• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

DBS, SGX, Standard Chartered dan Temasek Hadapi Perubahan Iklim dengan Kredit Karbon

CIX Exchange dan Proyek Pasar Karbon (Project Marketplace) akan difokuskan dengan berawal dari Natural Climate Solutions (NCS); yang akan diluncurkan pada akhir 2021

by Stella Gracia
21 Mei 2021 - 17:15
17
VIEWS
Bank DBS Indonesia dan Manulife Hadirkan Tiga Alternatif Investasi Baru
0
SHARES
17
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas.id — Bank DBS (DBS), Singapore Exchange (SGX), Standard Chartered dan Temasek hari ini mengumumkan keputusan mereka untuk bergabung mengambil tindakan dalam mengatasi perubahan iklim. Melalui usaha bersama yang akan dibentuk oleh empat pihak tersebut, Climate Impact X (CIX) bertujuan untuk menjadi bursa global dan pasar kredit karbon berkualitas tinggi.

CIX akan memanfaatkan pemantauan satelit, machine learning, dan pemanfaatan teknologi blockchain untuk meningkatkan transparansi, integritas, dan kualitas kredit karbon yang memberikan dampak lingkungan yang nyata dan jangka panjang.

  • Baca juga: Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Upaya global untuk mengatasi perubahan iklim telah mendorong permintaan akan terciptanya solusi untuk membantu perusahaan mengurangi emisi karbon mereka secara efektif. Namun, teknologi rendah karbon (low-carbon technologies) saat ini, termasuk solusi energi terbarukan sepertinya tidak akan cukup dalam waktu dekat.

BERITA TERKAIT

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa teknologi semacam itu hanya dapat mengurangi dua pertiga emisi global, yang mungkin tidak cukup untuk mencapai tujuan Perjanjian Iklim Paris 2015 (Paris Climate Agreement 2015) untuk membatasi pemanasan global, yang disarankan pada tingkat 1,5 derajat Celcius. Kredit karbon berkualitas tinggi memberikan solusi praktis untuk menjembatani kesenjangan ini, terutama dalam waktu dekat, dan akan memainkan peran penting dalam strategi dekarbonisasi holistik.

  • Baca juga: Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

CEO Interim Climate Impact X dan Chief Sustainability Officer DBS Mikkel Larsen mengatakan Climate Impact X akan memberikan solusi bagi perusahaan untuk mengatasi emisi karbon yang tidak dapat dihindari dalam waktu dekat dan mendorong pengembangan proyek kredit karbon baru di seluruh dunia.

“Dengan fokus awal pada Natural Climate Solutions, kredit karbon juga akan mendorong untuk mengatasi risiko besar kehilangan keanekaragaman hayati dan membantu melayani masyarakat lokal. CIX akan mengembangkan tindakan kolektif oleh pemerintah global, perusahaan, dan individu untuk mencapai net-zero economy,”ujarnya.

Didorong oleh komitmen korporasi, Larsen menambahkan, dalam mengatasi perubahan iklim, permintaan global untuk kredit karbon berkualitas tinggi di pasar karbon sukarela (Voluntary Carbon Market) diperkirakan meningkat setidaknya lima belas kali lipat pada tahun 2030, mencapai 1,5 hingga 2 gigaton karbon dioksida (GtCO2) setiap tahun.

  • Baca juga: Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

Terlepas dari perkiraan ini, masih ada tantangan yang harus diatasi di pasar saat ini. Salah satunya adalah, kepercayaan di antara investor dan pembeli mungkin masih dibatasi oleh kurangnya transparansi atas risiko dan efektivitas proyek karbon. Akibatnya, pemasok mungkin akan menghadapi tantangan dalam mengembangkan proyek pengurangan karbon baru, yang mengakibatkan masalah likuiditas.

“Dengan memfasilitasi pasar yang berfungsi baik dengan data risiko dan dampak yang kuat, CIX akan memungkinkan terciptanya efisiensi harga serta mengkatalisasi pengembangan proyek baru,”pungkasnya.

 
 
 
 
 
Previous Post

Digital Lounge at Home CIMB Niaga Siap Layani Nasabah Usai Libur Lebaran

Next Post

Presiden Imbau Beri Tempat Terbaik untuk Produk UMKM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

by Stella Gracia
23 Oktober 2026 - 17:05

Bank Mandiri membukukan laba bersih konsolidasi Rp45,5 triliun pada kuartal III 2026, tumbuh 20,7 persen ditopang kredit ekosistem dan transaksi...

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

by Sandy Romualdus
23 Oktober 2026 - 16:47

Simak strategi agresif Direksi Bank BTN mengakselerasi transformasi digital, mencetak talenta global, dan memperluas ekosistem bisnis perbankan konsumer. Stabilitas.id -...

BNI (BBNI) Serap USD700 Juta dari Global Bond, Oversubscribe hingga 3,6 Kali

Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

by Sandy Romualdus
23 Oktober 2026 - 15:33

BNI melanjutkan aksi buyback saham dan mencermati peluang perpanjangan periode pelaksanaan, ditopang aset Rp1.434,1 triliun dan laba Rp14,33 triliun. Stabilitas.id...

Tawarkan 5.000 Aset Properti: BRI Gelar Gebyar Lelang Serentak Nusantara dan Siapkan KPR 25 Tahun

Redam Volatilitas Pasar, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

by Stella Gracia
23 Oktober 2026 - 15:16

BRI menyiapkan aksi buyback saham Tahap II sebesar-besarnya Rp1 triliun hingga Januari 2027 guna menjaga nilai saham di tengah volatilitas...

Perkuat Diplomasi Ekonomi, BRI Dorong Korporasi dan UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Global

Perkuat Diplomasi Ekonomi, BRI Dorong Korporasi dan UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Global

by Stella Gracia
23 Oktober 2026 - 15:15

BRI berkolaborasi dengan Kemlu dan BKPM menghadirkan FDI Services guna memfasilitasi investor global dan menghubungkan UMKM ke rantai pasok internasional....

Buka Akses Permodalan UMKM Perempuan, Kredivo Catat Lonjakan Pengguna hingga 10 Kali Lipat

Buka Akses Permodalan UMKM Perempuan, Kredivo Catat Lonjakan Pengguna hingga 10 Kali Lipat

by Stella Gracia
23 Oktober 2026 - 15:12

Riset LD FEB UI dan Kredivo mencatat 48 persen pengakses kredit pertama adalah perempuan, dengan 54 persen pembiayaan terserap ke...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

Redam Volatilitas Pasar, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Perkuat Diplomasi Ekonomi, BRI Dorong Korporasi dan UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Global

Buka Akses Permodalan UMKM Perempuan, Kredivo Catat Lonjakan Pengguna hingga 10 Kali Lipat

Kick-Off HUT ke-131, BRI Pacu Transformasi BRIvolution Reignite dan Gerakan Ramah Lingkungan

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Presiden Imbau Beri Tempat Terbaik untuk Produk UMKM

Presiden Imbau Beri Tempat Terbaik untuk Produk UMKM

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance