• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Mei 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Info Otoritas

Lampung Masuk 10 Besar Investor Terbanyak, OJK Ingatkan Rumus 2L Atasi Investasi Bodong

oleh Sandy Romualdus
20 Mei 2026 - 21:00
0
Dilihat
Lampung Masuk 10 Besar Investor Terbanyak, OJK Ingatkan Rumus 2L Atasi Investasi Bodong
0
Bagikan
0
Dilihat

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat basis investor domestik dengan membidik generasi muda sebagai motor penggerak utama pasar modal masa depan. Langkah strategis ini diakselerasi melalui rangkaian Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2026 yang digelar di Bandar Lampung pada 18–19 Mei 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa struktur demografi investor pasar modal di tanah air saat ini menunjukkan tren yang sangat positif dan didominasi oleh kelompok usia produktif.

“Mayoritas investor saat ini berasal dari kelompok usia muda. Tidak kurang dari 54% investor Pasar Modal Indonesia berusia di bawah 30 tahun. Artinya, generasi muda termasuk mahasiswa akan menjadi penggerak utama industri ini,” ujar Hasan saat memberikan kuliah umum di Universitas Malahayati, Bandar Lampung, Selasa (19/5/2026).

BERITA TERKAIT

Kuartal I/2026: Aset BPD Tembus Rp1.036 Triliun di Tengah Evaluasi Ketat KUB oleh OJK

Genjot Inklusi Keuangan Pelajar, Bank Jakarta Kelola Dana Simpanan Rp1,81 Triliun

Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

Dihantam Sentimen ‘Freeze’ MSCI, 54 Saham Blue Chip Ini Jadi Benteng Arus Modal Asing

Hasan memaparkan bahwa hingga 5 Mei 2026, jumlah investor pasar modal di Indonesia telah menembus angka sekitar 26,7 juta investor. Dari jumlah tersebut, Provinsi Lampung memberikan kontribusi yang signifikan dengan mencatatkan sekitar 614.000 investor, sekaligus menempatkan Bumi Ruwa Jurai berada di peringkat kesembilan secara nasional.

Kendati pertumbuhan jumlah investor (inklusi) melaju pesat, OJK menyoroti masih rendahnya indeks pemahaman (literasi) masyarakat. Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025, tingkat literasi Pasar Modal Indonesia baru menyentuh angka 17,78%.

Sempitnya angka literasi ini dinilai berisiko memicu ancaman fraud keuangan digital. “Karena tingkat literasi yang masih terbatas, ada celah yang dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menawarkan investasi bodong atau melakukan tindakan penipuan,” tegas Hasan.

Sebagai langkah proteksi, Hasan membagikan rumus “2L” (Legal dan Logis) sebelum masyarakat menempatkan dananya pada instrumen investasi:

  • Legal: Memastikan pihak yang menawarkan memiliki izin resmi dan produknya terdaftar di OJK atau otoritas terkait.

  • Logis: Menguji rasionalitas imbal hasil. Jika keuntungan yang dijanjikan terlalu tinggi, muluk, dan tidak masuk akal, masyarakat wajib waspada.

Warning Risiko Investasi & Pinjol Ilegal

Rencana pengetatan literasi ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Lampung. Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Sulpakar, yang membacakan sambutan Gubernur Lampung menekankan bahwa penguasaan tata kelola keuangan saat ini menjadi syarat mutlak bagi generasi muda agar tidak terjebak dalam ekosistem keuangan ilegal.

“Kemudahan akses teknologi saat ini harus diimbangi dengan pemahaman yang benar agar anak-anak muda tidak mudah terjebak pada investasi ilegal maupun pinjaman online (pinjol) ilegal yang merugikan,” cetus Sulpakar.

Senada, Rektor Universitas Malahayati Muhammad Kadafi menilai peran pasar modal saat ini telah bergeser menjadi lebih inklusif dan tidak lagi eksklusif bagi pemodal besar saja. “Pasar modal hari ini telah menjelma menjadi instrumen pemerataan ekonomi serta mendorong kemandirian dan penguatan pembangunan di daerah,” urai Kadafi di hadapan 1.500 mahasiswa yang hadir.

5 Agenda Strategis

Guna mengoptimalkan pendalaman pasar dan perlindungan konsumen secara menyeluruh, OJK menggelar lima rangkaian program taktis dalam SEPMT Lampung 2026:

  1. Edukasi Obligasi & Sukuk Daerah: Sosialisasi pemanfaatan instrumen utang kepada jajaran Pemda se-Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) sebagai alternatif sumber pembiayaan pembangunan infrastruktur daerah.

  2. Sosialisasi Bursa Karbon: Edukasi mekanisme perdagangan karbon yang diikuti oleh Lembaga Jasa Keuangan (LJK), Kamar Dagang dan Industri (Kadin), serta kalangan tenaga pendidik.

  3. Kuliah Umum Finansial: Melibatkan 1.500 mahasiswa Universitas Malahayati untuk memacu indeks literasi keuangan dan kesadaran proteksi investor ritel.

  4. Diseminasi Regulasi Baru: Sosialisasi implementasi Peraturan OJK (POJK) Nomor 2 dan Nomor 3 Tahun 2026 yang dilaksanakan secara hybrid.

  5. Media Gathering: Forum diskusi bersama jurnalis dan wartawan lokal di Kota Bandar Lampung untuk membedah isu makro terkini di sektor pasar modal.***

Rapor Pasar Modal & Struktur Investor Domestik (Per Mei 2026)

Komponen Indikator Capaian / Data Aktual Catatan Strategis OJK
Total Investor Nasional ± 26,7 Juta Investor Pertumbuhan didorong kemudahan akses platform digital
Porsi Investor Muda (<30 Tahun) 54% Kelompok usia muda resmi jadi penggerak utama pasar
Investor Provinsi Lampung ± 614 Ribu Investor Menduduki peringkat ke-9 nasional dalam pertumbuhan investor
Indeks Literasi Pasar Modal (SNLIK 2025) 17,78% Menunjukkan adanya gap yang besar dengan tingkat inklusi pasar
Tags: #investasi bodongBursa Karbon LampungHasan Fawziinvestor mudaliterasi keuanganojkPasar Modal IndonesiaSEPMT 2026Sukuk DaerahUniversitas Malahayati
 
 
 
 
Sebelumnya

Aset Konsolidasi Tembus Rp168,85 Triliun, KUB Bank Jatim Gerbang Aliansi Ekonomi Lintas Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 15:14

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) mengambil langkah agresif guna membentengi perekonomian domestik dari rambatan guncangan geopolitik global. Rapat Dewan Gubernur...

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

oleh Stella Gracia
19 Mei 2026 - 10:58

Stabilitas.id — Otoritas moneter dan fiskal memperkuat fondasi arsitektur keuangan berkelanjutan (sustainable finance) tanah air demi memitigasi dampak risiko perubahan...

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

Rasio Uang Palsu Turun Jadi 4 Lembar per Sejuta, BI Musnahkan 466.535 Lembar Rupiah Tiruan

oleh Stella Gracia
19 Mei 2026 - 10:58

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) bersama Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal) memusnahkan sebanyak 466.535 lembar uang Rupiah palsu di...

Dihantam Sentimen ‘Freeze’ MSCI, 54 Saham Blue Chip Ini Jadi Benteng Arus Modal Asing

oleh Stella Gracia
18 Mei 2026 - 10:01

Stabilitas.id — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibayangkan tekanan aksi jual menyusul langkah Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mendepak...

Restrukturisasi MRA Efektif, Waskita Karya (WSKT) Pangkas Utang Rp17 Triliun

Restrukturisasi MRA Efektif, Waskita Karya (WSKT) Pangkas Utang Rp17 Triliun

oleh Stella Gracia
18 Mei 2026 - 09:53

Stabilitas.id — Emiten kontraktor pelat merah, PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) membukukan kemajuan signifikan dalam program penyehatan keuangan perseroan. Melalui...

OJK Bangun Sistem Perbankan Berintegritas

Sapu Bersih Investasi Berkedok Syariah, OJK Perketat Pengawasan Sektor Keuangan

oleh Sandy Romualdus
18 Mei 2026 - 09:46

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil langkah tegas untuk memperketat pengawasan terhadap industri jasa keuangan syariah nasional. Langkah mitigasi...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manajemen Kinerja Kualitatif vs Kuantitatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Berlaku! PMK 23/2026: Aturan Baru Penagihan hingga Pelunasan Piutang Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Lampung Masuk 10 Besar Investor Terbanyak, OJK Ingatkan Rumus 2L Atasi Investasi Bodong

Aset Konsolidasi Tembus Rp168,85 Triliun, KUB Bank Jatim Gerbang Aliansi Ekonomi Lintas Daerah

Kuartal I/2026: Aset BPD Tembus Rp1.036 Triliun di Tengah Evaluasi Ketat KUB oleh OJK

Kinerja Kuartal I/2026 Melesat: Laba Sebelum Pajak Krom Bank Meroket 99%

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Tekan Kebocoran Finansial, KPR Takeover Jadi Solusi Hemat Cicilan Hingga 40%

Pasca-Lebaran: Penjualan Mobil Melonjak 55%, Optimisme Ekonomi Kuartal II Menguat

Tekan Emisi Konstruksi, SIG Gandeng BRIN Kembangkan Beton Pintar hingga Beton Maritim

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

STABILITAS CHANNEL

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance