Stabilitas.id – Struktur persaingan perbankan kasta tertinggi di Indonesia diprediksi akan semakin ramai. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan sinyal bahwa terdapat dua hingga tiga bank dari Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) III yang berpotensi naik kelas menjadi KBMI IV pada tahun ini.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengungkapkan bahwa sejumlah bank telah mengajukan permohonan kenaikan kelas. Posisi permodalan bank-bank tersebut saat ini dinilai sudah sangat mendekati ambang batas modal inti KBMI IV, yakni di atas Rp70 triliun.
“Mungkin tahun ini, kalau saya perkirakan sekitar dua atau tiga [bank yang naik kelas]. Angkanya kalau dilihat itu hanya tinggal sedikit saja sudah masuk ke KBMI IV,” ujar Dian saat dijumpai di Jakarta, Rabu (25/3/2026).
BERITA TERKAIT
Dorongan Keberlanjutan di Tengah Volatilitas
OJK terus mendorong bank-bank besar untuk memperkuat modal intinya. Bank yang masuk kategori KBMI IV dinilai memiliki daya tahan yang lebih berkelanjutan serta mampu memberikan daya dorong yang lebih besar terhadap perekonomian nasional melalui kapasitas pendanaan yang lebih luas.
Meski dibayangi ketegangan geopolitik global antara Iran dan Amerika Serikat yang menekan ekonomi dunia, Dian meyakini stabilitas sistem keuangan domestik masih terjaga. OJK tetap meminta perbankan waspada dan menjadikan volatilitas global sebagai alarm peringatan dini (early warning sign).
“Perang ini seolah-olah memang bukan ‘menghajar’ satu negara, ini seperti menghajar ekonomi dunia. Industri harus menyiapkan langkah antisipatif,” tambahnya.
Profil Kelompok Bank KBMI III
Sebagai informasi, per Juni 2025, OJK mencatat terdapat 4 bank di kategori KBMI IV dan 14 bank di kategori KBMI III. Kelompok KBMI III (modal inti Rp14 triliun – Rp70 triliun) menunjukkan performa yang solid sebagai berikut:
| Indikator Keuangan (KBMI III per Juni 2025) | Rasio/Capaian |
| Capital Adequacy Ratio (CAR) | 24,53% |
| Return on Assets (ROA) | 1,72% |
| Net Interest Margin (NIM) | 3,58% |
| Loan to Deposit Ratio (LDR) | 90,89% |
| BOPO (Efisiensi) | 86,41% |
Peta Jalan Menuju 2027
Sinyal kenaikan kelas ini sejalan dengan target jangka panjang OJK yang dicanangkan sejak awal 2025, di mana otoritas membidik setidaknya enam bank akan bergeser dari KBMI III menjadi KBMI IV dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan.
Dengan tambahan anggota baru di kelompok KBMI IV, peta persaingan perbankan tanah air tidak lagi hanya didominasi oleh “Big Four” tradisional, melainkan akan muncul kekuatan baru dengan kapasitas modal yang setara untuk mendukung pembiayaan skala besar dan transformasi digital yang lebih masif. ***

















