IHSG rebound ke 6.130 di akhir kuartal III didorong sektor industri dan pelandaian harga minyak. Simak proyeksi pasar dan rupiah 30 September 2026.
Stabilitas.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan sinyal pemulihan terbatas pada penutupan perdagangan Sesi I, Rabu (30/9/2026), seiring dengan momentum penutupan kuartal III-2026. Indeks berhasil kembali ke atas level 6.130 ditopang oleh penguatan sektor industri dan barang baku, serta meredanya lonjakan harga minyak mentah global yang turut memberikan ruang napas bagi nilai tukar rupiah. Pelaku pasar kini mencermati potensi aksi window dressing dan rilis data inflasi jelang perdagangan sesi kedua.
Pada penutupan Sesi I hari ini (30/9/2026), IHSG ditutup menguat tipis 9,18 poin (+0,15%) ke level 6.130,88. Penguatan indeks ditopang oleh laju sektor industri (IDXINDUST) yang melesat 1,63% serta sektor barang baku (IDXBASIC) sebesar 0,91%.
- Proyeksi Sesi II & Tren Hari Ini: Indeks berpotensi melanjutkan technical rebound menguji level resistance terdekat di kisaran 6.152, dengan batas support krusial yang terjaga di level 6.100–6.120. Pelaku pasar mengantisipasi volatilitas tipikal penutupan buku kuartalan.
- Sentimen Pasar: Katalis positif datang dari pelandaian harga minyak mentah global yang mengurangi tekanan inflasi impor. Namun, sikap pasar modal global yang masih mencermati arah suku bunga The Fed tetap membatasi ruang kenaikan agresif.
- Fokus Sektor/Saham: Saham-saham top gainers LQ45 sesi I mencakup UNTR, HRTA, dan DEWA. Selain itu, minat beli selektif terlihat pada saham komoditas dan energi seperti BUMI, ANTM, dan TINS.
Nilai Tukar Rupiah (USD/IDR)
BERITA TERKAIT
Kurs rupiah di pasar spot bergerak menguat tipis ke kisaran Rp17.849 per dolar AS pada perdagangan siang hari ini, setelah sempat bertengger di area Rp17.918 per dolar AS. Posisi JISDOR Bank Indonesia tercatat di Rp17.998 per dolar AS per penutupan kemarin (Bank Indonesia JISDOR).
- Analisis Makro: Koreksi pada harga minyak dunia memberikan sentimen positif bagi neraca perdagangan energi Indonesia, menahan laju penguatan indeks dolar AS (DXY) terhadap mata uang regional.
- Proyeksi: Rupiah diperkirakan bergerak stabil dalam rentang konsolidasi Rp17.820–Rp17.920 per dolar AS hingga penutupan perdagangan sore nanti.
Komoditas (Emas & Minyak)
- Emas: Harga spot emas global mulai menunjukkan pemulihan ke kisaran US$4.157,39 per troy ons. Sementara itu, harga buyback emas batangan Antam hari ini berada di posisi Rp2.470.500 per gram.
- Minyak Mentah: Minyak mentah Brent terkoreksi wajar ke rentang US$96,29–US$96,49 per barel, dan WTI berada di level US$89,35 per barel. Penurunan ini dipicu oleh mulai pulihnya aliran ekspor minyak dari Timur Tengah.
Ajaib Sekuritas: dalam riset hariannya merekomendasikan strategi trading buy dan accumulative buy pada saham berbasis komoditas dan emas, seperti BRMS, RATU, dan EMAS menjelang rilis data makro ekonomi AS.
Konsensus Analis Pasar: Menurut laporan riset pasar, IHSG dinilai memiliki momentum menguji level 6.152 dengan catatan indeks mampu mempertahankan posisinya di atas level pembukaan sesi pertama. ***

















