Jakarta – Bank Mandiri akan melayani 60% Anggota Bursa yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, setelah PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kembali menunjuk Bank Mandiri sebagai Bank Pembayaran Penyelesaian Transaksi Pasar Modal periode 2011-2015.
Penandatanganan perjanjian kerjasama Bank Pembayaran antara KSEI dan Bank Mandiri beserta empat bank lain, yaitu BCA, CIMB Niaga, BNI dan Bank Permata dilakukan di Jakarta, Kamis (7/6). Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Nurhaida, Direksi PT Bursa Efek Indonesia serta Direksi PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia.
Bank Pembayaran akan mendukung KSEI untuk semua transaksi yang melibatkan dana di sistem C-BEST (The Central Depository and Book Entry Settlement System). Artinya, seluruh penyelesaian transaksi yang melibatkan dana, keperluan exercise HMETD/Waran dan pembayaran/distribusi Corporate Action seperti, pembayaran dividen tunai, bunga dan pelunasan pokok Efek Bersifat Utang akan dilakukan melalui Bank pembayaran.
BERITA TERKAIT
Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Fransisca Nelwan Mok mengatakan, Bank Mandiri telah menjadi Bank Pembayaran sejak tahun 1995 guna mendukung kemajuan pasar modal Indonesia. Melalui sistem teknologi informasi yang terintegrasi, Bank Mandiri memberikan layanan jasa Bank Pembayaran bagi para pemegang rekening KSEI, baik perusahaan sekuritas maupun bank kustodian.
“Partisipasi Bank Mandiri dalam menjalankan fungsi Bank Pembayaran merupakan bentuk komitmen untuk berperan aktif meningkatkan aktivitas transaksi pasar modal Indonesia. Karena itu, selain menyediakan fasilitas intraday untuk perusahaan efek dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia, kami juga siap menyediakan fasilitas intraday untuk KSEI guna memperlancar proses penarikan dana yang dilakukan pemegang rekening KSEI,” kata Fransisca.
Bank Mandiri juga mengembangkan produk dan layanan terintegrasi kepada pelaku pasar modal Indonesia seperti penyediaan fasilitas intraday, kredit jangka pendek, jasa kustodi, wali amanat, mutual funds management, cash management dan forex line.
Realisasi dukungan Bank Mandiri juga diwujudkan dengan penyediaan produk Tabungan Bisnis Investor. Dengan tabungan ini, investor dapat melakukan penyetoran atau transfer dana melalui 1.442 cabang, 6.505 ATM, dan 18581 ATM Link Network serta memonitor mutasi rekening dananya secara real time melalui e-channel Bank Mandiri maupun fasilitas AKSes yang disediakan KSEI. Saat ini terdapat lebih dari 50 perusahaan efek yang dalam tahap finalisasi Perjanjian Pembukaan Rekening Investor dengan Bank Mandiri.
Untuk mendukung implementasi pemisahan rekening investor tersebut, Bank Mandiri juga siap melakukan kerjasama host to host dengan Perusahaan Efek yang ingin mengintegrasikan sistem mereka dengan sistem Bank Mandiri secara online
Hingga kuartal pertama 2011, transaksi anggota bursa di pasar modal melalui Bank Mandiri mencapai Rp 273,61 triliun dari total transaksi anggota bursa, yang tercatat sebesar Rp 657,33 triliun.





.jpg)










