• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Juli 11, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Info Otoritas

Suku Bunga Instrumen Naik, Arus Dana Asing Balik Kanan ke RI US$ 7,98 Miliar di Triwulan II

oleh Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 17:25
15
Dilihat
BI: Uang Beredar Naik 7,34%, Efek Pelonggaran Moneter dan Dorongan Fiskal Pemerintah
0
Bagikan
15
Dilihat

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan arus modal asing masuk kembali (inflow) ke Indonesia sebesar US$ 7,98 miliar pada triwulan II-2026 setelah sempat mencatat outflow pada triwulan pertama.

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) mencatat angin segar dari pasar keuangan domestik. Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa arus modal asing (capital inflow) mulai bergerak masuk kembali ke pasar keuangan Indonesia pada triwulan II-2026 dengan nilai yang fantastis, yakni mencapai US$ 7,98 miliar atau setara Rp 143,34 triliun (dengan asumsi kurs Rp 17.960 per US$).

Kondisi ini menandai titik balik (reversal) yang positif bagi industri keuangan nasional, setelah pada triwulan I-2026 Indonesia terus-menerus didera aksi lepas portofolio oleh investor global (capital outflow).

Perry menjelaskan, kembalinya kepercayaan investor ini tidak lepas dari langkah taktis BI bersama pemerintah yang sepakat untuk mendongkrak tingkat suku bunga pada instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN). Strategi ini sengaja ditempuh untuk meningkatkan daya saing imbal hasil investasi di pasar domestik sekaligus memagari stabilitas nilai tukar Rupiah.

BERITA TERKAIT

Optimisme Jangka Panjang Kuat, Indeks Ekspektasi Konsumen BI Tembus 126,4

Survei BI: Indeks Penjualan Riil Juni 2026 Diproyeksi 221,6, Kontraksi Bulanan Menyusut

Penerimaan Pajak Melesat, Cadangan Devisa Juni 2026 Menanjak Jadi USD 145,6 Miliar

Ekspansi Masih Dua Digit, Uang Primer BI Juni 2026 Tembus Rp 2.228 Triliun

“Kalau di triwulan satu itu masih terjadi outflow total sebesar US$ 1,47 (Rp 26,4 triliun). Namun di triwulan dua ini sudah kembali dengan total inflow mencapai US$ 7,98 miliar (Rp 143,34 triliun),” papar Perry dalam Rapat Kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Selasa (7/7).

Pergeseran Peta Aliran Dana Asing: Triwulan I vs Triwulan II 2026

Berdasarkan data kuartalan yang dirilis bank sentral, terjadi pergeseran portofolio investor yang cukup kontras di beberapa instrumen utama keuangan riil:

1. Kondisi Rapor Triwulan I-2026

  • SRBI: Menjadi satu-satunya instrumen penyelamat dengan catatan inflow masuk sebesar US$ 1,78 miliar (Rp 31,97 triliun).

  • Pasar Saham: Mengalami tekanan aksi jual bersih asing (net sell) hingga mencatat outflow sebesar US$ 1,76 miliar (Rp 31,61 triliun).

  • Pasar SBN: Terkoreksi akibat aksi lepas pasang investor eksternal dengan outflow menembus US$ 1,46 miliar (Rp 26,22 triliun).

  • Hasil Akhir: Akumulasi total arus modal asing terjebak di zona negatif (net outflow).

2. Kondisi Rapor Triwulan II-2026

  • SRBI: Kian berkilau menjadi motor utama dengan serapan dana asing melonjak drastis ke angka US$ 8,48 miliar (Rp 152,3 triliun).

  • Pasar SBN: Berhasil membalikkan keadaan menjadi positif dengan catatan inflow sebesar US$ 1,78 miliar (Rp 31,97 triliun).

  • Pasar Saham: Masih menunjukkan tren pengosongan posisi portofolio asing dengan sisa outflow mencapai US$ 2,3 biiar (Rp 41,31 triliun).

  • Hasil Akhir: Secara agregat keseluruhan, posisi neraca modal berbalik surplus tebal (net inflow).

Win-Win Solution Tekan Beban Fiskal Negara

Di sisi lain, kebijakan menaikkan imbal hasil atau yield SBN demi menjaring dana global tentu berdampak pada membengkaknya biaya bunga yang harus dibayarkan oleh kas negara. Guna mengantisipasi hal ini, Perry menegaskan bahwa Bank Indonesia telah menyiapkan bantalan berupa skema kompensasi khusus bagi pemerintah.

Langkah mitigasi ini diwujudkan lewat peningkatan rasio remunerasi (bunga penempatan) atas simpanan dana likuid pemerintah yang diparkir di rekening Bank Indonesia. Jika dalam formula lama kuota remunerasi dipatok mentok di level 80% dari besaran BI Rate, maka ke depan ketetapan tersebut akan diungkit hingga menembus di atas level BI Rate.

“Semua kenaikan beban bunga kami akan tanggung, kami akan tingkatkan remunerasinya Bank Indonesia kepada pemerintah, sehingga win-win solution. Inflow-nya tetap masuk, Rupiahnya stabil, beban bunganya kami akan kembalikan. Kami pastikan sehingga posisi anggaran pemerintah tidak lagi tertekan,” pungkas Perry. ***

Tags: apbn 2026arus modal asingBank IndonesiaBICapital InflowPasar SahamPerry WarjiyoRemunerasi PemerintahSBNSRBI
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Himbara Minta Kepastian Tenor SAL untuk Kredit UMKM, Menkeu: Kita Harus Antisipasi Kas

Selanjutnya

Harmonisasi Perpres, OJK Rilis POJK 10/2026 Guna Perluas Cakupan Bursa Karbon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

IASC Blokir Ratusan Ribu Rekening dan Amankan Dana Rp 674 Miliar

IASC Blokir Ratusan Ribu Rekening dan Amankan Dana Rp 674 Miliar

oleh Sandy Romualdus
10 Juli 2026 - 12:55

OJK mengidentifikasi 132.583 nomor telepon terafiliasi penipuan keuangan hingga Juni 2026. Lewat wadah IASC, dana penipuan sebesar Rp 674,1 miliar...

Sita Aset Rp114,5 Miliar: Komitmen OJK Selamatkan Uang Nasabah Prolife (Indosurya Life)

Sita Aset Rp114,5 Miliar: Komitmen OJK Selamatkan Uang Nasabah Prolife (Indosurya Life)

oleh Sandy Romualdus
9 Juli 2026 - 15:27

Tim Penyidik OJK sukses menyita 485 barang bukti senilai Rp113,97 miliar milik Henry Surya, pengendali Prolife Indonesia (d.h Indosurya Sukses)....

OJK Dorong Pembiayaan Infrastruktur Melalui Sukuk

Harmonisasi Perpres, OJK Rilis POJK 10/2026 Guna Perluas Cakupan Bursa Karbon

oleh Sandy Romualdus
9 Juli 2026 - 08:43

OJK resmi menerbitkan POJK Nomor 10 Tahun 2026 sebagai payung hukum baru perdagangan karbon melalui bursa karbon guna mengendalikan emisi...

Didominasi Kasus Perbankan, OJK Seret 184 Perkara Jasa Keuangan ke Meja Hijau

Didominasi Kasus Perbankan, OJK Seret 184 Perkara Jasa Keuangan ke Meja Hijau

oleh Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 16:32

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui fungsi penyidikannya berhasil menyelesaikan total 184 perkara hingga akhir Juni 2026, di mana sektor perbankan...

Uang Beredar Tumbuh 4,9% di Mei 2025, Stabilitas Rupiah Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Ekspansi Masih Dua Digit, Uang Primer BI Juni 2026 Tembus Rp 2.228 Triliun

oleh Stella Gracia
8 Juli 2026 - 16:25

Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi uang primer atau M0 adjusted pada Juni 2026 tumbuh 13,8% secara tahunan mencapai Rp 2.228...

MSCI Apresiasi Reformasi Data OJK, Indonesia Bersanding dengan India dan Tiongkok

Disiplinkan Pasar, OJK Jatuhi Sanksi Denda Rp 86,26 Miliar kepada 100 Pihak per Juni 2026

oleh Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 15:41

OJK menjatuhkan sanksi denda Rp 86,26 miliar kepada 100 pihak di sektor pasar modal per Juni 2026. Di sisi lain,...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

    Tarik PPh 22 di Marketplace, DJP Bidik Pajak Digital Melonjak Hingga Rp 24 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DJP Kejar Pajak Digital, Strava dan Kling AI Resmi Kena PPN 11 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Laba Rp66,59 Miliar, RUPST KB Bank (BBKP) Rombak Jajaran Direksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

BNI Tegaskan Kepercayaan Nasabah Jadi Fondasi Industri Keuangan Digital Masa Depan

BNI Tegaskan Komitmen Dorong Ekonomi Digital di Indonesia Digital Bank Summit 2026

Optimisme Jangka Panjang Kuat, Indeks Ekspektasi Konsumen BI Tembus 126,4

Survei BI: Indeks Penjualan Riil Juni 2026 Diproyeksi 221,6, Kontraksi Bulanan Menyusut

Perluas Akses Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7,00%

BNI Bawa Mitra Binaan Batik ke Puspa Nuswantara 2026

IASC Blokir Ratusan Ribu Rekening dan Amankan Dana Rp 674 Miliar

Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

BNI Dukung UMKM Batik Lewat Puspa Nuswantara 2026

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
OJK Dorong Pembiayaan Infrastruktur Melalui Sukuk

Harmonisasi Perpres, OJK Rilis POJK 10/2026 Guna Perluas Cakupan Bursa Karbon

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance