Kisah Kursumawati, Agen BRILink asal Serbalawan, Simalungun. Sukses kelola 2.000 transaksi/bulan, dorong inklusi keuangan, hingga raih mobil Super Agen BRILink.
Stabilitas.id – Di Serbalawan, sebuah kawasan di Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, urusan perbankan pernah menjadi perkara yang menyita waktu. Sebelum layanan bank masuk ke pelosok, warga setempat harus menempuh perjalanan cukup jauh ke pusat kota hanya untuk menarik uang tunai, mengirim dana, atau membayar tagihan rutin. Pola transaksi tunai yang mengakar dipadukan dengan keterbatasan akses perbankan formal sempat membekukan literasi keuangan warga setempat.
Kondisi tersebut mulai berubah sejak September 2019, ketika Kursumawati memutuskan mengambil peran sebagai Agen BRILink. Lewat satu outlet sederhana, perempuan asal Serbalawan ini perlahan mengikis barikade geografis dan kebiasaan lama warga setempat.
“Saya rutin melakukan sosialisasi dan memperkenalkan berbagai layanan yang tersedia melalui Agen BRILink. Lambat laun, makin banyak warga yang memahami manfaat layanan perbankan dan memilih bertransaksi di outlet saya,” ujar Kursumawati.
Infiltrasi Edukasi dan Strategi Bundling
Membangun kepercayaan (trust) di tengah komunitas lokal bukan perkara mudah. Pada fase awal, Kursumawati harus jemput bola: mendatangi warga secara aktif untuk menerangkan bahwa transaksi keuangan tidak lagi harus dilakukan di gedung kantor cabang bank.
Pilihan layanannya komprehensif, mulai dari tarik-setor tunai, transfer antarbank, pembayaran tagihan bulanan, hingga pembelian token listrik dan pulsa. Seiring waktu, outlet milik Kursumawati bertransformasi dari sekadar tempat transaksi menjadi pusat konsultasi perbankan mikro bagi warga sekitar.
Bukan hanya mengandalkan volume transaksi reguler, Kursumawati menerapkan strategi komersial yang terukur (cross-selling). Saat nasabah membuka rekening tabungan BRI di tempatnya, ia mengintegrasikannya (bundling) dengan produk asuransi mikro. Pendekatan ini memberi dua manfaat sekaligus: memberi jaring pengaman finansial bagi warga dan mempertebal margin pendapatan usahanya.
Hasilnya, outlet Kursumawati kini secara konsisten mencatatkan rata-rata lebih dari 2.000 transaksi saban bulan. Kinerja mentereng ini mengantarkannya memenangi Grand Prize Program Super BRILink Agen 2025 berupa satu unit mobil All New Yaris.
| Indikator Kinerja Outlet | Capaian Operasional |
| Tahun Mulai Beroperasi | September 2019 |
| Rata-rata Volume Transaksi | > 2.000 transaksi / bulan |
| Model Inovasi Bisnis | Cross-selling (Integrasi Tabungan + Asuransi Mikro) |
| Penghargaan Utama | Pemenang Grand Prize Super BRILink Agen 2025 |
“Strategi bundling tersebut tidak hanya memberikan perlindungan tambahan bagi nasabah, tetapi juga membantu meningkatkan pendapatan usaha yang saya jalankan,” tutur Kursumawati.
Keuangan Mikro dan Mobilisasi Jaringan
Keberhasilan Kursumawati mencerminkan pentingnya penetrasi last-mile delivery dalam lanskap perbankan nasional. Agen bank di tingkat tapak terbukti efektif memangkas cost of transaction bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat perkotaan.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa peran agen perempuan memiliki efek berantai (multiplier effect) terhadap penguatan ekonomi rumah tangga dan inklusi keuangan secara nasional.
“BRI akan terus memperluas inklusi keuangan, sehingga semakin banyak wanita hebat yang bisa menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat sekitar,” ungkap Dhanny.
Hingga akhir Mei 2026, BRI mencatat kepemilikan lebih dari 1,13 juta Agen BRILink yang tersebar di lebih dari 60 ribu desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Kehadiran jaringan agen ini menjadi tumpuan utama BRI dalam menggerakkan roda ekonomi mikro serta memperluas penetrasi jasa keuangan secara berkelanjutan. ***

















