• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Teknologi

Kaspersky Blokir Hampir 4 juta Ancaman Online di Indonesia pada Q4 2024

oleh Stella Gracia
29 Januari 2025 - 14:32
4
Dilihat
Kaspersky Blokir Hampir 4 juta Ancaman Online di Indonesia pada Q4 2024
0
Bagikan
4
Dilihat
JAKARTA, Stabilitas.id – Mulai dari industri transportasi, penyedia layanan telekomunikasi, hingga lembaga pemerintahan, Indonesia terus menjadi incaran pelaku kejahatan siber.

Kaspersky dalam laporan keamanannya pada kuartal terakhir (Q4) tahun 2024 mengungkapkan bahwa sebanyak 3.904.883 serangan berbasis web terdeteksi dan berhasil diblokir di Indonesia. Angka ini turun 15,42% dibandingkan dengan Q3 2024 yang mencapai 4.616.837 deteksi.

Secara umum, 16,4% pengguna menghadapi ancaman online selama kuartal keempat tahun lalu. Hal ini menempatkan Indonesia pada peringkat 101 di seluruh dunia terkait bahaya saat penjelajahan web.

Indonesia tengah berada di tengah transformasi teknologi yang pesat. Berbagai inisiatif yang digagas pemerintah, baik di bidang keamanan siber maupun kecerdasan buatan (AI), menunjukkan komitmen negara ini untuk menyongsong masa depan dengan teknologi.

BERITA TERKAIT

Danamon Edukasi Masyarakat untuk #JanganKasihCelah pada Penipuan Saat Transaksi di Ruang Publik

Serangan Phishing dan Malware Meningkat, Bank Neo Commerce Edukasi Nasabah Amankan Data

BTN Gandeng BSSN Maksimalkan Keamanan Transaksi Digital

Kominfo Gandeng Cisco Perkuat Keamanan Cyber di Indonesia

Selain itu, Indonesia kini menjadi salah satu target pasar besar untuk penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial mind (AI). Menurut data Oxford Insight, tingkat kesiapan Indonesia untuk penggunaan AI telah mencapai 61,03%.

Laporan terbaru Kaspersky, di sisi lain, juga menunjukkan bahwa kecerdasan buatan akan menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, sementara masalah privasi seputar data biometrik dan teknologi canggih akan menjadi pusat perhatian pada tahun 2025.

Ancaman juga semakin canggih karena pelaku ancaman berevolusi untuk mengaburkan kode berbahaya guna melewati analisis dan emulasi statis. Perlindungan terhadap ancaman tersebut memerlukan solusi keamanan yang andal dan kuat yang memanfaatkan metode berbasis ML proaktif dan analisis perilaku dalam mendeteksi dan menangkis serangan waktu nyata.

Selama Q4 2024, produk Kaspersky juga mendeteksi 8.376.431 insiden lokal pada komputer peserta KSN di Indonesia, menempatkan negara tersebut pada posisi ke-83 secara global. Secara keseluruhan, 20,2% pengguna di negara ini diserang oleh ancaman lokal selama periode ini.

Worm dan virus file merupakan penyebab sebagian besar insiden tersebut. Data ini menunjukkan seberapa sering pengguna diserang oleh malware yang menyebar melalui drive USB yang dapat dilepas, CD dan DVD, dan metode “offline” lainnya.

“Keamanan siber merupakan area krusial yang harus diperhatikan dalam implementasi AI. Tim TI harus memiliki tim operasi keamanan yang mampu memantau dan mengatasi ancaman siber. Lebih jauh lagi, perlindungan data pribadi juga harus menjadi prioritas utama. Terakhir, kebijakan dan regulasi yang jelas tentang perlindungan data perlu diterapkan untuk melindungi hak pengguna. Faktor-faktor ini saling memperkuat dalam menciptakan pertahanan keamanan yang solid,” kata Yeo Siang Tiong, General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky.

“Statistik terbaru kami untuk Indonesia menunjukkan adanya peningkatan kesadaran akan keamanan sebagaimana dibuktikan oleh penurunan ancaman daring yang telah kami blokir. Namun, hal ini tidak berarti kita harus berpuas diri. Baik individu maupun bisnis harus memiliki visi untuk selalu selangkah lebih maju dalam membangun keamanan terbaiknya sembari merangkul digitalisasi,” imbuhnya.

Untuk meningkatkan keamanan perusahaan, Kaspersky merekomendasikan hal berikut:

Proses dan Praktik Terbaik

  1. Selalu perbarui perangkat lunak di semua perangkat untuk mencegah penyerang mengeksploitasi kerentanan dan menyusup ke jaringan organisasi.
  2. Segera instal patch yang tersedia untuk solusi VPN komersial yang menyediakan akses bagi karyawan jarak jauh dan bertindak sebagai gateway di jaringan Anda.
  3. Sedangkan data secara teratur dan pastikan data dapat diakses dengan cepat saat dibutuhkan atau dalam keadaan darurat.
  4. Hindari mengunduh dan menginstal perangkat lunak bajakan atau perangkat lunak dari sumber yang tidak dikenal/tidak terverifikasi.
  5. Jangan mengekspos layanan desktop/manajemen jarak jauh (seperti RDP, MSSQL, dll.) ke jaringan publik kecuali benar-benar diperlukan dan selalu gunakan kata sandi yang kuat, autentikasi dua faktor, dan aturan firewall untuk layanan tersebut.
  6. Pantau akses dan aktivitas dengan memanfaatkan visibilitas di jaringan untuk menemukan aktivitas yang tidak biasa, dan kendalikan akses pengguna sesuai kebutuhan dan persyaratan untuk meminimalkan risiko akses tidak sah dan kebocoran data.
  7. Menyusun catatan petunjuk darurat keamanan dan pastikan petunjuk tersebut terkini. Kaspersky dapat melakukan latihan simulasi untuk membantu menjalankan simulasi darurat.
  8. Menilai dan mengaudit rantai pasokan dan akses layanan terkelola ke lingkungan Anda. Kaspersky menawarkan layanan penilaian kompromi jika Anda menduga bahwa Anda mungkin mengalami insiden siber.

Mendirikan Pusat Operasi Keamanan

  1. Siapkan pusat operasi keamanan (SOC) menggunakan alat SIEM (manajemen informasi dan peristiwa keamanan) seperti Kaspersky Unified Monitoring and Analysis Platform, konsol terpadu untuk memantau dan menganalisis insiden keamanan informasi, dan solusi seperti Kaspersky Next XDR Expert, solusi keamanan siber tangguh yang melindungi dari ancaman siber canggih.
  2. Gunakan informasi Threat Intelligence terbaru untuk mendapatkan visibilitas mendalam terhadap ancaman siber yang menargetkan organisasi Anda dan berikan informasi terlengkap dan terkini kepada profesional InfoSec Anda mengenai pelaku kejahatan potensial dan TTP mereka.
  3. Manfaatkan Layanan Profesional Kaspersky untuk mengoptimalkan beban kerja departemen TI Anda yang sangat menantang. Pakar Kaspersky menilai status keamanan TI Anda saat ini, lalu menerapkan dan mengonfigurasi perangkat lunak Kaspersky dengan cepat dan tepat untuk memastikan kinerja berkelanjutan yang bebas hambatan.
  4. Jika perusahaan Anda tidak memiliki fungsi keamanan TI khusus dan hanya memiliki admin TI umum yang mungkin tidak memiliki keterampilan spesialis yang diperlukan untuk solusi deteksi dan respons tingkat ahli, pertimbangkan untuk berlangganan layanan terkelola seperti Kaspersky MDR. Hal ini akan langsung meningkatkan kemampuan keamanan Anda secara signifikan, sekaligus memungkinkan Anda untuk fokus membangun keahlian internal.
  5. Untuk perlindungan bisnis yang sangat kecil, gunakan solusi yang ditujukan untuk membantu Anda mengelola keamanan siber bahkan tanpa melibatkan administrator TI. Kaspersky Small Office Security memberi Anda keamanan tanpa campur tangan karena perlindungan “install and forget” menghemat anggaran yang sangat penting, terutama pada tahap awal pengembangan bisnis.
  6. Kaspersky menawarkan penilaian kematangan SOC untuk membantu organisasi mengidentifikasi kesenjangan dalam operasi keamanan dan peluang untuk perbaikan.

