kebijakan jangka pendek untuk menstabilkan nilai tukar Rupiah serta menarik aliran investasi portofolio di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Pada saat yang sama, BI tetap menjaga efektivitas transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial yang sudah digulirkan sejak 2024.

Gubernur BI Perry Wardjiyo dalam siaran pers, Rabu (19/11/2025) menyampaikan bahwa ruang penurunan suku bunga masih terbuka ke depan, sejalan dengan proyeksi inflasi 2025–2026 yang tetap berada dalam sasaran 2,5±1%. Namun untuk saat ini, stabilitas eksternal masih menjadi prioritas utama.

BERITA TERKAIT

Dirut BRI: Fundamental Industri Perbankan Solid, Akselerasi Kredit Butuh Penguatan dari Sisi Demand

BI Tahan Suku Bunga 4,75%, Fokus Perkuat Rupiah dan Akselerasi Kredit Sektor Riil

Purbaya Pimpin Pansel, Rekrutmen Ketua dan Wakil Ketua OJK Resmi Dimulai

Eks Wamenkeu Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI

Rupiah tercatat berada di Rp16.735 per dolar AS pada 18 November 2025, melemah 0,69% dari akhir Oktober akibat derasnya arus modal global ke aset safe haven AS dan emas. Untuk menahan tekanan tersebut, BI mengintensifkan intervensi di pasar spot, NDF off-shore, dan DNDF domestik. Pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder juga dilanjutkan untuk menambah suplai likuiditas rupiah di pasar uang.

BI menyebut prospek Rupiah tetap positif ke depan, ditopang ekspektasi inflasi rendah, premi imbal hasil yang menarik, serta peningkatan pasokan valas dari eksportir melalui kebijakan penguatan DHE SDA.

Pertumbuhan Ekonomi Konsisten

BI juga menilai ekonomi Indonesia tumbuh 5,04% (yoy) pada kuartal III/2025. Dorongan utama berasal dari ekspor serta percepatan belanja Pemerintah. Konsumsi rumah tangga dan investasi masih perlu digenjot agar permintaan domestik kembali solid.

Pada kuartal IV/2025, BI memproyeksikan pertumbuhan meningkat didorong belanja fiskal, proyek prioritas Pemerintah, Paket Kebijakan Ekonomi 2025, serta kenaikan mobilitas menjelang Natal dan Tahun Baru. Indeks manufaktur (PMI) juga tetap berada di level ekspansif. Secara keseluruhan, BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2025 berada pada kisaran 4,7%–5,5%.

Sementara Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) 2025 diperkirakan tetap kuat. Pada kuartal III/2025, transaksi berjalan diproyeksi mencatat surplus seiring kuatnya ekspor CPO ke India, logam mulia ke Swiss, dan batu bara ke Tiongkok. Cadangan devisa pada Oktober 2025 meningkat menjadi US$149,9 miliar, setara 6,2 bulan impor—jauh di atas standar kecukupan internasional.

Sementara itu, Inflasi IHK pada Oktober 2025 tercatat 2,86% (yoy), dengan inflasi inti stabil 2,36%. Inflasi administered prices rendah, dipengaruhi penurunan harga bensin dan tarif transportasi. Namun inflasi volatile food naik menjadi 6,59% (yoy) akibat gangguan pasokan dari cuaca basah, utamanya cabai, telur ayam, dan daging ayam.

BI memastikan inflasi 2025–2026 tetap terkendali dalam sasaran 2,5±1%, didukung penguatan TPIP/TPID dan program ketahanan pangan.

Kredit Melambat

BI juga mencatat pada Oktober 2025 pertumbuhan kredit 7,36% (yoy), melambat dari 7,70% bulan sebelumnya. Suku bunga kredit perbankan turun lambat hanya 20 bps sepanjang 2025, jauh di bawah penurunan BI-Rate sebesar 125 bps. Suku bunga deposito 1 bulan juga hanya turun 56 bps, terhambat banyaknya special rate untuk deposan besar.

Sementara itu undisbursed loan masih tinggi, mencapai Rp2.450,7 triliun, menunjukkan permintaan kredit belum pulih kuat. BI memproyeksikan kredit 2025 tumbuh di batas bawah 8–11%, dan meningkat 2026.

Maka untuk mempercepat transmisi kebijakan, BI menggenjot insentif Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang telah mencapai Rp404,6 triliun per awal November 2025. KLM diperkuat berbasis kinerja, mengharuskan bank menyalurkan kredit ke sektor prioritas Pemerintah dan menyesuaikan suku bunga kredit dengan arah kebijakan BI.

Kendati demikian ekonomi dan keuangan digital mencatatkan pertumbuhan signifikan. Transaksi pembayaran digital: 4,45 miliar transaksi (+31,2% yoy). QRIS: +139,45% yoy, BI-FAST: 446,77 juta transaksi (+31,96% yoy), BI-RTGS: Rp22.524,61 triliun, uang kartal yang diedarkan: Rp1.213,76 triliun (+13,37% yoy).

BI menambahkan perluasan QRIS antarnegara dengan Tiongkok dan Korea Selatan juga memasuki fase sandboxing.

BI juga mencatat ketahanan perbankan solid, dilihat dari CAR perbankan naik ke 26,15%, sementara NPL bruto terjaga di 2,24%. Namun NPL UMKM sedikit meningkat ke 4,51%. Hasil stress test BI menegaskan ketahanan perbankan tetap kuat di tengah risiko global. ***

Tags: #Pertumbuhan Ekonomibi rateDNDFinflasi 2025KLMKredit PerbankanmakroprudensialNilai Tukar RupiahRDG BISRBIStabilitas RupiahStabilitas Sistem KeuanganSuku Bunga BI
 
 
 
 
Sebelumnya

Investasi Rakyat Kian Bersinar, Tabungan Emas Holding Ultra Mikro BRI Naik 66,9% Tembus 13,7 Ton

Selanjutnya

Surplus Transaksi Berjalan Dongkrak Kinerja NPI Kuartal III/2025, Cadangan Devisa Tetap Tebal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

oleh Sandy Romualdus
20 Februari 2026 - 19:31

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil langkah tegas terhadap praktik manipulasi pasar yang melibatkan pegiat media sosial. Otoritas resmi...

Gadai Emas Syariah

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

oleh Sandy Romualdus
20 Februari 2026 - 16:03

Stabilitas.id – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri mulai membongkar jaringan pencucian uang terkait aktivitas penambangan emas tanpa...

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:43

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) melaporkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) sepanjang 2025 membukukan defisit sebesar US$7,8 miliar. Realisasi ini berbalik...

Purbaya: Kebijakan Pro-Growth Berhasil Balikkan Arah Ekonomi, Fondasi 2026 Lebih Kuat

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:38

Stabilitas.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI,...

Strategi Transisi Ekonomi: Menkeu Purbaya Siapkan Stimulus ‘Habis-habisan’ di Kuartal I/2026

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:30

Stabilitas.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah belum berencana menaikkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atau pajak...

BI: KPR Dominasi 74% Pembelian Rumah, Aset Properti Tumbuh Terbatas di Q3 2025

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:24

Stabilitas.id – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan memutuskan untuk menarik utang sebesar Rp40 triliun...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Surplus Transaksi Berjalan Dongkrak Kinerja NPI Kuartal III/2025, Cadangan Devisa Tetap Tebal

Surplus Transaksi Berjalan Dongkrak Kinerja NPI Kuartal III/2025, Cadangan Devisa Tetap Tebal

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance