Stabilitas.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali memantapkan komitmennya pada prinsip keberlanjutan melalui program BRI Menanam – Grow & Green. Program penghijauan yang telah berjalan sejak 2022 ini kembali diwujudkan dalam aksi penanaman dan pemberian 3.000 bibit pohon produktif dan pohon keras di kawasan Kiara Artha Park, Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (5/12).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian BRI Group Leadership Forum dan dihadiri jajaran Senior Leader BRI Group bersama sekitar 500 penerima manfaat dari masyarakat setempat.
Bibit pohon produktif—meliputi alpukat, mangga, rambutan, dan sawo—serta pohon keras seperti cemara hias, diserahkan oleh jajaran senior leader BRI kepada perwakilan Yayasan Kiara Artha Park dan Sekemala Integrated (SEIN). Penanaman dilakukan di area ruang terbuka taman sebagai langkah awal pembentukan ekosistem hijau berkelanjutan.
BERITA TERKAIT
Senior Executive Vice President (SEVP) Ultra Mikro BRI, M. Candra Utama, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen nyata BRI dalam mendorong praktik keberlanjutan lingkungan sekaligus memperkuat nilai sosial masyarakat.
“Ini tidak hanya merepresentasikan dukungan BRI terhadap pelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi momentum menginspirasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga dan mengelola sumber daya alam secara bertanggung jawab,” ujarnya.
Candra menjelaskan bahwa penanaman pohon produktif menjadi elemen penting dalam program BRI Menanam – Grow & Green, yang fokus pada pemulihan ekosistem daratan, peningkatan serapan karbon, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan penghijauan.
“Program ini berfokus pada penanaman pohon di lahan kritis dan kawasan produktif. Tujuannya memulihkan ekosistem, meningkatkan serapan karbon, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.
Sejak dijalankan pada 2022, program ini telah menanam 120.300 pohon produktif dengan potensi serapan karbon mencapai 86,64 ton CO₂e per tahun, serta memberdayakan 19 kelompok tani di berbagai wilayah Indonesia. Selain menghasilkan dampak lingkungan, program ini juga meningkatkan pendapatan masyarakat melalui aktivitas penanaman, perawatan, dan pendataan tanaman.
Candra menegaskan bahwa langkah penghijauan ini turut membantu pemerintah mengatasi persoalan lahan kritis, seperti banjir, kekeringan, dan longsor. Selain itu, program ini memperkuat ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim sambil membuka kesempatan ekonomi baru melalui hasil panen pohon produktif.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan BRI Group Leadership Forum, BRI Peduli juga menyalurkan 5.000 paket sembako kepada masyarakat sekitar. Bantuan tersebut menjadi wujud komitmen sosial perusahaan untuk memperkuat kesejahteraan dan memperluas dampak keberlanjutan berbasis komunitas. ***





.jpg)