People (Sumber Daya Manusia)

  • Mengedukasi karyawan dan meningkatkan literasi keamanan siber mereka melalui perangkat seperti Kaspersky Automated Security Awareness Platform – Karyawan harus menyadari risiko ancaman keamanan siber dan cara melindungi diri mereka sendiri dan organisasi dari ancaman tersebut.
  • Mentransformasi tenaga kerja menjadi lapisan perlindungan ekstra terhadap serangan siber yang dilakukan manusia dengan Kaspersky Automated Security Awareness Platform, sebuah solusi yang menanamkan perilaku internet yang aman dan mencakup latihan simulasi serangan phishing, sehingga mereka tahu cara mengenali email phishing dan umpan rekayasa sosial lainnya.
  • Melatih dan meningkatkan keterampilan tim/profesional keamanan siber Anda dengan pelatihan Kaspersky Expert untuk meningkatkan keterampilan mereka dan melindungi organisasi dari serangan.
  • Mengedukasi eksekutif C-level Anda dengan permainan siber interaktif seperti Kaspersky Interactive Prevention Simulation. ***
Tags: Ancaman Onlineanti virusCyber CrimeKasperskyMalware
 
 
 
 
Sebelumnya

Indonesia dan India Jalin Aliansi Strategis di Bidang Digital

Selanjutnya

Hari Gizi Nasional 2025: Save the Children Serukan Kurangi Konsumsi Makanan UltraProses

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Inovamap Bidik Penetrasi Teknologi Geospasial di Sektor Perbankan

Inovamap Bidik Penetrasi Teknologi Geospasial di Sektor Perbankan

oleh Sandy Romualdus
20 Februari 2026 - 10:26

Stabilitas.id – PT Inovasi Mandiri Pratama (Inovamap), penyedia solusi geospasial end-to-end, memperkuat penetrasi layanannya di sektor perbankan guna mendorong efisiensi...

AILO Research Forum 2026 Satukan Akademisi- Industri, Dorong Kemandirian AI Nasional

AILO Research Forum 2026 Satukan Akademisi- Industri, Dorong Kemandirian AI Nasional

oleh Sandy Romualdus
12 Februari 2026 - 11:54

Stabilitas.id — Telkom University melalui Center of Excellence Artificial Intelligence for Learning and Optimization (CoE AILO) menggelar AILO Research Forum...

Komdigi Targetkan Internet Murah Jangkau 10,8 Juta Rumah Tangga hingga 2030

Komdigi Targetkan Internet Murah Jangkau 10,8 Juta Rumah Tangga hingga 2030

oleh Stella Gracia
27 Januari 2026 - 14:17

Stabilitas.id — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menargetkan layanan internet murah berbasis pita frekuensi 1,4 GHz dapat menjangkau 10,8 juta...

DBS Foundation & Dicoding Targetkan 70.000 Talenta Digital Muda lewat Coding Camp 2026

DBS Foundation & Dicoding Targetkan 70.000 Talenta Digital Muda lewat Coding Camp 2026

oleh Stella Gracia
31 Oktober 2025 - 12:28

Stabilitas.id – Bank DBS Indonesia melalui DBS Foundation bekerja sama dengan Dicoding Indonesia kembali meluncurkan Coding Camp 2026 powered by...

Hackathon dan Harapan Baru Ekonomi Kreatif di Era Web3

Hackathon dan Harapan Baru Ekonomi Kreatif di Era Web3

oleh Stella Gracia
9 Oktober 2025 - 07:06

Stabilitas.id - Di tengah geliat industri kreatif yang makin digital, sebuah inisiatif lahir dari ruang inovasi OJK, Jakarta. Nama programnya: Infinity...

ROI 285%, NPV US$1,1 Juta: VSP One Hitachi Vantara Bantu Efisiensi Data ASEAN

ROI 285%, NPV US$1,1 Juta: VSP One Hitachi Vantara Bantu Efisiensi Data ASEAN

oleh Stella Gracia
2 Oktober 2025 - 10:19

Stabilitas.id - Studi independen Total Economic Impact™ (TEI) yang dilakukan oleh Forrester Consulting menunjukkan bahwa organisasi yang menggunakan Virtual Storage...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Hari Gizi Nasional 2025: Save the Children Serukan Kurangi Konsumsi Makanan UltraProses

Hari Gizi Nasional 2025: Save the Children Serukan Kurangi Konsumsi Makanan UltraProses

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance