• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Februari 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Perbankan

Laba Bersih BII Tumbuh 13,9% di Semester I 2015

oleh Sandy Romualdus
31 Juli 2015 - 00:00
1
Dilihat
Laba Bersih BII Tumbuh 13,9% di Semester I 2015
0
Bagikan
1
Dilihat

Jakarta – PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) mengumumkan laba bersih tumbuh 13,9% menjadi Rp388 miliar pada semester pertama 2015 dibandingkan periode yang sama tahun 2014 sebesar Rp341 miliar. Kinerja yang membaik ini didukung oleh meningkatnya Pendapatan Bunga Bersih (NII) yang dicapai melalui kedisiplinan BII dalam melakukan pricing pinjaman, liability management  yang aktif dan penerapan Strategic Cost Management Program (SCMP) yang intensif di seluruh BII.

Iklim bisnis yang penuh tantangan dan melemahnya ekonomi domestik juga mempengaruhi pertumbuhan kredit BII pada semester pertama 2015. BII mencatat pertumbuhan kredit sebesar 2,4% dari Rp106 triliun pada Juni 2014 menjadi Rp108.5 triliun pada Juni 2015.

Perbankan Bisnis dan Perbankan Ritel terus menjadi pendorong pertumbuhan bagi BII, sementara Perbankan Global memperkuat fokus pada re-profiling portofolio korporasi serta penyelarasan bisnis dengan redefinisi risk appetite untuk meningkatkan kualitas kredit korporasi.

BERITA TERKAIT

BII Luncurkan Mobile Banking BII Maybank2u

BII Supports Green City, Pelihara Ikon-Ikon Kota di Indonesia

RUPSLB BII Setujui Perubahan Nama Jadi Bank Maybank Indonesia

BII dan Maybank Foundation Kembali Rilis Beasiswa Rp17,5 Miliar

Kredit Perbankan Ritel mencatat pertumbuhan kredit sebesar 14,2% dari Rp38,3 triliun menjadi Rp43,8 triliun, Kredit Perbankan Bisnis tumbuh 13,1% dari Rp38,3 triliun menjadi Rp43,3 triliun, sementara kredit Perbankan Global turun 27,2% dari Rp29,4 triliun menjadi Rp21,4 triliun. Kredit Perbankan Ritel dan Kredit Perbankan Bisnis masing-masing memberikan kontribusi 40% dari total portofolio kredit BII sementara kredit Perbankan Global memberikan kontribusi sebesar 20% dari total kredit BII.

Kredit Perbankan Ritel mencatat pertumbuhan yang kuat pada semester pertama 2015. Portofolio KPR tumbuh 15,6% menjadi Rp17,2 triliun dengan kualitas aset yang baik, sementara Unsecured loans meningkat 19,7% dengan Kredit Tanpa Agunan naik 48,6% dan tagihan Kartu Kredit meningkat 8,8%. Perbankan Elektronik juga menunjukkan perkembangan yang kuat dengan 81% transaksi ritel menggunakan saluran elektronik BII, mendorong pertumbuhan pada volume saluran elektronik.

BII juga mencatat perkembangan positif pada Perbankan Bisnis seperti tercermin dari kenaikan sebesar 14,7% pada kredit Komersial dari Rp21,8 triliun pada Juni 2014 menjadi Rp25,0 triliun pada Juni 2015 serta peningkatan sebesar 7,2% pada portofolio kredit UKM dari Rp15,9 triliun pada Juni 2014 menjadi Rp17,0 triliun pada Juni 2015 dengan metric kualitas aset yang tetap baik. Sementara, produk pembiayaan mikro “PIJAR” (Pilihan Bijak Mitra Usaha) menunjukkan hasil menggembirakan dengan kenaikan 118% pada kredit mikro dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi sebesar Rp1,2 triliun.

Bisnis Perbankan Syariah terus menunjukkan hasil yang menggembirakan sejak penerapan strategi Sharia First di seluruh unit usaha dan cabang dan memperbaiki model bisnisnya. Total pembiayaan Syariah tumbuh 50,8% dari Rp4,9 triliun pada Juni 2014 menjadi Rp7,4 triliun pada Juni 2015 dan menyumbangkan 7% dari total portofolio kredit Bank. Laba bersih Perbankan Syariah meningkat tajam dari rugi sebesar Rp27 miliar pada Juni 2014 menjadi Rp107 miliar di Juni 2015.

Simpanan Nasabah menunjukkan pertumbuhan sebesar 1,1% pada semester pertama 2015 dari Rp105,9 triliun per 30 Juni 2014 menjadi Rp107,1 triliun per 30 Juni 2015. Hal ini disebabkan BII mengurangi ketergantungannya pada deposito berjangka dan memperbaiki deposit mix dengan meningkatkan CASA. BII secara disiplin melakukan kontrol pada likuiditas volume dan pricing, sementara terus menjalankan inisiatif CASA di seluruh unit bisnis.

Rasio Loan-to-Deposit (LDR)( BII saja, tidak termasuk anak perusahaan) tercatat sebesar 89,71% per 30 Juni 2015, sementara LDR konsolidasian modifikasi BII (yaitu Loan to Funding Ratio) termasuk pinjaman, penerbitan sekuritas, sub debt dan simpanan nasabah tetap berada pada tingkat  yang aman yaitu 83,77%.

Pendapatan Bunga Bersih (NII) BII meningkat 10,9% dari Rp2,8 triliun pada Juni 2014 menjadi Rp3,1 triliun pada Juni 2015 karena Marjin Bunga Bersih BII naik menjadi 4,73% dari 4,48%.

Pendapatan operasional lainnya (pendapatan imbal jasa atau fee based income) per 30 Juni 2015 naik 8,5% menjadi Rp1,1 triliun dibandingkan dengan Rp1,0 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Fokus BII yang lebih tinggi pada advisory activities, asuransi, dan fee terkait kartu kredit memberikan kontribusi pada pendapatan fee yang lebih tinggi pada periode ini.

Tetapi, kondisi domestik yang penuh tantangan menyebabkan NPL BII naik menjadi 3,48% (gross) dan 2,35% (net). BII tetap berhati-hati dengan kualitas kredit sehubungan beberapa bisnis, terutama portofolio korporasi di Perbankan Global, masih terkena dampak perlambatan ekonomi dan pelemahan Rupiah. Sebagai tindakan antisipatif terhadap kondisi ekonomi saat ini dan memastikan praktek prudent banking, BII telah membukukan biaya provisi sebesar Rp952 miliar pada Juni 2015 dibandingkan Rp703 miliar pada Juni 2014.

Tags: BII
 
 
 
 
Sebelumnya

Melewati Periode Takut Tapi Butuh

Selanjutnya

CIMB Niaga Bukukan Laba Semester I 2015 Senilai Rp176 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

oleh Stella Gracia
18 Februari 2026 - 12:56

Stabilitas.id – BRI Group kembali menorehkan prestasi di tingkat regional dengan meraih empat penghargaan bergengsi dalam ajang 19th ESG Green...

BRI Kembali Gelar Program Desa BRILiaN 2026

BRI Kembali Gelar Program Desa BRILiaN 2026

oleh Stella Gracia
18 Februari 2026 - 08:45

Stabilitas.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali membuka pendaftaran Program Desa BRILiaN 2026 sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan...

BNI dan BNI Ventures Luncurkan Dropbox Kertas, Dorong Ekonomi Sirkular di Lingkungan Kantor

BNI dan BNI Ventures Luncurkan Dropbox Kertas, Dorong Ekonomi Sirkular di Lingkungan Kantor

oleh Sandy Romualdus
17 Februari 2026 - 13:51

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bersama anak usahanya, BNI Ventures, memperkuat komitmen keberlanjutan melalui peluncuran...

BNI Integrasikan Ekonomi Sirkular dan Inklusi Keuangan Lewat Program Agen46 Bank Sampah

BNI Integrasikan Ekonomi Sirkular dan Inklusi Keuangan Lewat Program Agen46 Bank Sampah

oleh Sandy Romualdus
17 Februari 2026 - 13:44

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat implementasi ekonomi sirkular sekaligus mendorong inklusi keuangan melalui Program...

Kredit Tumbuh, Likuiditas Terjaga: OJK Ungkap Proyeksi Perbankan 2025

OJK Bidik Praktik Jual Beli Rekening, Nasabah Terancam Masuk Daftar Hitam Perbankan

oleh Stella Gracia
15 Februari 2026 - 16:09

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperketat pengawasan terhadap fenomena jual beli rekening bank yang marak terjadi di platform media...

BNI JCB Corporate Card Raih Penghargaan, Bukti Ekspansi BNI di Segmen Korporasi

BNI JCB Corporate Card Raih Penghargaan, Bukti Ekspansi BNI di Segmen Korporasi

oleh Stella Gracia
15 Februari 2026 - 09:36

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) mempertegas posisinya sebagai pemain utama di industri kartu kredit melalui raihan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Purbaya Sebut Juda Agung Calon Kuat Wakil Menteri Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Lampaui Rp1.067 Triliun, Aset Perbankan Syariah Indonesia Cetak Rekor Tertinggi di 2025

Indonesia Kuartal IV/2025 Naik Jadi US$431,7 Miliar, Sektor Publik Jadi Pemicu

BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

BRI Kembali Gelar Program Desa BRILiaN 2026

BNI dan BNI Ventures Luncurkan Dropbox Kertas, Dorong Ekonomi Sirkular di Lingkungan Kantor

BNI Integrasikan Ekonomi Sirkular dan Inklusi Keuangan Lewat Program Agen46 Bank Sampah

Mandiri Institute: Penguatan Link and Match Kunci Optimalkan Momentum Perbaikan Tenaga Kerja Nasional

OJK Bidik Praktik Jual Beli Rekening, Nasabah Terancam Masuk Daftar Hitam Perbankan

BNI JCB Corporate Card Raih Penghargaan, Bukti Ekspansi BNI di Segmen Korporasi

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Luncurkan Jaring, OJK Gandeng 8 Bank Garap Sektor Perikanan

OJK Dorong Penerapan Good Corporate Governance

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance