Stabilitas.id – PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) secara agresif memperluas penetrasi pasar ritel investor muda dengan menyasar ekosistem komunitas eSports. Melalui kolaborasi strategis bersama Polda Jawa Tengah dalam festival eSports Kapolda Jateng Cup 2026 di De Tjolomadoe, Karanganyar, IPOT meluncurkan misi besar sebagai pelopor National AI Transformation Platform.
Langkah edukasi finansial bertajuk “Generasi Jateng Cerdas Rupiah” ini sengaja digelar untuk meredam tingginya anomali fenomena Fear of Missing Out (FOMO) investasi di kalangan generasi digital.
President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The, menyoroti adanya gap kritis antara tingkat inklusi dan literasi keuangan anak muda di Indonesia saat ini. Merujuk data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK, indeks inklusi keuangan pemuda usia 18–25 tahun telah melesat hingga 89,96%, namun indeks literasi finansialnya tertinggal di level 73,22%.
BERITA TERKAIT
“Kesenjangan sebesar 16,74% ini menjadi alarm keras bahwa 1 dari 5 anak muda nekat berinvestasi tanpa paham risiko. Hal ini berujung pada rendahnya keaktifan pasar, di mana hanya 1 dari 14 investor terdaftar yang aktif bertransaksi setiap bulannya,” urai Moleonoto, dikutip Senin (22/6/2026).
Sebagai institusi sekuritas tepercaya dengan Dana Kelolaan (Asset Under Management/AUM) mencapai kisaran Rp312 triliun dan ditopang lebih dari satu juta nasabah, IPOT memanfaatkan turnamen ini untuk mendemokratisasikan teknologi. Fitur analisis institusional premium seperti LADI (Bandar Detection) dan AI Real-Time Cockpit kini dibuka secara gratis tanpa prasyarat saldo minimum bagi investor ritel muda.
Guna mendobrak stigma bahwa investasi itu rumit, Equity Analyst IPOT Brigita Kinari memaparkan materi taktis bertajuk “Rahasia Menjadi Pro Player Finansial di Era AI”. IPOT mengonversi skill set ketangkasan gamers (seperti Map Awareness, Timing, dan Item Build) ke dalam formula pengelolaan modal dunia nyata.
Brigita mengimbuhkan, proses investasi harus mengikuti urutan berburu poin (farming) yang logis, mulai dari strategi early game (mengamankan dana likuid) menuju late game scaling (pertumbuhan eksponensial lewat compounding interest). Sebagai basis pertahanan investasi, IPOT juga menyediakan rekening dana nasabah ritel (xRDN) dengan tingkat imbal hasil dasar 2% per tahun untuk menahan gerusan inflasi kas mengendap.
Gandeng Infinix dan Perketat Keamanan Siber
Kemeriahan festival digital di Jawa Tengah ini kian terdongkrak lewat kolaborasi apik IPOT dengan produsen teknologi global, Infinix. Keduanya menyulap booth interaktif di De Tjolomadoe lewat fasilitas Photobooth AI, kehadiran cosplayer, serta integrasi Livestream Overlay saat siaran langsung pertandingan guna mengedukasi jutaan pemirsa di layar kaca.
Di sisi lain, untuk mengimbangi agresivitas berburu cuan, IPOT mengingatkan para anggota komunitas agar tidak menjadi “feeder finansial” akibat kecerobohan keamanan siber.
Aplikasi besutan Indo Premier ini telah dipayungi oleh arsitektur keamanan berlapis yang sangat ketat, meliputi sistem SIM OTP, ASDI Device Lock, hingga AI Threat Detection 24/7. Pengguna diimbau untuk selalu mengaktifkan fitur perlindungan anti-phishing, menjaga kerahasiaan kode OTP, serta memanfaatkan manajemen perangkat demi mewujudkan kemandirian finansial yang aman.
Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menegaskan kompetisi MLBB berjenjang yang memperebutkan total hadiah Rp200 juta ini merupakan wujud komitmen kepolisian untuk hadir dekat dengan generasi digital melalui gerakan kamtibmas modern yang kreatif dan kompetitif. ***















