• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Investor Baru Wealth Management Meroket 280 Persen, BRI Perkuat Diversifikasi Syariah

by Stella Gracia
22 September 2026 - 10:44
14
VIEWS
Investor Baru Wealth Management Meroket 280 Persen, BRI Perkuat Diversifikasi Syariah
0
SHARES
14
VIEWS

BRI Wealth Management dan Syailendra Capital menggelar Sharia Wealth Forum 2026 guna menawarkan strategi diversifikasi portofolio lewat instrumen investasi syariah.

Stabilitas.id – Kolaborasi strategis kembali dijalin PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) bersama PT Syailendra Capital guna merespons dinamika pasar modal. Kedua entitas keuangan ini sukses menyelenggarakan perhelatan Sharia Wealth Forum 2026 bertajuk “Navigating Opportunities Through Sharia Investment” di Shangri-La Hotel, Jakarta, pada Rabu (9/9/2026). Forum eksklusif ini menyajikan ragam perspektif tajam seputar dinamika pasar sekaligus membedah peluang investasi syariah bagi nasabah tajir segmen BRI Prioritas dan BRI Private.

  • Baca juga: Gelar Pameran Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Sabet Rekor MURI

Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto, memaparkan bahwa gejolak ekonomi dan pasar mutlak menuntut para investor untuk meracik ulang portofolionya secara cermat. Investor saat ini harus menghitung secara presisi potensi imbal hasil, profil risiko, ketersediaan likuiditas, hingga peta jalan tujuan finansial dalam setiap pengambilan keputusan penempatan dana.

“Kondisi ekonomi dan pasar terus bergerak dinamis. Bagi investor, situasi seperti ini tentu menghadirkan tantangan, tetapi di saat yang sama juga membuka berbagai peluang,” ungkap Aris membedah lanskap investasi terkini.

BERITA TERKAIT

Gelar Pameran Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Sabet Rekor MURI

SBN Masih Jadi Primadona, OJK sebut Belum Ada Pergeseran Portofolio Dana Pensiun

Pacu Kredit Kendaraan, BRI KKB The Elite Tawarkan Suku Bunga Ringan 3,75 Persen Flat

Antisipasi Kenaikan Biaya Hidup, Maybank Rilis Formula Integrasi Investasi-Proteksi

Aris pun menekankan urgensi bagi nasabah untuk melihat ekosistem investasi secara lebih menyeluruh, bukan sekadar memburu potensi imbal hasil semata. “Semakin penting bagi kita untuk melihat investasi secara lebih menyeluruh, tidak hanya mengejar potensi imbal hasil, tetapi juga bagaimana menata portofolio, menjaga likuiditas, dan mengelola risiko sesuai dengan tujuan finansial masing-masing,” tambahnya.

Kehadiran instrumen syariah rupanya tidak lagi sebatas mengakomodasi preferensi religius nasabah, melainkan telah berevolusi menjadi instrumen taktis untuk diversifikasi portofolio. Forum investasi ini secara komprehensif membekali nasabah dengan wawasan mutakhir seputar tren pasar modal syariah, prinsip dasar pengelolaan dana syariah, hingga kurasi pilihan reksa dana syariah yang paling prospektif.

  • Baca juga: SBN Masih Jadi Primadona, OJK sebut Belum Ada Pergeseran Portofolio Dana Pensiun

Manajemen BRI Wealth Management turut menerjunkan layanan advisory atau pendampingan profesional guna mengawal nasabah merumuskan racikan aset terbaik. Skuad Relationship Manager dari BRI Prioritas dan BRI Private selalu bersiaga mendampingi nasabah dalam mengevaluasi berbagai alternatif peluang sebelum mereka mengeksekusi strategi penempatan modal.

“Pengelolaan investasi tidak berhenti pada memilih instrumen, tetapi bagaimana setiap keputusan ditempatkan dalam strategi portofolio yang tepat. Kami ingin nasabah memiliki perspektif yang utuh dalam melihat setiap alternatif, termasuk investasi syariah, sebelum menentukan pilihan,” tegas Aris kembali.

Senada dengan pandangan tersebut, CEO Syailendra Capital, Fajar R. Hidajat, menangkap sinyal positif dari volatilitas pasar belakangan ini. Koreksi pasar pada paruh pertama 2026 justru membuka celah bagi munculnya valuasi aset yang jauh lebih menarik dengan tawaran imbal hasil yang sangat kompetitif.

“Memasuki paruh kedua 2026, kita melihat lanskap investasi yang semakin kompleks. Kondisi market yang dinamis membuat kita semakin sadar bahwa pengelolaan aset dan wealth management sangat penting,” papar Fajar mengurai analisisnya.

Fajar meyakini fase paska-koreksi ini merupakan momentum paling ideal bagi investor untuk membongkar dan mengevaluasi kembali struktur portofolio mereka. “Paruh pertama 2026 memberikan tekanan yang cukup besar. Namun setelah koreksi yang signifikan, kita mulai melihat munculnya peluang baru dari valuasi yang lebih menarik dan imbal hasil yang lebih kompetitif. Karena itu, bagi kami, saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi kembali portofolio secara lebih objektif,” tuturnya.

  • Baca juga: Pacu Kredit Kendaraan, BRI KKB The Elite Tawarkan Suku Bunga Ringan 3,75 Persen Flat

Kinerja impresif bisnis pengelolaan kekayaan BRI nyatanya mengonfirmasi besarnya animo masyarakat terhadap layanan investasi perseroan. Pertumbuhan jumlah investor baru pada layanan BRI Wealth Management sukses meroket hingga 280,68 persen hingga triwulan II 2026. Laju angka yang fantastis tersebut berbanding lurus dengan lonjakan dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) reksa dana yang terkerek naik 46,94 persen. Infrastruktur layanan wealth management milik bank pelat merah ini kini bertumpu kuat pada 43 outlet layanan prima dan 152 Priority Lounge yang tersebar masif di seluruh penjuru Nusantara. ***

Editor : Sandy Romualdus
Tags: Aris HartantoAUM reksa danaBRI Wealth ManagementFajar R. HidajatInvestasi Syariahportofolio investasiPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) TbkPT Syailendra CapitalReksa Dana SyariahSharia Wealth Forum 2026
 
 
 
 
 
Previous Post

Arus Asing Pasang Surut, Bobot MSCI Jadi Ganjalan Laju Pemulihan IHSG

Next Post

Steroid Likuiditas Rp200 Triliun Kemenkeu: Ujian Tata Kelola Himbara dan Jebakan Maturity Mismatch

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Kerek Cuan Penenun Baduy, BCA Promosikan Wastra Ramah Lingkungan ke Nasabah Kaya

Kerek Cuan Penenun Baduy, BCA Promosikan Wastra Ramah Lingkungan ke Nasabah Kaya

by Sandy Romualdus
5 Oktober 2026 - 15:46

Bakti BCA berkolaborasi dengan kelompok disabilitas memproduksi 1.800 tas tenun Baduy pewarna alami sebagai suvenir BCA Wealth Summit 2026. Stabilitas.id...

Targetkan 5 Bank Syariah Jumbo pada 2027: OJK Dorong Konversi dan Wajibkan Merger Bank Kecil

Targetkan 5 Bank Syariah Jumbo pada 2027: OJK Dorong Konversi dan Wajibkan Merger Bank Kecil

by Sandy Romualdus
5 Oktober 2026 - 10:53

OJK menargetkan lima bank syariah beraset jumbo hadir di Indonesia pada 2027 melalui skema konversi penuh dan kewajiban merger hasil...

Transaksi Obligasi Melesat 112 Persen: CIMB Niaga Rilis Inisiatif ‘OCTO untuk Pejuang Mimpi’

Transaksi Obligasi Melesat 112 Persen: CIMB Niaga Rilis Inisiatif ‘OCTO untuk Pejuang Mimpi’

by Stella Gracia
5 Oktober 2026 - 08:53

CIMB Niaga meluncurkan inisiatif OCTO untuk Pejuang Mimpi guna mempermudah generasi muda menabung dan berinvestasi di era digital. Stabilitas.id - PT...

Tembus 3 Juta Rekening: Fitur Open Bundling Emas BRImo Melesat 1.004 Persen

Tembus 3 Juta Rekening: Fitur Open Bundling Emas BRImo Melesat 1.004 Persen

by Stella Gracia
5 Oktober 2026 - 07:53

Pengguna Rekening Emas BRImo melesat 1.004 persen ke 3,04 juta rekening per September 2026 berkat inovasi fitur Open Bundling Emas....

Melepas Perangkap Kerdil: Jurus KB Bank Pacu Fondasi Tata Kelola dan Manajemen Risiko UMKM

Melepas Perangkap Kerdil: Jurus KB Bank Pacu Fondasi Tata Kelola dan Manajemen Risiko UMKM

by Sandy Romualdus
3 Oktober 2026 - 12:51

KB Bank gelar literasi finansial perkuat GCG dan manajemen risiko UMKM. Simak analisis peran platform KBstarbiz dan supply chain financing...

Sasar Kemandirian Finansial Gen Z, CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026 di Senayan City

Sasar Kemandirian Finansial Gen Z, CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026 di Senayan City

by Sandy Romualdus
3 Oktober 2026 - 12:37

CIMB Niaga menggelar Kejar Mimpi FEST 2026 di Senayan City. Festival ini mengintegrasikan edukasi finansial, promosi UMKM, dan tata kelola...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Forbes 2026: BCA Peringkat 1 Bank Terbaik RI, SeaBank Juara di Kategori Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Kerek Cuan Penenun Baduy, BCA Promosikan Wastra Ramah Lingkungan ke Nasabah Kaya

Ubah Sampah Jadi Biogas: DPRD DKI Apresiasi Inovasi Biodigester Bank Jakarta di Rusunawa Rorotan

Inflasi September 2026 Terjaga 3,28 Persen: Bank Indonesia Kunci Target Sasaran 2,5 Persen

Laba Turun 19 Persen: Astra Tetap Guyur Dividen Interim Rp3,9 Triliun di Tengah Buyback Jumbo

Tercepat Sejak Pandemi: Ekonomi Vietnam Tumbuh 9,95 Persen di Kuartal III/2026

Tawarkan 76 Proyek Strategis: Pemerintah Buka Peluang Investasi KPBU Senilai US$63 Miliar

Guyur Stimulus Rp31 Triliun: Prabowo Siapkan Bansos Beras, BSU, dan Diskon Pajak

Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

Targetkan 5 Bank Syariah Jumbo pada 2027: OJK Dorong Konversi dan Wajibkan Merger Bank Kecil

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Kikis Inefisiensi, Kemenkeu Selamatkan Anggaran Rp170 Triliun Tanpa Ganggu Birokrasi

Steroid Likuiditas Rp200 Triliun Kemenkeu: Ujian Tata Kelola Himbara dan Jebakan Maturity Mismatch

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance