JAKARTA, Stabilitas.id – Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus mengambil langkah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dengan meluncurkan program KPR Green Financing. Program ini tidak hanya menawarkan hunian terjangkau, tetapi juga mempromosikan kelestarian lingkungan.
“Dengan penawaran DP mulai dari 0% dan suku bunga terbaik hanya 4,65% fixed selama 3 tahun atau 5,65% fixed selama 5 tahun, kami berharap dapat berkontribusi signifikan terhadap penerapan program Green Development,” ungkap Direktur Konsumer BRI, Handayani pada Jum’at (16/02/2024).
Program ini ditujukan bagi para pengembang yang menjadi rekanan BRI dan mendapatkan status istimewa sebagai “Developer Green”. Melalui program ini, BRI menargetkan dapat menyumbang sebesar Rp2,5 Triliun untuk mendukung pembangunan ramah lingkungan.
BERITA TERKAIT
Sejak diluncurkan bersamaan dengan KPR BRI Virtual Expo, BRI telah mempromosikan pentingnya hunian yang sehat dan ramah lingkungan. Melalui berbagai program seperti Talkshow milenial cuan, Mini Property Expo Goes to Developer, dan website resmi Homespot.id untuk KPR Green Financing, BRI terus mengedukasi masyarakat tentang keberlanjutan lingkungan.
Handayani menekankan bahwa pembiayaan hijau semakin penting seiring dengan tuntutan keberlanjutan lingkungan. Namun, saat ini, tren green financing atau investasi hijau masih belum merata.
“BRI berkomitmen untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi hijau melalui sustainable business financing. Meskipun banyak produk keuangan yang mendukung keberlanjutan, masih ada ruang untuk peningkatan,” tambahnya.
Dalam upaya mewujudkan visi tersebut, Handayani berharap mendapat dukungan penuh dari pemerintah, pengusaha, developer, dan masyarakat umum. Pemerintah diharapkan dapat memberikan pedoman teknis untuk memudahkan bank dalam menerapkan perbankan hijau, sementara pengembang diharapkan lebih peduli terhadap Program Green Development dengan melakukan self assessment Green Concept.
Semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya konsep hijau diharapkan dapat mendorong pembangunan yang ramah lingkungan di masa depan. ***
Penulis : Tsavirha Almara

















