BOGOR, Stabilitas — Putera Sampoerna Foundation (PSF) bekerjasama dengan HSBC melalui Faculty of Business – Sampoerna University kembali melakukan pelatihan dan pembinaan terhadap para pelaku UMKM di Bogor.
Pelatihan lanjutan ini dilatarbelakangi oleh survey yang dilakukan oleh Sampoerna University pada bulan November 2015 lalu, yang menunjukkan bahwa literasi dan inklusi terhadap bidang keuangan dan finansial para pelaku UMKM di kota Bogor masih tergolong rendah, dikarenakan masih ada lebih dari 50% pelaku yang tidak memiliki pengetahuan dasar di bidang pengelolaan keuangan.
Pada pelatihan yang dibuka oleh Ibu Yane Ardian, Ibu Walikota Bogor yang juga adalah Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bogor, sebanyak 45 peserta yang berasal dari pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ini diberikan pembekalan dalam hal pembuatan laporan keuangan sederhana, cara pengaplikasian kredit bank, serta pelatihan e-commerce, yang akan mendukung perkembangan usaha mereka.
“Terdapat lebih dari 15 ribu orang di Kota Bogor yang bermata pencaharian sebagai wirausaha mikro, kecil dan menengah. Dengan jumlah tersebut, kemampuan mereka dalam memperkuat usaha, akan memberikan kontribusi terhadap penguatan struktur ekonomi Kota Bogor,” ujar Yane Ardian melalui siaran persnya, Jumat 4/4).
“Karena itulah kami sangat mendukung program pelatihan yang diberikan oleh Sampoerna University, HSBC dan Bank Ekonomi, karena dengan membantu para pelaku UMKM mendalami pemahaman di bidang finansial dasar, hal ini diharapkan akan mengurangi ketergantungan dan tekanan yang selama ini seringkali mereka terima dari bank keliling/rentenir,” tambahnya.
“Program literasi dan edukasi ini membantu para pelaku UMKM untuk lebih mengenal dan memahami industri keuangan, lebih mampu mengakses produk – produk keuangan serta membangun perilaku pengelolaan keuangan yang baik. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerjasama dengan Sampoerna University dalam menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari program edukasi tahun 2016.” ujar Horas VM Tarihoran, Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK.
“Gabungan materi ini sangat diperlukan oleh UMKM dimana kegiatan ini diharapkan bisa menjadi sebuah program yang berkelanjutan bagi para peserta terhadap para pelaku UMKM lainnya”,” ujar Bapak Bambang Setiono, Ph.D selaku Manager Program Perbankan dan Keuangan HSBC PSF.
Kegiatan pelatihan dan pembinaan ini merupakan salah satu aktivitas dari kegiatan pengabdian masyarakat (Community Development) yang menjadi bagian dari program pendidikan perbankan dan keuangan, hasil kerja sama antara HSBC Indonesia dan Putera Sampoerna Foundation (PSF) melalui Sampoerna University (SU).
Program kerja sama antara PSF dan HSBC ini akan berlangsung selama tiga tahun ke depan. Berbagai kegiatan yang mampu memberikan kontribusi secara nyata akan digelar secara berkelanjutan, diantaranya rangkaian pelatihan yang ditujukan bagi UMKM, dosen dan pelaku di bidang perbankan, serta pemberian beasiswa di bidang ilmu perbankan.
Kegiatan ini juga akan melibatkan pihak internal HSBC Indonesia sebagai relawan yang turun langsung untuk terlibat dalam untuk pembuatan studi kasus, menjadi pembicara pada kegiatan terkait keuangan dan finansial yang digelar oleh Sampoerna University, maupun perguruan tinggi lain yang menerima manfaat dari program pendidikan ini.

















