• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, Juli 12, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Finance

Porsi Pembiayaan Produktif Turun 34%, AFTECH Dorong Solusi Credit Scoring Inovatif

oleh Stella Gracia
7 Juli 2026 - 19:32
14
Dilihat
Porsi Pembiayaan Produktif Turun 34%, AFTECH Dorong Solusi Credit Scoring Inovatif

Oplus_131072

0
Bagikan
14
Dilihat

AFTECH berkomitmen mengarahkan pembiayaan P2P lending (LPBBTI) untuk sektor produktif UMKM, serta mendorong implementasi inovasi credit scoring (PKA).

Stabilitas.id – Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) menegaskan komitmennya bahwa penyaluran pembiayaan produktif melalui Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) atau peer-to-peer (P2P) lending akan tetap diarahkan untuk menopang sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sekretaris Jenderal AFTECH, Firlie Ganinduto, menjelaskan bahwa platform P2P lending telah bertransformasi menjadi salah satu instrumen keuangan alternatif yang paling diminati oleh para pelaku usaha di akar rumput, terutama bagi jenis usaha yang berskala individu atau perorangan.

“P2P lending ini adalah salah satu alternatif pembiayaan yang banyak digunakan untuk UMKM,” ungkap Firlie dalam konferensi pers di sela-sela agenda Indonesia Digital Bank Summit 2026 di Jakarta, Selasa (7/7).

Langkah strategis untuk tetap mempertahankan fokus pada segmen UMKM ini meluncur di tengah dinamika koreksi pasar keuangan digital. Merujuk data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), porsi penyaluran pembiayaan pada sektor fintech produktif sempat mencatatkan tren penurunan performa sebesar 34,09 persen pada periode April 2026 lalu.

Kendati tengah menghadapi fase penurunan secara makro, AFTECH memastikan seluruh platform di bawah naungannya akan tetap konsisten memprioritaskan arus modal ke sektor-sektor produktif. Hal ini dilakukan demi menjaga stabilitas serta memberikan dampak kontribusi yang jauh lebih besar terhadap perputaran roda ekonomi nasional.

Inovasi Credit Scoring 

Guna mengantisipasi risiko serta mengoptimalkan kualitas penyaluran dana produktif ke depan, AFTECH menyodorkan solusi alternatif berbasis ekosistem teknologi. Salah satu langkah terobosan yang kini gencar didorong adalah pemanfaatan Pemeringkat Kredit Alternatif (PKA) atau sistem credit scoring inovatif.

Berikut adalah peran strategis implementasi sistem PKA dalam ekosistem pembiayaan produktif:

Komponen Infrastruktur Mekanisme Kerja Teknologi Dampak Positif Bagi Sektor Produktif

Pemeringkat Kredit Alternatif (PKA)

Memantau dan menganalisis rekam jejak serta tingkat kelayakan calon debitur secara real-time.

BERITA TERKAIT

IASC Blokir Ratusan Ribu Rekening dan Amankan Dana Rp 674 Miliar

Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

Sita Aset Rp114,5 Miliar: Komitmen OJK Selamatkan Uang Nasabah Prolife (Indosurya Life)

Harmonisasi Perpres, OJK Rilis POJK 10/2026 Guna Perluas Cakupan Bursa Karbon

Memitigasi risiko kredit macet sebelum dana disalurkan oleh platform pembeli.

Credit Scoring Inovatif

Membuka akses data non-konvensional bagi pelaku UMKM yang belum tersentuh perbankan (unbanked).

Memperluas jangkauan dan mempercepat proses persetujuan pembiayaan produktif.

Melalui penguatan integrasi sistem layanan penilaian risiko terkomputerisasi ini, industri keuangan digital diharapkan dapat meminimalkan keraguan para pemberi dana (lender). Dengan begitu, stabilitas penyaluran modal ke sektor-sektor usaha produktif di Indonesia dapat terus terjaga dan tumbuh secara berkelanjutan. ***

Tags: #UMKMaftechcredit scoringFintech IndonesiaFirlie GanindutoLPBBTIojkP2P Lendingpembiayaan produktifPKA
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Sokong Ekosistem Halal Malang Raya, CIMB Niaga Syariah Resmikan Syariah Digital Branch

Selanjutnya

Dolar AS Menguat Imbas Sinyal Hawkish The Fed, BI Sebut Nilai Tukar Rupiah Relatif Tangguh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BNI (BBNI) Serap USD700 Juta dari Global Bond, Oversubscribe hingga 3,6 Kali

BNI Tegaskan Kepercayaan Nasabah Jadi Fondasi Industri Keuangan Digital Masa Depan

oleh Sandy Romualdus
11 Juli 2026 - 14:38

BNI meyakini inovasi harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga keamanan dan kepentingan nasabah. Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero)...

BNI Tegaskan Komitmen Dorong Ekonomi Digital di Indonesia Digital Bank Summit 2026

BNI Tegaskan Komitmen Dorong Ekonomi Digital di Indonesia Digital Bank Summit 2026

oleh Stella Gracia
11 Juli 2026 - 10:18

Sejalan dengan semangat Swadharma Bhakti Nagara, BNI senantiasa menghadirkan inovasi dan memperkuat kolaborasi untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat, dunia...

Perluas Akses Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7,00%

Perluas Akses Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7,00%

oleh Stella Gracia
10 Juli 2026 - 18:59

Stabilitas.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menghadirkan kesempatan bagi masyarakat untuk berinvestasi pada Obligasi Negara Ritel (ORI)...

BNI Bawa Mitra Binaan Batik ke Puspa Nuswantara 2026

BNI Bawa Mitra Binaan Batik ke Puspa Nuswantara 2026

oleh Stella Gracia
10 Juli 2026 - 15:28

BNI menjalankan peran tersebut sebagai bagian dari sinergi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia dalam memperkuat sektor produktif, termasuk industri...

BNI Dukung UMKM Batik Lewat Puspa Nuswantara 2026

BNI Dukung UMKM Batik Lewat Puspa Nuswantara 2026

oleh Stella Gracia
10 Juli 2026 - 12:49

BNI terus menghadirkan berbagai inisiatif untuk mendukung UMKM batik agar mampu berkembang, memperluas jangkauan pasar, serta memanfaatkan transformasi digital sebagai...

Masuk Ekosistem Danantara, Pegadaian Gembleng Ratusan Tenaga Penjualan Terbaik

Masuk Ekosistem Danantara, Pegadaian Gembleng Ratusan Tenaga Penjualan Terbaik

oleh Stella Gracia
9 Juli 2026 - 19:20

PT Pegadaian (Persero) menyelenggarakan Sales Town Hall 2026 untuk menyelaraskan strategi bisnis di bawah ekosistem Danantara Indonesia sekaligus memperkuat kompetensi...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

    Tarik PPh 22 di Marketplace, DJP Bidik Pajak Digital Melonjak Hingga Rp 24 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DJP Kejar Pajak Digital, Strava dan Kling AI Resmi Kena PPN 11 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Laba Rp66,59 Miliar, RUPST KB Bank (BBKP) Rombak Jajaran Direksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

BNI Tegaskan Kepercayaan Nasabah Jadi Fondasi Industri Keuangan Digital Masa Depan

BNI Tegaskan Komitmen Dorong Ekonomi Digital di Indonesia Digital Bank Summit 2026

Optimisme Jangka Panjang Kuat, Indeks Ekspektasi Konsumen BI Tembus 126,4

Survei BI: Indeks Penjualan Riil Juni 2026 Diproyeksi 221,6, Kontraksi Bulanan Menyusut

Perluas Akses Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7,00%

BNI Bawa Mitra Binaan Batik ke Puspa Nuswantara 2026

IASC Blokir Ratusan Ribu Rekening dan Amankan Dana Rp 674 Miliar

Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

BNI Dukung UMKM Batik Lewat Puspa Nuswantara 2026

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Modal Asing Rp8,12 Triliun Kabur dari RI Pekan Lalu, Investor Ramai Jual SBN & SRBI

Dolar AS Menguat Imbas Sinyal Hawkish The Fed, BI Sebut Nilai Tukar Rupiah Relatif Tangguh

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance