• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, Februari 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Perbankan

BRI: Dari Kas Masjid ke Rumah Talenta Terbaik Negeri

oleh Sandy Romualdus
20 September 2025 - 19:03
11
Dilihat
BRI: Dari Kas Masjid ke Rumah Talenta Terbaik Negeri

Para mahasiswa lulusan FEB Universitas Indonesia, penerima Golden dan Silver Ticket dalam BRILiaN Future Leader Program BRI di Jakarta, di Graha BRIPens, 18 September 2025. (Foto: Sandy-Stabilitas).

0
Bagikan
11
Dilihat

Stabilitas.id – Langit Jakarta sore itu berwarna jingga pucat. Di lantai 21 Gedung Graha BRIPens, kilau lampu menggantung di langit-langit, membias di wajah-wajah muda yang duduk tegak di kursi berlapis kain biru. Mereka adalah 52 lulusan terbaik Universitas Indonesia, penerima Golden dan Silver Ticket—simbol istimewa yang membuka jalan mereka menuju Bank Rakyat Indonesia.

Di antara tepuk tangan dan senyum gugup itu, terpatri simbol yang lebih besar dari sekadar rekrutmen. Malam itu, 18 September 2025, BRI tak hanya mencari pegawai baru. Ia sedang menyiapkan pewaris nilai—sebuah estafet dari perjalanan 130 tahun melayani negeri.

Pada 1895, seorang bangsawan Jawa bernama Raden Bei Aria Wirjaatmadja mengubah cara masyarakat memandang uang. Ia melihat bagaimana dana kas masjid sering disimpan tanpa arah, sementara rakyat di sekitarnya kesulitan mengakses modal. Dari keprihatinan itu, ia mendirikan De Poerwokertosche Hulpen Spaarbank der Indlandsche Hoofden—lembaga simpan pinjam bagi kaum pribumi di Purwokerto.

BERITA TERKAIT

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

Dirut BRI: Fundamental Industri Perbankan Solid, Akselerasi Kredit Butuh Penguatan dari Sisi Demand

BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

BRI Kembali Gelar Program Desa BRILiaN 2026

Tak ada ruang ber-AC, tak ada sistem digital. Hanya niat tulus mengelola dana umat agar kembali ke masyarakat. Namun, di situlah akar filosofi BRI tumbuh: uang bukan sekadar alat, tapi amanah.

“Wirjaatmadja itu visioner,” ujar Riko Tasmaya, Direktur Corporate Banking BRI di hadapan para penerima Golden dan Silver Ticket, dengan nada dalam dan penuh takzim. “Beliau mendirikan lembaga keuangan bukan untuk menumpuk laba, tapi untuk memerdekakan ekonomi rakyat. Itu yang menyentuh saya.”

Riko bukan sosok sembarangan. Sebelum bergabung dengan BRI, ia adalah CEO HSBC Indonesia—posisi bergengsi di salah satu bank multinasional tertua di dunia. Namun pada 2025, di tengah karier yang mapan, ia memilih langkah tak biasa: meninggalkan kursi nyaman di bank asing dan pulang ke lembaga milik rakyat.

“Keputusan itu bukan soal jabatan,” katanya. “Ada nilai yang lebih besar di sini. Bayangkan, dari kas masjid di Purwokerto, lahir bank terbesar di Asia Tenggara. Tapi lebih dari itu, BRI tumbuh bersama rakyat kecil, dari pasar ke sawah, dari petani ke pengusaha mikro. Itu perjalanan spiritual ekonomi yang tak saya temui di tempat lain.”

Riko menatap jauh ke jendela ruangannya. Di luar, lalu lintas Sudirman bergemuruh. “Saya ingin menjadi bagian dari perjalanan nilai itu,” ujarnya pelan.

Perjalanan BRI memang tak selalu mulus. Lembaga itu pernah jatuh bangun di bawah pendudukan Jepang, sempat dilebur menjadi Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN) bersama Bank Tani dan Nelayan serta Nederlandsche Handels Maatschappij (NHM), sebelum akhirnya kembali menggunakan nama BRI pada 1968. Setiap fase meninggalkan jejak: dari keuangan mikro tradisional hingga pembiayaan modern, dari sistem manual hingga digital banking.

Namun satu hal tak berubah: keberpihakannya pada rakyat. “BRI adalah cermin dari daya tahan bangsa ini,” kata A. Solichin Lutfiyanto, Direktur Human Capital & Compliance BRI dalam kesempatan yang sama. “Kami bukan hanya bertahan, tapi terus beradaptasi. Dan kini, saat dunia berubah cepat, kami tahu transformasi itu dimulai dari manusia.”

Transformasi itu diwujudkan lewat BRILIANEXT, program pencarian dan pengembangan calon pemimpin masa depan. BRI menggandeng Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia serta Ikatan Alumni FEB UI (ILUNI FEB UI) untuk menjaring talenta terbaik negeri. Dari ratusan kandidat, hanya 52 yang terpilih—mereka yang bukan sekadar cerdas, tapi juga berintegritas dan tahan banting.

“Program ini bukan rekrutmen biasa,” ujar Solichin. “Ini investasi jangka panjang. Kami menyiapkan generasi penerus yang akan membawa semangat Wirjaatmadja ke era digital.”

Bagi Alya Fadila, salah satu penerima Golden Ticket, bergabung dengan BRI adalah bentuk idealisme baru. “Di kampus, kami sering bicara soal ekonomi inklusif,” katanya. “Dan ternyata, BRI sudah melakukannya sejak sebelum republik ini lahir. Itu luar biasa.”

Sementara Trinita Riana Sitorus, penerima Silver Ticket, melihat BRI sebagai tempat di mana idealisme bisa bersanding dengan karier. “Saya ingin berkontribusi di bidang wholesale banking,” ujarnya. “Tapi yang membuat saya tertarik justru filosofi BRI: memberi dampak bagi masyarakat.”

Di tangan generasi seperti Alya dan Trinita, BRI mencoba menjembatani dua dunia—nilai lama dan tantangan baru. Riko Tasmaya menyebutnya sebagai “kembali ke masa depan.”

“Kalau Wirjaatmadja dulu memakai kas masjid, kita sekarang pakai AI dan blockchain,” ujarnya sambil tersenyum. “Tapi esensinya sama: bagaimana uang bisa menjadi kekuatan untuk memberdayakan manusia.”

Menurutnya, inilah yang membedakan BRI dari bank lain. “Di HSBC, saya belajar tentang efisiensi dan tata kelola global. Tapi di BRI, saya belajar tentang makna. Ini bukan hanya tentang portofolio, tapi tentang nasib bangsa.”

Kini, di usianya yang memasuki ke-130, BRI bukan hanya bank dengan aset terbesar di Indonesia. Ia adalah saksi perjalanan ekonomi rakyat. Dari koperasi desa hingga platform digital seperti BRImo, dari kredit mikro hingga pembiayaan korporasi, semuanya lahir dari satu prinsip: menyalurkan kembali nilai kepada masyarakat.

Wakil Dekan FEB UI, Kiki Verico, menyebut kolaborasi kampus dan industri seperti BRI sebagai momentum penting. “Mahasiswa sekarang mencari makna,” ujarnya. “Dan BRI menawarkan itu—karier yang berakar pada sejarah dan berdampak bagi sesama.”

Malam di Graha BRIPens kian larut. Satu per satu mahasiswa menyalami para eksekutif, membawa pulang tiket dan harapan. Di dinding belakang panggung, terpampang logo BRI, tanpa tagline tetapi syarat makna: Memberi Makna Indonesia.

Riko Tasmaya mengingatkan salah satu penerima Golden dan Silver Ticket untuk menatap tulisan itu, sebelum meninggalkan ruangan. “130 tahun bukan usia yang muda,” katanya lirih. “Tapi BRI tidak menua. Karena setiap generasi selalu menemukan maknanya sendiri tentang memberi nilai bagi negeri.” ***

Tags: A. Solichin Lutfiyantobank wong cilikBRIBRI 130 tahunBRILiaN Future Leader ProgramBRILIANEXTFEB UInilai kemanusiaanRaden Bei Aria WirjaatmadjaRiko Tasmayasejarah BRISocial Value BRItransformasi SDMvalue BRI
 
 
 
 
Sebelumnya

BRI Gandeng FEB UI, 52 Lulusan Terbaik Raih Golden & Silver Ticket Karier Perbankan

Selanjutnya

PGE Genjot Ekosistem Panas Bumi, Perkenalkan Proyek Green Hydrogen di Ulubelu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

oleh Stella Gracia
21 Februari 2026 - 22:39

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menggelar rangkaian aksi bersih...

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

oleh Sandy Romualdus
21 Februari 2026 - 19:52

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menggelar Customer Gathering Imlek 2026 sebagai ajang silaturahmi sekaligus apresiasi...

Bank Indonesia Tetapkan Jadwal Rapat Dewan Gubernur Bulanan 2026, Fokus Transparansi Kebijakan

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:11

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) menegaskan ketahanan sektor perbankan nasional tetap kokoh di tengah langkah Moody’s Ratings yang merevisi outlook...

Dirut BRI: Fundamental Industri Perbankan Solid, Akselerasi Kredit Butuh Penguatan dari Sisi Demand

Dirut BRI: Fundamental Industri Perbankan Solid, Akselerasi Kredit Butuh Penguatan dari Sisi Demand

oleh Sandy Romualdus
20 Februari 2026 - 10:32

Stabilitas.id – Industri perbankan nasional masih memiliki ruang yang solid untuk menopang pertumbuhan kredit ke depan dengan kondisi likuiditas dan...

Laba Danamon Tumbuh 14% Jadi Rp4 Triliun pada 2025, Kredit Naik 9%

Laba Danamon Tumbuh 14% Jadi Rp4 Triliun pada 2025, Kredit Naik 9%

oleh Sandy Romualdus
19 Februari 2026 - 19:20

Stabilitas.id — PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp4 triliun sepanjang 2025, tumbuh 14% secara...

Transaksi SeaBank Tembus 10 Juta per Hari, Deposito Digital Jadi Tren Penahan Konsumsi Gen Z

Transaksi SeaBank Tembus 10 Juta per Hari, Deposito Digital Jadi Tren Penahan Konsumsi Gen Z

oleh Stella Gracia
19 Februari 2026 - 12:11

Stabilitas.id – Tren digitalisasi perbankan yang semakin lekat dengan gaya hidup generasi muda mendorong perbankan digital untuk memperkuat strategi pengelolaan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
PGE Genjot Ekosistem Panas Bumi, Perkenalkan Proyek Green Hydrogen di Ulubelu

PGE Genjot Ekosistem Panas Bumi, Perkenalkan Proyek Green Hydrogen di Ulubelu

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance