PT Patra Logistik kolaborasi dengan KKN UGM adakan workshop hampers sembako & beri bantuan alat pertanian elektrik bagi KWT di Bantul, Yogyakarta.
Stabilitas.id – PT Patra Logistik melanjutkan komitmen pilar Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan fokus pada penguatan kapasitas ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Berkolaborasi dengan tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM), anak perusahaan PT Pertamina Patra Niaga ini menggelar workshop pelatihan pembuatan hampers sembako bagi kelompok PKK dan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Argorejo dan Argodadi, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
Kegiatan yang diikuti oleh 40 orang peserta tersebut dirancang untuk membekali kaum perempuan dengan keterampilan ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan alternatif maupun unit usaha produktif berbasis kelompok.
Asah Keterampilan Pengemasan dan Strategi Pemasaran Produk
BERITA TERKAIT
Diintegrasikan ke dalam pilar Pertamina Berdikari, pelatihan ini memadukan pembekalan teori dengan praktik pengemasan secara langsung. Para peserta diajarkan teknik merangkai berbagai jenis hampers, seni pemetakan estetika kemasan, strategi promosi digital, hingga kalkulasi penentuan harga jual (pricing strategy) untuk meningkatkan nilai tambah (value-added) produk.
Melalui orientasi praktik tersebut, anggota PKK dan KWT tidak hanya belajar merangkai hampers, tetapi juga memahami rantai pengembangan produk dari sisi pengemasan profesional yang siap bersaing di pasar ritel modern.
Corporate Secretary PT Patra Logistik, Prakoso Yoga Ferlando menyampaikan bahwa keterlibatan perempuan dalam aktivitas ekonomi produktif menjadi kunci dalam membangun kemandirian ekonomi keluarga dan komunitas sekitar area operasi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan keterampilan yang bisa dikembangkan sesuai dengan potensi daerah. Kami berharap pengetahuan mengenai kemasan dan pemasaran ini dapat dimanfaatkan peserta sebagai peluang usaha produktif yang berkelanjutan,” ujar Prakoso dalam keterangan resminya, Minggu (23/8/2026).
Apresiasi senada disampaikan oleh Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Sedayu, Riadi. Pihaknya menyambut positif kolaborasi akademisi dan BUMN dalam membimbing warga lokal. “Semoga keterampilan baru ini dapat dikelola oleh kelompok wanita tani dan PKK untuk meningkatkan kesejahteraan warga Sedayu,” kata Riadi.
Dukungan Peralatan Modern untuk Kelompok Wanita Tani (KWT)
Selain membekali peserta dengan keterampilan ekonomi kreatif, PT Patra Logistik memberikan bantuan sarana pendukung produksi pertanian modern bagi Kelompok Wanita Tani di kawasan tersebut.
Bantuan yang diserahkan meliputi alat penyemprot tanaman elektrik (electric sprayer), kran air dengan sistem pengatur waktu otomatis (automatic timer faucet), serta jaring pelindung penanaman (paranet/plant netting). Bantuan teknologi tepat guna ini difungsikan untuk membantu proses budidaya tanaman hortikultura yang dikelola KWT agar berlangsung lebih efisien, hemat tenaga, dan memiliki produktivitas panen yang lebih tinggi.
Melalui sinergi erat bersama UGM dan pemerintah daerah setempat, Patra Logistik menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program TJSL yang terukur, inklusif, dan berdampak jangka panjang bagi kemandirian ekonomi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. ***

















