• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Kolom

Penurunan Mendalam Pasar Saham Indonesia 18 Maret 2025

by Sandy Romualdus
21 Maret 2025 - 09:16
93
VIEWS
Penurunan Mendalam Pasar Saham Indonesia 18 Maret 2025
0
SHARES
93
VIEWS

Oleh : Dr. Katarina Setiawan, Chief Economist & Investment Strategist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI)

Tanggal 18 Maret 2025 pasar saham Indonesia mengalami koreksi dalam. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lebih dari -5%, sebelum mengalami penghentian perdagangan selama 30 menit. Setelah perdagangan dibuka kembali, penurunan ternyata masih terus berlanjut sempat mencapai lebih dari -6%. Pada saat laporan ini dibuat pukul 15.00 WIB, IHSG berangsur berbalik arah menguat, mengurangi pelemahan ke kisaran -3.9%.

  • Baca juga: Disiplin Fiskal Topang Optimisme, Pasar Saham dan Obligasi RI Catat Kinerja Gemilang di Agustus 2026

Kami melihat kekhawatiran atas dinamika domestik dan global terkini adalah pemicu utama aksi jual yang terjadi tanggal 18 Maret 2025 ini:

  • Postur fiskal
    Dalam dua bulan pertama tahun ini, anggaran negara mencatat defisit fiskal sebesar -0.13% dari PDB, yang pertama sejak 2021. Secara tahunan pendapatan pemerintah turun -20,9%, sementara penerimaan pajak turun -30,2% karena faktor musiman, restitusi, dan harga komoditas. Salah satu penyebab rendahnya penerimaan pajak adalah hambatan yang ada dalam sistem perpajakan baru Core Tax.
  • Pelemahan ekonomi:
    – PHK besar-besaran di sejumlah perusahaan menimbulkan kekhawatiran terhadap ketersediaan pekerjaan dan stabilitas ekonomi
    – Pada bulan Februari 2025, terjadi deflasi sebesar -0,09 % YoY, deflasi tahunan pertama sejak Maret 2000.
  • Pelaksanaan inisiatif Danantara
  • Kekhawatiran atas perombakan kabinet, termasuk posisi Menteri Keuangan.
  • Potensi perubahan dalam manajemen bank milik negara, pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang akan dilaksanakan sebelum akhir bulan Maret.
  • Ditunggunya kejelasan regulasi mengenai diperbolehkannya personel militer aktif menjabat beberapa pos tambahan di pemerintahan.
  • Ketegangan geopolitik dan perdagangan di tengah ekonomi global yang lemah.

Hal-hal tersebut di atas, dan ketidakpastian terkait keputusan The Fed dan Bank Indonesia pada pertemuan dalam dua hari ke depan mendorong aksi jual besar-besaran karena investor berupaya mengurangi kepemilikan sebelum libur panjang Idulfitri yang mencapai total 11 hari kalender atau 7 hari kerja internasional.

BERITA TERKAIT

Disiplin Fiskal Topang Optimisme, Pasar Saham dan Obligasi RI Catat Kinerja Gemilang di Agustus 2026

S&P Tahan Rating RI, Menkeu Purbaya: Sentimen Negatif Sirna, Siap-Siap Beli Saham!

Suku Bunga Instrumen Naik, Arus Dana Asing Balik Kanan ke RI US$ 7,98 Miliar di Triwulan II

Manulife Akuisisi Schroders Indonesia, Dana Kelolaan Gabungan Rp157 Triliun

  • Baca juga: S&P Tahan Rating RI, Menkeu Purbaya: Sentimen Negatif Sirna, Siap-Siap Beli Saham!

Penghentian perdagangan saham sementara (circuit breaker) ini adalah yang pertama kali terjadi sejak era pandemi lima tahun yang lalu. Jika kita berkaca dari penghentian perdagangan sementara sebelumnya, penurunan indeks secara tajam karena aksi jual panik biasanya akan diikuti oleh kenaikan di kemudian hari setelah invetor lebih tenang mencerna dinamika yang ada serta ketidakpastian mereda. Di bulan September 2020, IHSG sempat turun lebih dari 5% dalam sehari dan menyebabkan penghentian perdagangan sementara. Pelemahan mendalam tersebut disebabkan oleh penerapan kembali PSBB di DKI Jakarta setelah angka penularan COVID-19 kembali melejit.  Keesokan harinya, IHSG naik 2,6% di dan terus melanjutkan kenaikan sampai akhir tahun.

Sumber: Bloomberg

  • Baca juga: Suku Bunga Instrumen Naik, Arus Dana Asing Balik Kanan ke RI US$ 7,98 Miliar di Triwulan II

Saat ini valuasi saham Indonesia sudah sangat atraktif bagi investor jangka panjang, di bawah 9.5 kali rasio P/E. Di saat aksi jual melanda dan kepanikan meningkat, investor sebaiknya berupaya tetap rasional dalam mengambil keputusan. Konsistensi dalam mengevaluasi keputusan investasi sesuai tujuan, profil risiko serta horison investasi tetap menjadi acuan investasi yang lebih baik dalam jangka panjang. ***

Tags: analisis pasar sahamKatarina SetiawanMAMIManulife Aset Manajemen IndonesiaPasar Saham
 
 
 
 
 
Previous Post

Moody’s Menilai Ekonomi Indonesia Tetap Resilien

Next Post

CEO Baru Manulife Indonesia: Lauren Sulistiawati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 19:53

Hans Kwee menilai bursa RI mustahil turun kelas ke Standalone Market di tengah pendapatan emiten kuartal II/2026 yang tumbuh 13,31...

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 19:45

OJK menjatuhkan denda rekor total Rp2,1 triliun kepada DSSA, BREN, dan CUAN atas pelanggaran manipulasi pasar dan penjatahan semu penawaran...

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 11:34

MSCI mengusulkan penurunan status bursa saham Indonesia langsung ke Standalone Market akibat isu transparansi free float dan dugaan transaksi terkoordinasi....

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 10:33

Rupiah terperosok ke level Rp18.000 per dolar AS bersamaan dengan trading halt IHSG, Bank Indonesia gelar intervensi terpadu di pasar...

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 09:19

IHSG dibuka anjlok 8,01 persen ke level 5.393,92 pada Jumat (16/10/2026), memicu penghentian sementara perdagangan BEI akibat sentimen usulan MSCI...

Ancam Arus Modal Ratusan Triliun Rupiah: MSCI Konsultasikan Status Bursa Efek Indonesia

Ancam Arus Modal Ratusan Triliun Rupiah: MSCI Konsultasikan Status Bursa Efek Indonesia

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 08:12

MSCI membuka konsultasi usulan penurunan status pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market yang diputuskan Juni 2027. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
CEO Baru Manulife Indonesia: Lauren Sulistiawati

CEO Baru Manulife Indonesia: Lauren Sulistiawati

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance