• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Mei 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 09:00
4
Dilihat
Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur
0
Bagikan
4
Dilihat

BERITA TERKAIT

Pasca-Lebaran: Penjualan Mobil Melonjak 55%, Optimisme Ekonomi Kuartal II Menguat

Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

Cegah PHK Massal PPPK, Pemerintah Longgarkan Batas Belanja Pegawai APBD 30% via UU APBN

Restrukturisasi PNM Mekaar: Subsidi KUR Digeser, Bunga Kredit Super Mikro Dipangkas ke 8%

Stabilitas.id — Kementerian Keuangan melaporkan postur kuartalan instrumen fiskal nasional berada dalam kondisi prima. Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir April 2026 mencatatkan performa kokoh, mematahkan kekhawatiran publik mengenai isu pelemahan daya beli masyarakat.

Dalam konferensi pers APBN KiTA, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa fondasi makroekonomi domestik tetap resilien di tengah eskalasi tensi geopolitik Timur Tengah serta bayang-bayang ketatnya likuiditas global.

“Hingga April 2026, pendapatan negara berhasil menembus angka Rp918,4 triliun, melonjak sebesar 13% jika dibandingkan dengan capaian periode yang sama pada tahun lalu (year-on-year/yoy),” papar Purbaya, dikutip Rabu (20/5/2026).

Akselerasi pendapatan negara utamanya dikomandani oleh moncernya kinerja perpajakan yang tumbuh agresif sebesar 13,7% secara agregat, dengan pertumbuhan setoran pajak murni menyentuh 16,1% (yoy).

Menkeu secara khusus menyoroti tiga pilar penopang utama konsumsi domestik dan ketenagakerjaan:

  • Pajak Pertambahan Nilai & Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPN dan PPN-BM): Melesat tajam hingga 40% (yoy).

  • PPh Orang Pribadi (OP): Merangkak naik secara signifikan sebesar 25% (yoy).

  • PPh Pasal 21 (Gaji Karyawan): Mengamankan pertumbuhan dua digit di level 21% (yoy).

Lonjakan masif pada sektor pajak konsumsi dan pendapatan ini dinilai menjadi indikator valid bahwa aktivitas ekonomi riil masih bergerak aktif.

“PPh 21 tumbuh 21% dan PPN melonjak 40%. Ini data kuantitatif yang berbicara, bukan sekadar asumsi atau perasaan. Jadi, narasi yang menyebutkan bahwa daya beli masyarakat saat ini hancur sama sekali tidak terbukti,” tegas Menkeu.

Di luar sektor perpajakan, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ikut menyumbang performa impresif dengan realisasi Rp171,3 triliun (tumbuh 11,8%). Sementara itu, sektor Bea dan Cukai mulai membalikkan arah (rebound) ke zona hijau dengan pertumbuhan positif 0,6% setelah sempat mengalami kontraksi pada bulan sebelumnya.

Belanja Negara Tembus Rp1.000 Triliun

Dari sisi belanja, Pemerintah mengambil strategi ekspansif guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Realisasi belanja negara per April 2026 telah melewati angka psikologis Rp1.000 triliun, meroket sebesar 34,3% (yoy).

Akselerasi pengeluaran ini dipicu oleh lonjakan Belanja Kementerian/Lembaga (K/L) yang tumbuh 57,9%. Purbaya menjelaskan bahwa percepatan penyerapan anggaran di awal tahun sengaja dirancang agar efek pengganda (multiplier effect) stimulus APBN dapat terdistribusi merata sepanjang tahun. Pemerintah juga memberikan garansi bahwa bantalan sosial berupa subsidi energi, termasuk BBM, tidak akan dikurangi hingga tutup tahun.

Defisit Fiskal Menyusut 

Kombinasi antara akselerasi pendapatan yang kuat dan manajemen belanja yang terukur membuat rapor defisit anggaran per April 2026 mengalami perbaikan yang sangat signifikan.

Defisit APBN tercatat menyusut ke level Rp164,4 triliun atau setara dengan 0,64% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini turun drastis dibandingkan dengan posisi defisit per Maret 2026 yang sempat menyentuh level 0,93% dari PDB.

Capaian ini sekaligus menepis proyeksi linier negatif dari para analis pasar modal. “Maret kemarin defisit berada di posisi 0,93%, lalu beberapa analis menilai jika dikali empat secara linier maka defisit tahunan bisa menembus 3,6%. Itu hitungan ajaib yang mengabaikan siklus fiskal. Faktanya, per April defisit kita justru turun ke 0,64%,” urai Menkeu.

Menatap kuartal II-2026, Kemenkeu optimistis pertumbuhan ekonomi akan semakin melesat. Guna memberikan suntikan energi baru pada sektor riil, pemerintah bersama Bank Indonesia tengah mematangkan peluncuran insentif tambahan untuk sektor kendaraan listrik (mobil dan motor listrik) yang digulirkan sepanjang periode April hingga Juni ini. ***

Ringkasan Rapor APBN per April 2026

Pos Komponen APBN Nilai Realisasi / Pertumbuhan Catatan Strategis
Pendapatan Negara Rp918,4 Triliun (+13% yoy) Ditopang kuat kuartal pertumbuhan sektor perpajakan
Penerimaan Pajak Tumbuh 16,1% (yoy) PPN & PPN-BM melonjak 40%; PPh 21 tumbuh 21%
PNBP Rp171,3 Triliun (+11,8% yoy) Realisasi solid di tengah fluktuasi harga komoditas
Belanja Negara Tembus > Rp1.000 Triliun (+34,3% yoy) Belanja K/L melesat 57,9% untuk program prioritas
Defisit Anggaran Rp164,4 Triliun (0,64% PDB) Menyusut signifikan dari posisi Maret yang sebesar 0,93% PDB

Tags: #kemenkeuAPBN KitaBelanja NegaraDaya Beli Masyarakatdefisit apbnInsentif Kendaraan ListrikPendapatan NegaraPenerimaan PajakPPh 21Purbaya Yudhi Sadewa
 
 
 
 
Sebelumnya

Pimpin Sidang Debottlenecking, Menkeu Purbaya Urai Hambatan Investasi di Toba dan Mandalika

Selanjutnya

Tekan Emisi Konstruksi, SIG Gandeng BRIN Kembangkan Beton Pintar hingga Beton Maritim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 15:14

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) mengambil langkah agresif guna membentengi perekonomian domestik dari rambatan guncangan geopolitik global. Rapat Dewan Gubernur...

Tekan Kebocoran Finansial, KPR Takeover Jadi Solusi Hemat Cicilan Hingga 40%

Tekan Kebocoran Finansial, KPR Takeover Jadi Solusi Hemat Cicilan Hingga 40%

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 11:00

Stabilitas.id — Peran perempuan dalam ekosistem domestik kini tidak lagi sekadar sebagai pengelola harian, melainkan motor penggerak stabilitas ekonomi keluarga....

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

Pasca-Lebaran: Penjualan Mobil Melonjak 55%, Optimisme Ekonomi Kuartal II Menguat

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 10:00

Stabilitas.id — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa fundamental perekonomian nasional pada awal tahun ini berada dalam posisi kokoh...

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

Tekan Emisi Konstruksi, SIG Gandeng BRIN Kembangkan Beton Pintar hingga Beton Maritim

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 09:01

Stabilitas.id — Raksasa produsen semen pelat merah, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), terus memacu dekarbonisasi di sektor konstruksi lewat...

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

Pimpin Sidang Debottlenecking, Menkeu Purbaya Urai Hambatan Investasi di Toba dan Mandalika

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 08:00

Stabilitas.id — Pemerintah terus berupaya mengurai benang kusut birokrasi dan regulasi demi mengamankan kepastian hukum bagi para investor asing. Menteri...

Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

oleh Sandy Romualdus
19 Mei 2026 - 17:28

Stabilitas.id - Pasar properti pada tahun ini diproyeksikan akan tetap on the right track sejalan dengan akan adanya lonjakan pada...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manajemen Kinerja Kualitatif vs Kuantitatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Berlaku! PMK 23/2026: Aturan Baru Penagihan hingga Pelunasan Piutang Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Lampung Masuk 10 Besar Investor Terbanyak, OJK Ingatkan Rumus 2L Atasi Investasi Bodong

Aset Konsolidasi Tembus Rp168,85 Triliun, KUB Bank Jatim Gerbang Aliansi Ekonomi Lintas Daerah

Kuartal I/2026: Aset BPD Tembus Rp1.036 Triliun di Tengah Evaluasi Ketat KUB oleh OJK

Kinerja Kuartal I/2026 Melesat: Laba Sebelum Pajak Krom Bank Meroket 99%

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Tekan Kebocoran Finansial, KPR Takeover Jadi Solusi Hemat Cicilan Hingga 40%

Pasca-Lebaran: Penjualan Mobil Melonjak 55%, Optimisme Ekonomi Kuartal II Menguat

Tekan Emisi Konstruksi, SIG Gandeng BRIN Kembangkan Beton Pintar hingga Beton Maritim

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

Tekan Emisi Konstruksi, SIG Gandeng BRIN Kembangkan Beton Pintar hingga Beton Maritim

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance