• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Desember 13, 2025
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

BI Tahan Suku Bunga, Perkuat Intervensi dan Likuiditas Dorong Kredit Sektor Riil

oleh Stella Gracia
20 November 2025 - 10:59
28
Dilihat
BI Tahan Suku Bunga, Perkuat Intervensi dan Likuiditas Dorong Kredit Sektor Riil
0
Bagikan
28
Dilihat

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) 18–19 November 2025. Suku bunga Deposit Facility tetap 3,75% dan Lending Facility 5,50%.

BI menegaskan keputusan ini selaras dengan fokus kebijakan jangka pendek untuk menstabilkan nilai tukar Rupiah serta menarik aliran investasi portofolio di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Pada saat yang sama, BI tetap menjaga efektivitas transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial yang sudah digulirkan sejak 2024.

Gubernur BI Perry Wardjiyo dalam siaran pers, Rabu (19/11/2025) menyampaikan bahwa ruang penurunan suku bunga masih terbuka ke depan, sejalan dengan proyeksi inflasi 2025–2026 yang tetap berada dalam sasaran 2,5±1%. Namun untuk saat ini, stabilitas eksternal masih menjadi prioritas utama.

BERITA TERKAIT

Simfoni Integritas dari Yogyakarta

Lewat Dialog Akhir Tahun, OJK Tekankan Penguatan UMKM, KPR, dan Digitalisasi Keuangan

OJK Terbitkan Aturan Baru Pengawasan LKM, Beri Ruang Penguatan Permodalan Bertahap

Perry Warjiyo: Optimisme dan Sinergi Jadi Fondasi Ekonomi 2026

Rupiah tercatat berada di Rp16.735 per dolar AS pada 18 November 2025, melemah 0,69% dari akhir Oktober akibat derasnya arus modal global ke aset safe haven AS dan emas. Untuk menahan tekanan tersebut, BI mengintensifkan intervensi di pasar spot, NDF off-shore, dan DNDF domestik. Pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder juga dilanjutkan untuk menambah suplai likuiditas rupiah di pasar uang.

BI menyebut prospek Rupiah tetap positif ke depan, ditopang ekspektasi inflasi rendah, premi imbal hasil yang menarik, serta peningkatan pasokan valas dari eksportir melalui kebijakan penguatan DHE SDA.

Pertumbuhan Ekonomi Konsisten

BI juga menilai ekonomi Indonesia tumbuh 5,04% (yoy) pada kuartal III/2025. Dorongan utama berasal dari ekspor serta percepatan belanja Pemerintah. Konsumsi rumah tangga dan investasi masih perlu digenjot agar permintaan domestik kembali solid.

Pada kuartal IV/2025, BI memproyeksikan pertumbuhan meningkat didorong belanja fiskal, proyek prioritas Pemerintah, Paket Kebijakan Ekonomi 2025, serta kenaikan mobilitas menjelang Natal dan Tahun Baru. Indeks manufaktur (PMI) juga tetap berada di level ekspansif. Secara keseluruhan, BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2025 berada pada kisaran 4,7%–5,5%.

Sementara Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) 2025 diperkirakan tetap kuat. Pada kuartal III/2025, transaksi berjalan diproyeksi mencatat surplus seiring kuatnya ekspor CPO ke India, logam mulia ke Swiss, dan batu bara ke Tiongkok. Cadangan devisa pada Oktober 2025 meningkat menjadi US$149,9 miliar, setara 6,2 bulan impor—jauh di atas standar kecukupan internasional.

Sementara itu, Inflasi IHK pada Oktober 2025 tercatat 2,86% (yoy), dengan inflasi inti stabil 2,36%. Inflasi administered prices rendah, dipengaruhi penurunan harga bensin dan tarif transportasi. Namun inflasi volatile food naik menjadi 6,59% (yoy) akibat gangguan pasokan dari cuaca basah, utamanya cabai, telur ayam, dan daging ayam.

BI memastikan inflasi 2025–2026 tetap terkendali dalam sasaran 2,5±1%, didukung penguatan TPIP/TPID dan program ketahanan pangan.

Kredit Melambat

BI juga mencatat pada Oktober 2025 pertumbuhan kredit 7,36% (yoy), melambat dari 7,70% bulan sebelumnya. Suku bunga kredit perbankan turun lambat hanya 20 bps sepanjang 2025, jauh di bawah penurunan BI-Rate sebesar 125 bps. Suku bunga deposito 1 bulan juga hanya turun 56 bps, terhambat banyaknya special rate untuk deposan besar.

Sementara itu undisbursed loan masih tinggi, mencapai Rp2.450,7 triliun, menunjukkan permintaan kredit belum pulih kuat. BI memproyeksikan kredit 2025 tumbuh di batas bawah 8–11%, dan meningkat 2026.

Maka untuk mempercepat transmisi kebijakan, BI menggenjot insentif Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang telah mencapai Rp404,6 triliun per awal November 2025. KLM diperkuat berbasis kinerja, mengharuskan bank menyalurkan kredit ke sektor prioritas Pemerintah dan menyesuaikan suku bunga kredit dengan arah kebijakan BI.

Kendati demikian ekonomi dan keuangan digital mencatatkan pertumbuhan signifikan. Transaksi pembayaran digital: 4,45 miliar transaksi (+31,2% yoy). QRIS: +139,45% yoy, BI-FAST: 446,77 juta transaksi (+31,96% yoy), BI-RTGS: Rp22.524,61 triliun, uang kartal yang diedarkan: Rp1.213,76 triliun (+13,37% yoy).

BI menambahkan perluasan QRIS antarnegara dengan Tiongkok dan Korea Selatan juga memasuki fase sandboxing.

BI juga mencatat ketahanan perbankan solid, dilihat dari CAR perbankan naik ke 26,15%, sementara NPL bruto terjaga di 2,24%. Namun NPL UMKM sedikit meningkat ke 4,51%. Hasil stress test BI menegaskan ketahanan perbankan tetap kuat di tengah risiko global. ***

Tags: #Pertumbuhan Ekonomibi rateDNDFinflasi 2025KLMKredit PerbankanmakroprudensialNilai Tukar RupiahRDG BISRBIStabilitas RupiahStabilitas Sistem KeuanganSuku Bunga BI
 
 
 
 
Sebelumnya

Investasi Rakyat Kian Bersinar, Tabungan Emas Holding Ultra Mikro BRI Naik 66,9% Tembus 13,7 Ton

Selanjutnya

Surplus Transaksi Berjalan Dongkrak Kinerja NPI Kuartal III/2025, Cadangan Devisa Tetap Tebal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

ILO Dorong Inklusi Keuangan untuk Perkuat UMKM dan Pekerja Informal Indonesia

ILO Dorong Inklusi Keuangan untuk Perkuat UMKM dan Pekerja Informal Indonesia

oleh Sandy Romualdus
12 Desember 2025 - 15:05

Stabilitas.id - Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menegaskan komitmennya dalam memperkuat inklusi keuangan di Indonesia guna meningkatkan ketahanan ekonomi dan mendorong...

Fasilitas Fulfillment Halal dan Otomatisasi Modern, Gudang Marunda Jadi Standar Baru Logistik E-commerce

Fasilitas Fulfillment Halal dan Otomatisasi Modern, Gudang Marunda Jadi Standar Baru Logistik E-commerce

oleh Sandy Romualdus
12 Desember 2025 - 11:19

Stabilitas.id — Di tengah persaingan industri niaga elektronik yang kian ketat, PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) menanam fondasi baru...

Mastercard Economics Institute: Asia Pasifik Paling Tangguh Hadapi Tekanan Global 2026

Mastercard Economics Institute: Asia Pasifik Paling Tangguh Hadapi Tekanan Global 2026

oleh Stella Gracia
12 Desember 2025 - 11:05

Stabilitas.id – Mastercard Economics Institute (MEI) memproyeksikan kawasan Asia Pasifik akan menjadi salah satu blok ekonomi paling stabil pada 2026,...

SIG Pasok 10.000 Ton Semen untuk Pembangunan Jembatan Kabanaran di Jalur Selatan Yogyakarta

SIG Pasok 10.000 Ton Semen untuk Pembangunan Jembatan Kabanaran di Jalur Selatan Yogyakarta

oleh Stella Gracia
12 Desember 2025 - 10:57

Stabilitas.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mempertegas kontribusinya dalam pembangunan infrastruktur nasional melalui pasokan 10.000 ton semen untuk...

Panduan Memilih Ukuran Kamar Tidur Ideal di Hunian Modern, Ala Semen Merah Putih

Panduan Memilih Ukuran Kamar Tidur Ideal di Hunian Modern, Ala Semen Merah Putih

oleh Sandy Romualdus
12 Desember 2025 - 07:46

Stabilitas.id - Mengetahui ukuran kamar tidur ideal penting sebelum membangun, membeli hunian, atau merenovasi kamar tidur. Kamar tidur bukan sekadar...

UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi: Promise II Impact Jadi Katalis Inklusi Keuangan

UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi: Promise II Impact Jadi Katalis Inklusi Keuangan

oleh Sandy Romualdus
11 Desember 2025 - 22:40

Stabilitas.id – Program Promise II Impact yang digagas International Labour Organization (ILO) bersama Pemerintah Indonesia dan didukung Swiss Confederation melalui...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 50 Tahun Summarecon: Membangun Kota, Merawat Ingatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WIKA Umumkan Gagal Bayar Surat Utang Jumbo Rp4,64 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Pinjol Ilegal Dibongkar, Satgas PASTI Soroti Modus Penipuan AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Temukan 47 Kredit Bermasalah, Direksi Bankaltimtara Terjerat Dugaan Pidana Perbankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

ILO Dorong Inklusi Keuangan untuk Perkuat UMKM dan Pekerja Informal Indonesia

Maybank Perkuat Inklusi Keuangan ASEAN Lewat FinEx 2025

Fasilitas Fulfillment Halal dan Otomatisasi Modern, Gudang Marunda Jadi Standar Baru Logistik E-commerce

Mastercard Economics Institute: Asia Pasifik Paling Tangguh Hadapi Tekanan Global 2026

SIG Pasok 10.000 Ton Semen untuk Pembangunan Jembatan Kabanaran di Jalur Selatan Yogyakarta

Panduan Memilih Ukuran Kamar Tidur Ideal di Hunian Modern, Ala Semen Merah Putih

UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi: Promise II Impact Jadi Katalis Inklusi Keuangan

Transformasi CIMB Niaga Syariah: Mei 2026 Brand Baru, Aset Tembus Rp100 Triliun di 2030

CIMB Niaga Pertahankan Performa Positif, Segmen UKM Jadi Penopang Utama di 2025

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Surplus Transaksi Berjalan Dongkrak Kinerja NPI Kuartal III/2025, Cadangan Devisa Tetap Tebal

Surplus Transaksi Berjalan Dongkrak Kinerja NPI Kuartal III/2025, Cadangan Devisa Tetap Tebal

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance