JAKARTA, Stabilitas– Direktur Utama Bank Panin Herwidayatmo mengatakan, hingga saat ini modal inti bank Panin telah melampaui Rp30 Triliun. Namun saat ditanya mengenai rencana menjadikan Bank Panin sebagai bank BUKU IV, dirinya mengaku masih enggan karena masih mengarap sektor komersial.
“Belum. Masih fokus ke komersial dulu jadi nanti dulu lah. Meskipun modal kita sudah lebih dari 30 Triliun, kita nggak mau cepat-cepat jadi BUKU IV,”kata Herwidayatmo di Gedung Panin, Selasa, (5/3/2019).
- Baca juga: Himpun Dana Ritel Bank Panin Tebar Hadiah
Meski belum memiliki keinginan naik BUKU, dirinya tidak menutup kemungkinan naik menjadi buku IV jika sewaktu-waktu ditunjuk oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sesuai dengan peraturan OJK Nomor 6/POJK.03/2016 tentang Kegiatan Usaha dan Jaringan Kantor Berdasarkan Modal Inti Bank, maka bank dengan modal inti minimal Rp 30 triliun tergolong sebagai Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) IV.
“Ini tergantung nanti kalau otoritas menetapkan kita BUKU IV ya kita ikut. Tapi kalau enggak ya enggak. Buku IV kalau ada aturan kita gak ada pilihan loh! Hari itu ditetapkan (jadi bank BUKU IV), hari itu juga diterapkan,”paparnya.
Untuk informasi, tahun 2018 kinerja PaninBank berhasil membukukan Laba bersih sebesar Rp3,19 triliun, atau naik 59 persen terutama berasal dari peningkatan pendapatan bunga bersih. Net Interest Margin (NIM) mencapai 4,84 persen. Pendapatan Operasional lainnya sebesar Rp. 2,86 triliun, meningkat 56,69 persen dibanding tahun 2017 yang mencapai Rp1,82 triliun. Total aset konsolidasi per 31 Desember 2018 sebesar Rp. 207,2 triliun, sedangkan total Kredit yang diberikan mencapai Rp151,6 triliun. Porsi kredit Rite! dan Komersial saat ini sebesar 58 persen dari total kredit.
Sejalan dengan kemajuan teknologi, PaninBank memperluas basis nasabah dengan memanfaatkan teknologi digital banking. Disamping peningkatan pelayanan PaninBank menyediakan berbagai jaringan elektronik seperti Mobile dan Internet Banking, pembayaran berbasis kartu E-Money, Kartu Kredit, serta jangkauan Kantor Cabang yang mencapai 550 kantor. (Is)

















