• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ekonom Senior Kwik Kian Gie Wafat di Usia 90 Tahun, Indonesia Kehilangan Tokoh Ekonomi Kerakyatan

oleh Stella Gracia
29 Juli 2025 - 07:22
16
Dilihat
Ekonom Senior Kwik Kian Gie Wafat di Usia 90 Tahun, Indonesia Kehilangan Tokoh Ekonomi Kerakyatan
0
Bagikan
16
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id – Indonesia berduka atas kepergian ekonom senior dan mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Menko Ekuin) sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kwik Kian Gie, yang meninggal dunia pada Senin malam, 28 Juli 2025, pukul 22.00 WIB, dalam usia 90 tahun.

Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

“Selamat jalan, Pak Kwik Kian Gie. Ekonom, pendidik, nasionalis sejati. Mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran. Yang berdiri tegak di tengah badai, demi kepentingan rakyat dan negeri. Indonesia berduka,” tulis Sandiaga, sebagaimana dikutip Bisnis Indonesia, Selasa (29/7/2025).

BERITA TERKAIT

BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Sepanjang Tahun 2025, Lebih dari 60% ke Sektor Produksi 

Hadirkan Perbankan di Pegunungan Alor NTT, BRILink Agen Ini Raih Predikat Jawara Nasional

Konsisten Akselerasi Ekonomi Desa, Bank Mandiri Terima Penghargaan dari Menteri PDT

Tumbuh Bersama BRI, BRILink Agen Warung Concept Buka Peluang Kerja bagi Warga

Kwik Kian Gie, lahir di Juwana, Pati, Jawa Tengah, pada 11 Januari 1935, dikenal sebagai salah satu ekonom paling vokal dan berintegritas dalam sejarah Indonesia modern. Berasal dari keturunan Tionghoa, ia menunjukkan dedikasi luar biasa sebagai nasionalis sejati melalui pemikiran dan tindakan yang selalu mengutamakan kepentingan rakyat. Hingga akhir hayatnya, Kwik aktif menulis dan berdiskusi tentang isu-isu ekonomi dan sosial, menjadi inspirasi bagi akademisi, praktisi, dan generasi muda.

Perjalanan Karier 

Kwik Kian Gie memulai perjalanan akademiknya dengan menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia selama satu tahun sebagai tahap persiapan, sebelum melanjutkan studi di Nederlandsche Economische Hogeschool (kini bagian dari Erasmus Universiteit) di Rotterdam, Belanda, dan lulus pada 1963. Pemikiran ekonominya yang kritis mulai dikenal luas pada akhir 1980-an melalui tulisan-tulisan di media massa, seperti harian Kompas, yang sering mengkritik kebijakan ekonomi Orde Baru. Pandangannya yang pro-rakyat menjadikannya rujukan penting di kalangan intelektual dan penggiat kebijakan publik.

Dalam dunia politik, Kwik merupakan fungsionaris senior PDI-Perjuangan. Karier politiknya mencapai puncak saat ia dipercaya menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (1999–2000). Peran ini krusial di tengah upaya pemulihan ekonomi Indonesia pasca-krisis moneter 1998. Selanjutnya, pada era Presiden Megawati Soekarnoputri, Kwik menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Bappenas (2001–2004), di mana ia merumuskan arah pembangunan ekonomi jangka panjang.

Selain kiprahnya di pemerintahan, Kwik meninggalkan warisan besar di dunia pendidikan. Ia mendirikan Institut Bisnis dan Informatika Indonesia (IBII) pada 1987, yang kini dikenal sebagai Kwik Kian Gie School of Business, serta turut mendirikan Institut Manajemen Prasetiya Mulya pada 1982. Dedikasinya di bidang pendidikan juga terlihat dari pendirian SMA Erlangga di Surabaya pada 1954.

Kwik juga dikenal sebagai penulis produktif. Tulisan, buku, dan makalah ekonominya menjadi referensi penting bagi generasi muda dan akademisi. Ia aktif menyuarakan kritik terhadap kebijakan ekonomi yang dianggap tidak berpihak pada rakyat kecil, bahkan setelah tidak lagi menjabat di pemerintahan. Pada 2019, ia menjadi penasihat ekonomi untuk pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Atas kontribusinya, Kwik dianugerahi Bintang Mahaputera Adipradana oleh pemerintah Indonesia.

Kepergian Kwik Kian Gie meninggalkan duka mendalam di kalangan akademisi, politikus, dan masyarakat. Anggota DPR RI, Firman Soebagyo, menyebutnya sebagai “putra asli Juwana” yang membanggakan. Sementara itu, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Henry Subiakto, mengenangnya sebagai ekonom yang mampu menjelaskan persoalan rumit secara sederhana dan objektif.

Warisan Kwik Kian Gie sebagai “ekonom rakyat” akan terus dikenang melalui pemikirannya yang tajam, integritasnya yang tak tergoyahkan, dan dedikasinya untuk Indonesia yang lebih adil dan makmur. ***

Tags: EkonomEkonomi KerakyatanKwik Kian GieKwik Kian Gie MeninggalMenteri BappenasMenteri Ekuin
 
 
 
 
Sebelumnya

KSSK : Stabilitas Rupiah Terjaga, Belanja Negara Capai Rp1.406 Triliun, Kredit Perbankan Tumbuh 6,2%

Selanjutnya

Dari Ekosistem ke Ekonomi, BNI Bangun Masa Depan Lewat Hutan Mangrove

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Gadai Emas Syariah

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

oleh Sandy Romualdus
20 Februari 2026 - 16:03

Stabilitas.id – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri mulai membongkar jaringan pencucian uang terkait aktivitas penambangan emas tanpa...

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:43

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) melaporkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) sepanjang 2025 membukukan defisit sebesar US$7,8 miliar. Realisasi ini berbalik...

Purbaya: Kebijakan Pro-Growth Berhasil Balikkan Arah Ekonomi, Fondasi 2026 Lebih Kuat

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:38

Stabilitas.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI,...

Strategi Transisi Ekonomi: Menkeu Purbaya Siapkan Stimulus ‘Habis-habisan’ di Kuartal I/2026

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:30

Stabilitas.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah belum berencana menaikkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atau pajak...

BI: KPR Dominasi 74% Pembelian Rumah, Aset Properti Tumbuh Terbatas di Q3 2025

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:24

Stabilitas.id – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan memutuskan untuk menarik utang sebesar Rp40 triliun...

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:00

Stabilitas.id – Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat resmi mengesahkan Agreement on Reciprocal Tariff pada Jumat (20/2/2026). Kesepakatan teknis ini menjadi...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Dari Ekosistem ke Ekonomi, BNI Bangun Masa Depan Lewat Hutan Mangrove

Dari Ekosistem ke Ekonomi, BNI Bangun Masa Depan Lewat Hutan Mangrove

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance