• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Danantara

Di Bawah Supervisi Danantara, BRI Setor Dividen Historis Rp52,1 Triliun

oleh Stella Gracia
6 Juli 2026 - 20:47
103
Dilihat
Lebih Dari Dua Dekade Melantai di BEI, Harga Saham BBRI Telah Naik 48 Kali
0
Bagikan
103
Dilihat

Di bawah pengawasan Danantara, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencetak rekor pembagian dividen tertinggi sepanjang sejarah sebesar Rp52,1 triliun dan pertumbuhan laba bersih kuartal I-2026 sebesar 13,7%.

Stabilitas.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terus memperkokoh posisinya sebagai motor utama penggerak ekonomi kerakyatan. Berada di bawah supervisi Danantara, emiten bank pelat merah ini sukses membukukan performa keuangan solid yang menjadi landasan untuk menyetorkan dividen terbesar sepanjang sejarah perseroan.

Melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 pada Jumat (10/4/2026), BRI resmi menetapkan total dividen tunai Tahun Buku 2025 senilai Rp52,1 triliun atau setara Rp346,00 per saham.

Pemberian dividen jumbo ini bersumber dari laba bersih konsolidasian tahun buku 2025 yang menembus Rp57,132 triliun, dengan total laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp56,65 triliun.

BERITA TERKAIT

Semester I-2026: Laba Bersih Bank BTN (BBTN) Melonjak 40,8% Jadi Rp 2,4 Triliun

Pangkas Monopoli Anggota Bursa, OJK Kebut POJK Demutualisasi BEI

Sokong Penerimaan Negara, BRI Setor Pajak dan Dividen Rp19,1 Triliun di Kuartal I-2026

Garap 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun, Danantara Incar 37.833 Pekerja

Tren pertumbuhan ini terus terjaga hingga awal tahun ini. Pada Triwulan I-2026, BRI berhasil mengantongi laba bersih konsolidasian sebesar Rp15,5 triliun, atau tumbuh 13,7% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Akselerasi ini disokong oleh fungsi intermediasi yang kuat, di mana penyaluran kredit mencapai Rp1.562 triliun (naik 13,7% yoy) dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 9,4% yoy menjadi Rp1.555 triliun.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan, kehadiran Danantara menjadi momentum krusial bagi perseroan untuk mempercepat transformasi bisnis serta meningkatkan kontribusi nyata dalam pembangunan nasional.

“Kami ingin memastikan pertumbuhan perseroan tidak hanya tercermin pada kinerja keuangan, tetapi juga pada kontribusi nyata BRI dalam pemberdayaan UMKM, penguatan ekonomi kerakyatan, dan penciptaan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” papar Hery, dikutip dari siaran pers, Senin (6/7).

Efisiensi Struktur Dana 

Guna menjaga profitabilitas yang sehat dan kompetitif, BRI di bawah kepemimpinan Hery Gunardi mengusung program transformasi bertajuk BRIVolution Reignite. Strategi ini menitikberatkan pada penguatan struktur pendanaan, digitalisasi, peningkatan produktivitas, serta pengembangan bisnis inti secara customer-centric.

Hasil dari transformasi digital ini tecermin dari efisiensi biaya dana yang semakin ketat. Per Triwulan I-2026, tabungan dan giro (CASA) BRI tumbuh 13,2% yoy menjadi Rp1.058,6 triliun, sehingga mendongkrak rasio CASA ke level 68,07%. Dampaknya, Cost of Fund (CoF) atau biaya dana berhasil ditekan turun menjadi 2,3% dari periode sama tahun lalu yang sebesar 3%. Perbaikan ini ditopang masifnya transaksi lewat platform digital seperti BRImo, Qlola by BRI, Business Merchant, dan QRIS BRI.

Selain itu, penyelarasan identitas juga dilakukan melalui Corporate Rebranding pada 16 December 2025 bertepatan dengan HUT ke-130, yang mempertegas visi “Satu Bank untuk Semua” dengan mempertahankan DNA keberpihakan pada rakyat.

Penyaluran Kredit Sektor Riil 

Sebagai komitmen dalam mengawal program strategis pemerintah dan Asta Cita, BRI mengoptimalkan penyaluran kredit ke sektor produktif, properti, hingga pemberdayaan ekosistem desa.

Berikut adalah rincian kinerja penyaluran pembiayaan dan program kerakyatan BRI hingga pertengahan tahun 2026:

Sektor Program Pembiayaan Capaian Kinerja (Hingga Mei 2026) Catatan Strategis & Alokasi Korporasi
Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Rp84,36 triliun telah disalurkan

Mencapai 46,87% dari total pagu alokasi 2026 yang sebesar Rp180 triliun. Sebesar 67,18% lari ke sektor produktif, dengan sektor pertanian menjadi kontributor utama senilai Rp35,91 triliun.

Kredit Pemilikan Properti (KPP)

Rp9,5 triliun kepada 68.212 debitur

Manajemen menaikkan target alokasi KPP tahun 2026 dari Rp8 triliun menjadi Rp12 triliun guna merespons tingginya kebutuhan hunian rakyat.

Pemberdayaan Desa & UMKM

5.245 Desa BRILiaN & 15,6 juta user LinkUMKM

Mengembangkan lebih dari 43 ribu klaster usaha melalui program Klasterku Hidupku untuk mendorong pelaku usaha naik kelas.

Kekuatan bisnis BRI saat ini juga ditopang oleh kinerja entitas anak yang kian terdiversifikasi. Hingga kuartal I-2026, perusahaan anak di dalam ekosistem BRI Group menyumbang laba bersih sebesar Rp3,89 triliun, atau berkontribusi hingga 25,1% terhadap total laba bersih konsolidasian grup.

Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria memberikan catatan positif terhadap performa kelompok bank Himbara yang dinilai konsisten dalam menjalankan agenda transformasi.

“Kinerja bank Himbara yang positif jadi pilar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembiayaan yang lebih besar kepada sektor-sektor produktif dan kerakyatan, termasuk industri manufaktur, hilirisasi sumber daya alam, infrastruktur, UMKM, serta berbagai sektor yang mampu menciptakan lapangan kerja,” pungkas Dony. ***

Tags: BBRIBRIBRIVolution ReigniteDanantaraDividen BRIHery Gunardihimbarakinerja keuangan bankKUR BRIPembiayaan UMKM
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Strategi Atur Arus Kas Tengah Tahun: Menjaga Finansial Sehat, Cicilan KPR Tetap Aman

Selanjutnya

Akselerasi Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Guyur KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Data Lengkap Rekening Judol: Laporan BCA, BRI, & BNI Tembus Belasan Ribu

Data Lengkap Rekening Judol: Laporan BCA, BRI, & BNI Tembus Belasan Ribu

oleh Sandy Romualdus
17 Juli 2026 - 08:03

Kemenkomdigi merilis daftar bank dan e-wallet yang melaporkan akun judi online (judol) terbanyak. BCA dan DANA memimpin di masing-masing kategori....

Bank DBS Indonesia-Mirae Asset Sekuritas Luncurkan Online Onboarding RDN, Permudah Akses Investasi Digital

Pasar Volatil Bukan Halangan, Laba Bisnis Wealth Management DBS Indonesia Melesat 24%

oleh Stella Gracia
17 Juli 2026 - 07:24

Segmen Wealth Management Bank DBS Indonesia mencetak pertumbuhan AUM private client sebesar 13% dan lonjakan laba bersih 24% per Juni...

Berantas Judi Online, OJK Perintahkan Bank Blokir 33.000 Rekening Penampung

BI Rate Mendaki, OJK Tegaskan Likuiditas Perbankan Tetap Tebal dan Kredit Tumbuh 11,51%

oleh Stella Gracia
17 Juli 2026 - 07:22

OJK menegaskan likuiditas industri perbankan nasional tetap kokoh dan memadai di tengah volatilitas rupiah dan kenaikan BI Rate. Kredit per...

Semester I-2026: Laba Bersih Bank BTN (BBTN) Melonjak 40,8% Jadi Rp 2,4 Triliun

Semester I-2026: Laba Bersih Bank BTN (BBTN) Melonjak 40,8% Jadi Rp 2,4 Triliun

oleh Sandy Romualdus
17 Juli 2026 - 07:00

Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) melonjak tajam pada Semester I-2026 dengan laba bersih Rp 2,40 triliun (+40,8%...

Perkuat Strategi Beyond Mortgage, BTN Caplok Kredit Konsumer SMBC Indonesia Rp20 Triliun

Berkat Efisiensi CASA, Cost of Fund (CoF) BBTN Susut Jadi 3%

oleh Stella Gracia
16 Juli 2026 - 17:25

Bank Tabungan Negara (BBTN) sukses mencetak kenaikan laba bersih 22,6% di Kuartal I-2026 berkat reformasi radikal tata kelola kredit dan...

CIMB Niaga Cathay Travel Fair 2026: Tiket PP Hong Kong Cuma Rp3,5 Juta!

CIMB Niaga Cathay Travel Fair 2026: Tiket PP Hong Kong Cuma Rp3,5 Juta!

oleh Stella Gracia
16 Juli 2026 - 12:28

CIMB Niaga dan Cathay Pacific kembali menggelar Cathay Travel Fair 2026 serentak di Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Simak rincian promo...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

    Tarik PPh 22 di Marketplace, DJP Bidik Pajak Digital Melonjak Hingga Rp 24 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DJP Kejar Pajak Digital, Strava dan Kling AI Resmi Kena PPN 11 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Laba Rp66,59 Miliar, RUPST KB Bank (BBKP) Rombak Jajaran Direksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tertahan di Level ‘Gocap’, GOTO Kebut Restu Buyback Saham Rp3,5 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

BI: Bursa Mineral Bakal Berantas Praktik Nakal ‘Transfer Pricing’ dan Tarik Investasi Riil

Bidik Status Hub Perdagangan Dunia, OJK Targetkan Bursa Mineral Beroperasi 1 Januari 2027

Data Lengkap Rekening Judol: Laporan BCA, BRI, & BNI Tembus Belasan Ribu

Pasar Volatil Bukan Halangan, Laba Bisnis Wealth Management DBS Indonesia Melesat 24%

Fundamental Kokoh, BI Sebut Tekanan Rupiah Murni Terkerek Sentimen Global

BI Rate Mendaki, OJK Tegaskan Likuiditas Perbankan Tetap Tebal dan Kredit Tumbuh 11,51%

Ogah Naikkan Tarif, Menkeu Purbaya Pilih Strategi ‘Angsa Emas’

Semester I-2026: Laba Bersih Bank BTN (BBTN) Melonjak 40,8% Jadi Rp 2,4 Triliun

Berkat Efisiensi CASA, Cost of Fund (CoF) BBTN Susut Jadi 3%

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Akselerasi Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Guyur KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026

Akselerasi Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Guyur KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance