• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Likuiditas Murah: Bank Jatim, Bank DKI, dan Bank BJB Berminat Kelola Dana Kas Pemerintah

oleh Stella Gracia
10 Oktober 2025 - 11:31
17
Dilihat
Indonesia Kembali Jadi Negara Kelas Menengah Atas
0
Bagikan
17
Dilihat

Stabilitas.id – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan sejumlah bank pembangunan daerah (BPD) menunjukkan minat untuk menyalurkan dana kas pemerintah, seperti halnya lima bank milik negara (Himbara) yang saat ini menjadi mitra utama penempatan dana tersebut.

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu, Febrio Kacaribu, mengatakan setidaknya tiga BPD yakni Bank Jatim, Bank DKI, dan Bank BJB telah menyampaikan minat untuk ikut serta dalam program penempatan dana pemerintah tersebut.

“Waktu ide penempatan kas pemerintah Rp200 triliun itu pertama kali keluar, banyak yang ragu. Tapi setelah berjalan, hasilnya positif. Sekarang malah banyak bank yang minta tambahan, termasuk BPD seperti Bank Jatim, Bank DKI, dan Bank BJB,” ujar Febrio dalam media briefing di kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Kamis (9/10/2025).

BERITA TERKAIT

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Menkeu Guyur Tambahan Dana Transfer Rp10,65 Triliun ke Aceh hingga Sumbar

Purbaya Pimpin Pansel, Rekrutmen Ketua dan Wakil Ketua OJK Resmi Dimulai

Menurut Febrio, kebijakan penempatan dana pemerintah di perbankan memberikan manfaat ganda. Dari sisi pemerintah, tingkat bunga yang diperoleh sama seperti bila dana ditempatkan di Bank Indonesia (BI). Namun, bila disalurkan melalui bank umum, dana tersebut dapat langsung mendorong aktivitas ekonomi riil.

“Bagi bank, dana ini menarik karena likuiditasnya murah. Bagi pemerintah, sama-sama aman, tapi lebih produktif karena bisa disalurkan langsung ke sektor riil,” jelasnya.

Febrio menambahkan, sejak kebijakan ini dijalankan, penyaluran kredit perbankan meningkat signifikan, dari pertumbuhan sekitar 7% menjadi 11%. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan tersebut efektif dalam mempercepat sirkulasi dana ke sektor produktif.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan bahwa pemerintah menempatkan dana kas sebesar Rp200 triliun di lima bank Himbara. Rinciannya, Rp55 triliun di Bank Mandiri, Rp55 triliun di BRI, Rp55 triliun di BNI, Rp25 triliun di BTN, dan Rp10 triliun di Bank Syariah Indonesia (BSI).

Purbaya menegaskan, pemerintah akan terus mengawasi agar dana tersebut benar-benar digunakan untuk mendukung pembiayaan sektor riil, bukan aktivitas nonproduktif.
“Saya hanya memastikan uang itu tidak dipakai untuk membeli dolar, karena tujuan utamanya adalah memperkuat ekonomi domestik,” kata Purbaya di Surabaya, Selasa (2/10/2025).

Dari sisi perbankan, Bank Mandiri melaporkan bahwa hingga akhir September 2025, sekitar Rp34,5 triliun atau 63% dari total dana pemerintah yang ditempatkan telah disalurkan ke sektor produktif.

“Bank Mandiri optimistis dapat menyalurkan seluruh dana pemerintah secara optimal hingga akhir tahun ini, dengan prioritas pada sektor yang mampu menopang ekonomi keluarga di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, dalam keterangan resmi (6/10/2025).

Kemenkeu menyebut, bila hasil penyaluran dana di Himbara terus menunjukkan kinerja positif, pemerintah membuka peluang bagi BPD untuk turut mengelola dana kas negara dengan prinsip kehati-hatian dan efektivitas penyaluran. ***

Tags: #Bank BJB#Sektor RiilBank DKIbank Himbarabank jatimFebrio Kacaribukas negarakementerian keuanganpenempatan dana pemerintahpertumbuhan kreditPurbaya Yudhi Sadewa
 
 
 
 
Sebelumnya

KK Sentuh Titik Terendah Sejak 2022, Menkeu Purbaya Tetap Optimistis

Selanjutnya

BRI Hadirkan Konser Babyface Live in Jakarta, Diskon 25% Lewat BRImo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Gadai Emas Syariah

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

oleh Sandy Romualdus
20 Februari 2026 - 16:03

Stabilitas.id – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri mulai membongkar jaringan pencucian uang terkait aktivitas penambangan emas tanpa...

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:43

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) melaporkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) sepanjang 2025 membukukan defisit sebesar US$7,8 miliar. Realisasi ini berbalik...

Purbaya: Kebijakan Pro-Growth Berhasil Balikkan Arah Ekonomi, Fondasi 2026 Lebih Kuat

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:38

Stabilitas.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI,...

Strategi Transisi Ekonomi: Menkeu Purbaya Siapkan Stimulus ‘Habis-habisan’ di Kuartal I/2026

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:30

Stabilitas.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah belum berencana menaikkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atau pajak...

BI: KPR Dominasi 74% Pembelian Rumah, Aset Properti Tumbuh Terbatas di Q3 2025

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:24

Stabilitas.id – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan memutuskan untuk menarik utang sebesar Rp40 triliun...

Bank Indonesia Tetapkan Jadwal Rapat Dewan Gubernur Bulanan 2026, Fokus Transparansi Kebijakan

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:11

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) menegaskan ketahanan sektor perbankan nasional tetap kokoh di tengah langkah Moody’s Ratings yang merevisi outlook...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
BRI Hadirkan Konser Babyface Live in Jakarta, Diskon 25% Lewat BRImo

BRI Hadirkan Konser Babyface Live in Jakarta, Diskon 25% Lewat BRImo

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance