Jakarta – PermataBank Syariah memberikan layanan haji dengan sentuhan teknologi agar lebih memudahkan nasabah dalam mendapatkan nomor porsi haji yang menentukan tahun keberangkatan dari sistem Siskohat (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu). PermataBank Syariah adalah salah satu bank penyelenggara Ibadah Haji (BPS BPIH).
"Permata Tabungan iB Haji akan mempermudah nasabah pergi ke tanah suci dengan jaringan kantor di 60 kota dan 264 cabang offline chanelling" tutur Achmad K. Permana, Direktur Unit Usaha Syarian PermataBank saat peluncuran layanan haji di Jakarta, Kamis (30/1).
Sebelumnya, per 30 September 2013 PermataBank Syariah meraup laba sebesar Rp426,1 miliar atau meningkat 142% secara year-on-year (yoy) dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp176,3 miliar.
BERITA TERKAIT
Selain itu pembiayaan yang disalurkan PermataBank Syariah tumbuh 94% dari Rp5,9 triliun pada September 2012 menjadi Rp11,5 triliun pada September 2013. Total aset secara konsolidasi pada sembilan bulan di tahun 2013 mencapai Rp15,8 triliun atau naik secara signifikan hingga 90% yoy dari tahun sebelumnya sebelumnya sebesar Rp8,3 triliun.
Dana pihak ketiga pun meningkat hingga 82% yoy menjadi Rp11,7 triliun. Tabungan dan Giro membukukan kenaikan yang tajam masing-masing sebesar 38% dan 80% menjadi Rp4,2 triliun dan Rp694 miliar. Deposito meningkat 128% yoy menjadi Rp6,8 triliun di akhir September 2013.
Berdasarkan Peraturan Menteri Agama No. 30 tahun 2013 tentang peraturan pengelolaan dana ibadah haji yang harus dilakukan oleh Bank Syariah atau Bank Umum yang memiliki Unit Usaha Syariah, maka Kemenag dalam hal ini meloloskan 17 Bank Syariah sebagai Bank Penerima Setoran Biaya.

















