• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, September 7, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Sinyal Manufaktur Solid, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 6,63 Juta TEUs di Semester I/2026

oleh Stella Gracia
27 Juli 2026 - 10:24
3
Dilihat
Kontribusi Fiskal Melejit, Pelindo Terminal Petikemas Setor Rp1,73 Triliun ke Negara
0
Bagikan
3
Dilihat

Throughput Pelindo Terminal Petikemas Semester I/2026 tumbuh 5,51% jadi 6,63 juta TEUs. Sinyal manufaktur dan perdagangan nasional solid di tengah gejolak global.

Stabilitas.id – PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mencatatkan volume bongkar muat peti kemas (throughput) sebanyak 6,63 juta TEUs sepanjang Semester I/2026. Realisasi ini tumbuh 5,51% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

  • Baca juga: Kontribusi Fiskal Melejit, Pelindo Terminal Petikemas Setor Rp1,73 Triliun ke Negara

Pertumbuhan kinerja ekosistem maritim ini didorong oleh ekspansi jaringan rute pelayaran baru, penambahan frekuensi Kunjungan Kapal (extra call), layanan direct call ke kawasan Indonesia Timur, serta naiknya permintaan logistik untuk mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN).

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Widyaswendra merincikan, arus peti kemas internasional berkontribusi sebesar 2,27 juta TEUs (tumbuh 9,13% YoY), sedangkan segmen domestik mencapai 4,36 juta TEUs (tumbuh 3,72% YoY).

BERITA TERKAIT

Kontribusi Fiskal Melejit, Pelindo Terminal Petikemas Setor Rp1,73 Triliun ke Negara

“Dari sisi perdagangan internasional, impor tercatat mencapai 1,11 juta TEUs atau tumbuh 11,67% YoY dan ekspor berada di angka 1,13 juta TEUs atau tumbuh 6,70% YoY. Indikator ini menegaskan aktivitas perdagangan nasional masih bergerak positif,” ujar Widyaswendra dalam keterangan tertulis, Senin (27/7/2026).

  • Baca juga: Ketergantungan Fiskal dan Tekanan Margin UMKM Bayangi Resiliensi Ekonomi Indonesia

Wakil Ketua Umum Bidang Maritim dan Pelabuhan DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Harry Sutanto menilai kenaikan volume impor memiliki korelasi positif terhadap kapasitas produksi industri dalam negeri.

“Sekitar 78% dari komponen impor tersebut merupakan bahan baku dan barang modal industri manufaktur. Kenaikan throughput impor mencerminkan aktivitas pabrikan di sektor riil masih berekspansi,” jelas Harry.

Senada, Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Carmelita Hartoto menyebut pertumbuhan throughput pada paruh pertama 2026 sebagai indikator pemulihan ketahanan ekonomi nasional dari ancaman stagflasi global.

“Ini sinyal positif bahwa arus barang di pelabuhan tetap terjaga. Kuncinya kini ada pada konsistensi menjaga iklim usaha, efisiensi operasional pelabuhan, dan konektivitas antardaerah agar tren ini berkelanjutan,” tutur Carmelita.

  • Baca juga: Menkeu Purbaya: Modal Asing Masuk Rp140,6 Triliun, Stabilitas Ekonomi Jaga Kepercayaan Global

Sementara itu, Pakar Logistik Maritim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Raja Oloan Saut Gurning menggarisbawahi hukum ships follow the trade dalam analisis kinerja pelabuhan. Menurutnya, pertumbuhan permintaan pelayaran dan terminal peti kemas merupakan efek pengganda (multiplier effect) langsung dari kenaikan Produk Domestik Bruto (PDB).

Di sisi lain, Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio mengingatkan pemerintah dan pengelola pelabuhan untuk segera mengurai hambatan struktural, seperti pendangkalan alur pelayaran, keterbatasan armada dredging, serta belum optimalnya pelabuhan transhipment internasional mandiri guna mengurangi ketergantungan pada hub negara tetangga. ***

Tags: ALFIArus Peti Kemas 2026Daya Saing LogistikPelindo Terminal PetikemasThroughput Pelindo
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Gubernur BI, Destry Damayanti Ditunjuk Jadi Pjs

Selanjutnya

Transformasi Layanan SME, CIMB Niaga Raih Best SME Bank Indonesia 2026 dari Euromoney

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Rasio Modal Negatif, OJK Cabut Izin Usaha PT BPRS Gaido Indonesia

Perkuat Strategi Ritel Mikro, SIG Luncurkan Semen Kujang Berteknologi Active Micro Particle

oleh Stella Gracia
4 September 2026 - 09:40

SIG resmi menghidupkan kembali merek legendaris Semen Kujang untuk menguasai pasar ritel Jawa Barat, ditopang teknologi Active Micro Particle buatan...

Rasio Modal Negatif, OJK Cabut Izin Usaha PT BPRS Gaido Indonesia

Dorong Konsep Total Building Solution, SIG Buka Prospek Positif Pasar Semen 2H26

oleh Stella Gracia
3 September 2026 - 22:37

SIG mencatatkan lonjakan laba bersih 471% yoy menjadi Rp228 miliar pada Semester I/2026, ditopang kenaikan pendapatan Rp17,65 triliun dan penurunan...

Ketergantungan Fiskal dan Tekanan Margin UMKM Bayangi Resiliensi Ekonomi Indonesia

Ketergantungan Fiskal dan Tekanan Margin UMKM Bayangi Resiliensi Ekonomi Indonesia

oleh Sandy Romualdus
3 September 2026 - 17:20

Office of Chief Economist Bank Mandiri memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,3%-5,4% pada 2026, ditopang belanja pemerintah di tengah pengetatan likuiditas...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Menkeu Purbaya: Modal Asing Masuk Rp140,6 Triliun, Stabilitas Ekonomi Jaga Kepercayaan Global

oleh Stella Gracia
2 September 2026 - 13:15

IHSG ditutup menguat 1,14% ke level 6.599,9 pada Selasa (1/9/2026) didorong net buy asing Rp2,03 triliun, di mana saham BBRI...

Perkuat Resiliensi Makro, Kemenkeu Dorong Sinergi Kebijakan KSSK dan Konsolidasi BUMN Danantara

Tekan Kerugian Bencana Rp22,85 Triliun, Kemenkeu Dorong Strategi Pre-Disaster Planning

oleh Stella Gracia
2 September 2026 - 13:14

Kemenkeu merilis sistem ARISE bersama UNDRR dan ITB untuk membantu pemda mengidentifikasi dan mengantisipasi dampak fiskal dari risiko bencana. Stabilitas.id...

Perkuat Resiliensi Makro, Kemenkeu Dorong Sinergi Kebijakan KSSK dan Konsolidasi BUMN Danantara

Perkuat Resiliensi Makro, Kemenkeu Dorong Sinergi Kebijakan KSSK dan Konsolidasi BUMN Danantara

oleh Stella Gracia
2 September 2026 - 13:14

Wamenkeu Suahasil Nazara menegaskan resiliensi APBN dan memaparkan asumsi makro RAPBN 2027 dengan target pertumbuhan ekonomi 6% serta defisit 2,4%...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Sejarah, Bale Syariah BSN Jadi Mobile Banking Pertama Bisa Top Up KMT Commuter Line

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Sinyal Hawkish The Fed Membingungkan Pasar, Keputusan Suku Bunga September Bergantung Data Inflasi

MARKET INSIGHT : IHSG Melesat ke 6.667 & Emas Antam Tembus Rp 2,71 Juta

JPMorgan Patok Target IHSG 7.000 di Akhir 2026, Soroti Resiliensi Emiten dan Disiplin Fiskal

BI Guyur Insentif Likuiditas Rp446,5 Triliun, KSSK Minta Perbankan Genjot Kredit UMKM

RUPSLB BTN Rombak Lima Kursi Direksi, Nixon Napitupulu Tetap Menjabat Dirut

AAUI Soroti Target OJK dan Tantangan Reasuransi di Tengah Tergerusnya Laba Industri

Penarikan Dana SAL Ditunda, Dirut BTN Sebut Tekanan Perebutan DPK Mulai Mereda

Perkuat Customer Experience, CIMB Niaga Tebar Promo dan Gelar Engagement di Harpelnas 2026

Arah IHSG, Nasib Rupiah, dan Prospek Saham Blue Chip Jelang Akhir Pekan

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
CIMB Niaga Swadaya Jurnalisme Komunitas, Dorong Transparansi ESG Melalui Pelatihan Masterclass

Transformasi Layanan SME, CIMB Niaga Raih Best SME Bank Indonesia 2026 dari Euromoney

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance