• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Bank BJB Kehilangan Putra Kandungnya: Yusuf Saadudin, Pemimpin Berintegritas yang Menggerakkan Transformasi

by Sandy Romualdus
14 November 2025 - 07:05
61
VIEWS
Bank BJB Kehilangan Putra Kandungnya: Yusuf Saadudin, Pemimpin Berintegritas yang Menggerakkan Transformasi
0
SHARES
61
VIEWS

Stabilitas.id — Jawa Barat kehilangan salah satu putra terbaiknya. Yusuf Saadudin, Direktur Utama Bank BJB, wafat pada Jumat dini hari, 14 November 2025. Di lingkungan perbankan daerah, sosok berusia 52 tahun itu dikenal bukan semata pemimpin puncak. Ia adalah “putra kandung” Bank BJB—lahir, tumbuh, menjalani sebagian besar hidup profesionalnya di institusi yang sama, dan akhirnya memimpin bank itu memasuki fase modernisasi paling intens dalam dua dekade terakhir.

Kepergian Yusuf terasa sebagai jeda mendadak dalam perjalanan BJB. Bagi banyak koleganya, ia adalah wajah perubahan: sosok tenang, rapi, dan bekerja dengan prinsip integritas yang tebal. Jejak itu yang membuatnya dihormati bukan hanya sebagai bankir, tetapi sebagai figur yang memahami BJB dari akar sampai pucuk.

  • Baca juga: Outstanding Tembus Rp4,93 Triliun: Bank BJB Salurkan KPR FLPP ke 41 Ribu Debitur

Meniti Tangga Tanpa Meloncat

BERITA TERKAIT

Outstanding Tembus Rp4,93 Triliun: Bank BJB Salurkan KPR FLPP ke 41 Ribu Debitur

Kesiapan Likuiditas Terjaga: Bank BJB Tuntaskan Pokok dan Bunga Obligasi Rp75,62 Miliar

Sinergi Budaya dan Perbankan Digital: Universitas Ekuitas Siapkan Motor Penggerak Ekonomi Jabar

Perluas Tabungan SimPel di 81 Sekolah, Bank bjb Sabet Penghargaan Bank Teraktif OJK

Lahir di Bandung pada 1973, Yusuf menamatkan Sarjana Akuntansi di Universitas Padjadjaran, lalu meraih Magister Hukum Ekonomi dan Bisnis di kampus yang sama. Ia bergabung dengan Bank BJB sebagai pegawai muda dan sejak itu menempuh perjalanan panjang: mulai dari divisi pembiayaan konsumer, memimpin Divisi KPR & KKB (2019–2021), berlanjut menjadi Kepala Divisi Kredit Konsumer, hingga kemudian menjabat Direktur Konsumer & Ritel.

Kariernya menanjak bukan karena lompatan besar, melainkan rangkaian langkah terukur. “Yusuf itu tidak melewati tahapan,” kata seorang mantan koleganya. “Dia menapaki tangganya satu per satu.” Karakter itu membuatnya dianggap sebagai pemimpin yang tumbuh bersama institusi—seseorang yang benar-benar memahami denyut operasional bank daerah terbesar di Jawa Barat dan Banten itu.

Dalam memimpin, Yusuf tidak dikenal sebagai orator. Ia berbicara seperlunya, menghindari sorot kamera, dan lebih betah duduk dalam rapat-rapat yang membahas angka, risiko, serta ketahanan portofolio. Namun, keputusan-keputusannya terukur dan berdampak.

Ketenangan itu membuatnya dihormati: pemimpin yang tidak tergesa, tetapi selalu tepat waktu; tidak banyak bicara, tetapi tetap menjadi titik temu dalam setiap perselisihan pandangan. Integritasnya menjadi fondasi kepemimpinan.

Arsitek Transformasi Bank BJB

Ketika Yusuf diangkat menjadi Direktur Utama pada 16 April 2025 melalui RUPS, ia datang dengan mandat besar: mempercepat transformasi digital, memperkuat bisnis ritel, dan menjadikan BJB sebagai bank daerah yang mampu berkompetisi secara nasional.

Di bawah komandonya, BJB menjalin kerja sama strategis dengan universitas dan lembaga publik untuk memperluas implementasi layanan digital. Ia mempercepat penyempurnaan platform digital BJB, mendorong peningkatan layanan bagi guru ASN dan non- ASN, serta memperkuat infrastruktur perbankan yang mendukung inklusi keuangan.

  • Baca juga: Kesiapan Likuiditas Terjaga: Bank BJB Tuntaskan Pokok dan Bunga Obligasi Rp75,62 Miliar

Di hadapan para pegawai, ia beberapa kali mengulang satu prinsip: “Bank daerah harus bisa berlari seperti bank besar.” Prinsip itu kemudian menjadi roh perubahan dalam organisasi.

Dalam tujuh bulan kepemimpinannya, kinerja BJB menunjukkan kombinasi antara pertumbuhan, ekspansi ambisius, dan tantangan profitabilitas:

Pertumbuhan Aset dan Kredit
Aset BJB naik sekitar 10,2 persen (YoY) menjadi Rp223,1 triliun, sementara total kredit tumbuh 11,4 persen (YoY) mencapai Rp145,4 triliun, ditopang oleh segmen konsumer—wilayah bisnis yang memang menjadi keahlian Yusuf sejak lama.

Produk digital seperti KGB Pisan menunjukkan traksi kuat, mendekati 4.000 rekening dalam waktu singkat dan menunjukkan bahwa jalur digital ritel yang ia dorong mulai membentuk basis baru bagi pertumbuhan.

Pada sisi lain, ambisi transformasi membawa konsekuensi. Beban operasional melonjak sekitar 18,3 persen, yang berdampak pada penurunan laba bersih hingga 32 persen. Sebagian besar beban itu datang dari perbaikan infrastruktur, penguatan SDM, dan percepatan digitalisasi—dua hal yang memang menjadi fokus Yusuf sejak hari pertama menjabat.

Meski begitu, beberapa analis melihat lonjakan beban ini sebagai “harga sebuah loncatan”. Transformasi digital, perbaikan tata kelola, dan ekspansi kredit yang sehat membutuhkan fondasi yang tidak murah.

Warisan Seorang Pekerja Sunyi

Di tengah ambisinya, Yusuf tetap sederhana. Ia tak pernah membesarkan keberhasilan, tak pernah menyembunyikan tantangan. Bagi banyak pegawai BJB, ia mewakili sosok pemimpin yang bekerja senyap—tidak mencolok, tetapi terukur.

  • Baca juga: Sinergi Budaya dan Perbankan Digital: Universitas Ekuitas Siapkan Motor Penggerak Ekonomi Jabar

Yang ditinggalkan bukan sekadar laporan keuangan, melainkan arah panjang: modernisasi, disiplin risiko, perbaikan struktur kredit, serta budaya kerja yang lebih adaptif terhadap perubahan teknologi.

Kepergian Yusuf menutup perjalanan seorang “putra kandung” BJB yang pulang terlalu cepat. Namun jejaknya—ketenangan, integritas, dan keberanian menata ulang bank daerah menjadi lebih modern—menjadi warisan yang akan terus hidup di institusi yang ia cintai sejak awal kariernya.***

Tags: #Bank BJBDirut BJBYusuf Saadudin
 
 
 
 
 
Previous Post

Maybank Indonesia Jadi Bank Kustodian KIK EBA Syariah Pertama di RI

Next Post

BNI Dukung Kebangkitan Ekosistem Kreatif Lewat ICCF 2025 di Malang Raya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 21:02

BNI menyabet peringkat keempat Top 10 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026 berkat penguatan kanal digital wondr...

Porsi Kredit Produktif Tembus 62 Persen: Bank BPD Bali Salurkan Pembiayaan UMKM Rp14,15 Triliun

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

by Sandy Romualdus
16 Oktober 2026 - 20:36

Bank BPD Bali meraup laba Rp1 triliun dan menyalurkan kredit UMKM Rp14,43 triliun per kuartal III/2026 dengan NPL Gross terjaga...

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

by Sandy Romualdus
15 Oktober 2026 - 15:56

Wadirut Bank BSN Arga M. Nugraha menyerukan integrasi pasar keuangan syariah ASEAN guna melayani 250 juta umat Muslim di forum...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 11:48

Berkat pembiayaan KUR BRI, Fitriani berhasil kembangkan kios kecil di Pesawaran jadi toko grosir sembako dan buka lapangan kerja warga...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 09:49

Shifa Celluler di Binjai Utara jadi ujung tombak inklusi dan literasi keuangan BRI, layani 4.500 transaksi bulanan serta dampingi nasabah...

Porsi Kredit Produktif Tembus 62 Persen: Bank BPD Bali Salurkan Pembiayaan UMKM Rp14,15 Triliun

Apresiasi Layanan Pensiun Prima: Dirut Bank BPD Bali Nyoman Sudharma Tegaskan Komitmen Sinergi Digital

by Sandy Romualdus
14 Oktober 2026 - 20:31

Bank BPD Bali meraih predikat Terbaik II Mitra Kerja Pembayaran Pensiun dari PT Taspen dan Ditjen Perbendaharaan atas layanan prima...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
BNI Dukung Kebangkitan Ekosistem Kreatif Lewat ICCF 2025 di Malang Raya

BNI Dukung Kebangkitan Ekosistem Kreatif Lewat ICCF 2025 di Malang Raya

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance