• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Trump Ancam Tarif Baru ke Kanada dan Korea Selatan, Seoul Terancam Bea Masuk 25%

oleh Stella Gracia
27 Januari 2026 - 13:56
31
Dilihat
Trump Ancam Tarif Baru ke Kanada dan Korea Selatan, Seoul Terancam Bea Masuk 25%
0
Bagikan
31
Dilihat

Stabilitas.id — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan ancaman penerapan tarif impor baru terhadap Kanada dan Korea Selatan, yang berpotensi memperketat tensi perdagangan global. Kanada diancam tarif hingga 100%, sementara Korea Selatan berisiko dikenai tarif 25%.

Trump menyatakan akan menaikkan tarif impor produk asal Korea Selatan menjadi 25% setelah menuding Seoul tidak memenuhi kesepakatan perdagangan yang dicapai pada tahun lalu. Dalam unggahan di media sosial, Trump menyebut tarif tersebut naik dari sebelumnya 15%, dan akan diberlakukan terhadap berbagai produk, termasuk otomotif, kayu, farmasi, serta seluruh skema tarif timbal balik lainnya.

Mengutip BBC, Trump menilai parlemen Korea Selatan lamban menyetujui perjanjian perdagangan, sementara pemerintah AS telah bertindak cepat dengan menurunkan tarif sesuai kesepakatan.

BERITA TERKAIT

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

Indonesia-AS Sepakati ART Murni Ekonomi, Pasal Non-Kerja Sama Dicabut

Resmi! Prabowo-Trump Teken Kesepakatan Resiprokal: AS Pangkas Tarif Produk RI dari 32% Menjadi 19%

Mastercard Economics Institute: Asia Pasifik Paling Tangguh Hadapi Tekanan Global 2026

Menanggapi hal itu, pemerintah Korea Selatan menyatakan belum menerima pemberitahuan resmi terkait rencana kenaikan tarif tersebut. Seoul pun meminta pembicaraan mendesak dengan Washington untuk membahas isu tersebut.

Menteri Perindustrian Korea Selatan Kim Jung-kwan, yang saat ini berada di Kanada, dijadwalkan segera menuju Washington untuk bertemu dengan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick. Sentimen pasar langsung tertekan, tercermin dari penurunan saham sejumlah eksportir Korea Selatan pada Selasa pagi (27/1). Saham Hyundai Motor tercatat melemah sekitar 2,5%, sementara saham sektor farmasi dan kayu juga ikut terkoreksi.

Seoul dan Washington sebelumnya mencapai kesepakatan pada Oktober 2025, yang mencakup komitmen Korea Selatan untuk berinvestasi sebesar US$350 miliar atau sekitar Rp5.860 triliun, termasuk alokasi untuk sektor pembuatan kapal.

Pada bulan berikutnya, kedua negara sepakat AS akan menurunkan tarif terhadap sejumlah produk setelah Korea Selatan memulai proses ratifikasi perjanjian tersebut. Kesepakatan itu diajukan ke Majelis Nasional Korea Selatan pada 26 November 2025 dan saat ini masih dalam tahap pembahasan, dengan potensi pengesahan pada Februari 2026, menurut media lokal.

Sebagai catatan, tarif impor dibayarkan oleh perusahaan pengimpor di AS, sehingga bea masuk 25% atas produk Korea Selatan akan menjadi beban langsung bagi pelaku usaha Amerika.

Ancaman Tarif ke Kanada Terkait Cina

Trump juga kembali menekan Kanada dengan isu tarif. Pada Sabtu (24/1), ia mengancam akan mengenakan tarif 100% jika Kanada menjalin kesepakatan perdagangan dengan Cina. Pemerintah Cina menegaskan kemitraan strategisnya dengan Kanada tidak ditujukan untuk merugikan negara lain.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney menegaskan negaranya tidak sedang mengejar perjanjian perdagangan bebas dengan Cina dan tidak pernah mempertimbangkannya. Ia menyatakan posisi tersebut telah disampaikan secara jelas kepada pemerintah AS.

Trump sebelumnya juga sempat mengancam pengenaan tarif terhadap delapan negara, termasuk Inggris, yang menentang rencana AS terkait Greenland, wilayah otonom Denmark. Meski ancaman tersebut kemudian ditarik, episode itu mempertegang hubungan AS dengan Denmark serta sejumlah sekutu NATO. ***

Tags: BBCDonald Trumphubungan dagang AS KoreaHyundai sahamkebijakan perdagangan ASPerang Dagangperdagangan globaltarif impor AStarif Kanadatarif Korea Selatan
 
 
 
 
Sebelumnya

Pemerintah Buka Penawaran ORI029, Tawarkan Dua Tenor dengan Kupon hingga 5,80%

Selanjutnya

BI Catat Uang Beredar M2 Tumbuh 9,6% pada Desember 2025, Didorong M1 dan Kredit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Gadai Emas Syariah

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

oleh Sandy Romualdus
20 Februari 2026 - 16:03

Stabilitas.id – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri mulai membongkar jaringan pencucian uang terkait aktivitas penambangan emas tanpa...

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:43

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) melaporkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) sepanjang 2025 membukukan defisit sebesar US$7,8 miliar. Realisasi ini berbalik...

Purbaya: Kebijakan Pro-Growth Berhasil Balikkan Arah Ekonomi, Fondasi 2026 Lebih Kuat

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:38

Stabilitas.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI,...

Strategi Transisi Ekonomi: Menkeu Purbaya Siapkan Stimulus ‘Habis-habisan’ di Kuartal I/2026

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:30

Stabilitas.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah belum berencana menaikkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atau pajak...

BI: KPR Dominasi 74% Pembelian Rumah, Aset Properti Tumbuh Terbatas di Q3 2025

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:24

Stabilitas.id – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan memutuskan untuk menarik utang sebesar Rp40 triliun...

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:00

Stabilitas.id – Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat resmi mengesahkan Agreement on Reciprocal Tariff pada Jumat (20/2/2026). Kesepakatan teknis ini menjadi...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Uang Beredar Tumbuh 6,5% pada Juni 2025, Didorong Kenaikan M1 dan Penyaluran Kredit

BI Catat Uang Beredar M2 Tumbuh 9,6% pada Desember 2025, Didorong M1 dan Kredit

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance