• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, September 14, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Market

Proyeksi Kurs Rupiah Hari Ini (14/7): Analis Terbelah Antara Rating S&P dan Isu Hukum

oleh Stella Gracia
14 Juli 2026 - 08:56
20
Dilihat
Agresivitas The Fed Diprediksi Melemah, Rupiah Menguat
0
Bagikan
20
Dilihat

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diproyeksi bergerak bervariasi pada perdagangan hari ini (14/7). Analis mencerminkan pasar terbelah antara sentimen positif S&P Ratings dan isu hukum domestik.

Stabilitas.id – Nilai tukar rupiah di pasar spot diproyeksi memiliki peluang menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (14/7/2026), setelah mengalami tekanan pada hari sebelumnya.

  • Baca juga: Serapan Kenaikan Bunga Juni Belum Optimal, Motto Stability Over Growth Masih Relevan Bagi BI

Sebagai catatan, pada perdagangan Senin (13/7/2026), rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,24% secara harian ke level Rp 18.109 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan serupa juga tecermin pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) yang merosot 0,34% ke angka Rp 18.131 per dolar AS.

Untuk perdagangan hari ini, pergerakan mata uang Garuda diproyeksikan akan dipengaruhi oleh tarik-menarik antara sentimen positif eksternal dan isu hukum domestik.

BERITA TERKAIT

Serapan Kenaikan Bunga Juni Belum Optimal, Motto Stability Over Growth Masih Relevan Bagi BI

Imbas Penurunan Keyakinan Konsumen dan Eskalasi Iran-AS, Kurs Rupiah Kembali Anjlok

Fundamental Kokoh, BI Sebut Tekanan Rupiah Murni Terkerek Sentimen Global

S&P Tahan Rating RI, Menkeu Purbaya: Sentimen Negatif Sirna, Siap-Siap Beli Saham!

Sentimen Positif: S&P Pertahankan Peringkat Utang Indonesia

Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong memproyeksikan rupiah berpotensi berbalik menguat hari ini. Sentimen positif ini didorong oleh langkah lembaga pemeringkat internasional, S&P Global Ratings, yang tetap mempertahankan peringkat utang (sovereign credit rating) Indonesia pada level BBB dan jangka pendek A-2 dengan prospek stabil.

Dalam laporannya, S&P menilai penurunan metrik fiskal dan eksternal Indonesia saat ini bersifat temporer. Kondisi tersebut diperkirakan akan segera berbalik seiring dengan prospek kenaikan harga komoditas serta laju perubahan kebijakan yang lebih stabil di masa mendatang.

  • Proyeksi Kurs: Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak menguat terbatas.

    • Baca juga: Imbas Penurunan Keyakinan Konsumen dan Eskalasi Iran-AS, Kurs Rupiah Kembali Anjlok
  • Rentang Pergerakan: Diproyeksi berada di kisaran Rp 18.000 – Rp 18.150 per dolar AS.

Sentimen Negatif: Sorotan Kasus Hukum dan Risiko Geopolitik

Pandangan berbeda disampaikan oleh Analis Mata Uang & Komoditas, Ibrahim Assuaibi. Menurutnya, rupiah justru berpotensi fluktuatif namun cenderung ditutup melemah akibat respons negatif pasar terhadap isu penegakan hukum di dalam negeri.

Pasar mencermati dugaan kasus korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Ibrahim menilai, persepsi terhadap sistem hukum yang buruk dapat menjadi batu sandungan bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan merusak iklim investasi.

  • Dampak Target Makro: Lingkungan bisnis yang terganggu akibat kasus hukum dinilai membuat target pertumbuhan ekonomi menuju 8% menjadi sulit dicapai.

  • Faktor Eksternal: Pergerakan rupiah hari ini juga dibayangi oleh ketidakpastian global akibat eskalasi geopolitik yang terus berlanjut di kawasan Timur Tengah.

    • Baca juga: Fundamental Kokoh, BI Sebut Tekanan Rupiah Murni Terkerek Sentimen Global
  • Rentang Pergerakan: Ibrahim memprediksi rupiah bergerak fluktuatif dan ditutup melemah di rentang Rp 18.100 – Rp 18.150 per dolar AS. ***

Tags: Dolar ASFebrie Adriansyahkurs jisdorkurs rupiahprediksi rupiahrupiah hari iniS&P Global Ratings
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Ultah ke-56, KB Bank Tebar Manfaat untuk UMKM, Karyawan, hingga Sektor Pendidikan

Selanjutnya

Fokus SDM Unggul, bank bjb Gandeng Kemenaker Dorong Daya Saing Industri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Geopolitik Timur Tengah Picu Volatilitas Global: Ruang Pelonggaran Moneter BI Kian Terbatas

Disiplin Fiskal Topang Optimisme, Pasar Saham dan Obligasi RI Catat Kinerja Gemilang di Agustus 2026

oleh Stella Gracia
11 September 2026 - 12:56

Ulasan Pasar Manulife Agustus 2026 menyoroti penguatan pasar saham RI sebesar 4,64% dan pasar obligasi 2,12%, didorong disiplin fiskal dan...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

IHSG Menjelang Akhir Pekan Uji Resiliensi di Area 6.670, Teror Profit Taking Bayangi Perbankan dan Energi

oleh Sandy Romualdus
11 September 2026 - 07:06

Analisis pasar modal 11 September 2026: IHSG uji resiliensi di 6.670 menjelang akhir pekan, Rupiah stabil di Rp 17.585/USD, emas...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Kilas Pasar Pagi: IHSG Consolidate-Bullish, Rupiah Dibuka Stabil, Emas Antam Bertahan di Level Tinggi

oleh Sandy Romualdus
10 September 2026 - 08:49

Kilas pasar saham 10 September 2026: Jelang Sesi I, IHSG siap uji resistance 6.700. Pantau stabilitas pasar spot Rupiah, update...

Adopsi Kripto RI Tembus Peringkat 7 Global, Tokocrypto Sebut Pasar Domestik Masih Underrated

Adopsi Kripto RI Tembus Peringkat 7 Global, Tokocrypto Sebut Pasar Domestik Masih Underrated

oleh Sandy Romualdus
9 September 2026 - 14:47

CEO Tokocrypto Calvin Kizana menilai pasar kripto Indonesia masih dipandang sebelah mata oleh investor global, meski basis penggunanya telah menembus...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

IHSG Menguji Level 6.700, Dorongan Sektor Perbankan dan Konsumer Warnai Awal Perdagangan

oleh Sandy Romualdus
9 September 2026 - 07:36

Kilas analisis pasar saham hari ini: IHSG menguji resistance 6.700, Rupiah bergerak stabil di Rp 17.585/USD, harga emas Antam bertahan...

Asing Borong SBN Rp15,3 Triliun, Penghimpunan Dana Pasar Modal Tembus Rp128,8 Triliun

Asing Borong SBN Rp15,3 Triliun, Penghimpunan Dana Pasar Modal Tembus Rp128,8 Triliun

oleh Stella Gracia
8 September 2026 - 13:08

Pasar modal Agustus 2026 catat net buy asing Rp15,35 triliun di SBN. Penghimpunan dana korporasi capai Rp128,8 triliun dengan 31...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Desak Bank KBMI 1 Konsolidasi, Buka Opsi Merger Demi Penuhi Free Float 15%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Perluas Jangkauan Bisnis, BNI Fasilitasi Solusi Digital di Beyoutiful Symphony Festival 2026

Implementasi Sustainable Finance, Portofolio ESG BRI Tembus Rp842,1 Triliun di Triwulan II 2026

Evaluasi Standar Global, KRQA-SQC Gelar Audit Terintegrasi di PT Trans Yeong Maritime

Kinerja Penjualan Eceran Menguat, BI Prediksi Tekanan Inflasi Melandai di Akhir Tahun

Genjot Penetrasi Merchant di Kota Kembang, Bank BSN Rilis Program Serbu Ekosistem

Lintasarta Rilis Bandwidth on Demand untuk Akselerasi Infrastruktur Digital Perbankan

BRICS Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal, RI Dorong Konektivitas Pembayaran Lintas Negara

Asia Care Survey 2026: Warisan Bukan Lagi Prioritas Tunggal, 40% Aset Disiapkan untuk Anak

Prof. Syafii Antonio Usulkan Alokasi 15% Dana APBN dan BUMN untuk Pacu Bank Syariah

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Fokus SDM Unggul, bank bjb Gandeng Kemenaker Dorong Daya Saing Industri

Fokus SDM Unggul, bank bjb Gandeng Kemenaker Dorong Daya Saing Industri

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance