Stabilitas.id – Di tengah lanskap industri digital yang bergerak cepat—di mana inovasi bisa usang dalam hitungan bulan dan loyalitas pelanggan semakin menantang untuk dijaga—kepercayaan menjadi mata uang paling bernilai. Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) untuk menegaskan kembali posisinya: bukan sekadar sebagai platform e-commerce, melainkan sebagai ekosistem omnichannel yang bertumbuh bersama pelanggan.
Menutup tahun ini, Blibli mencatatkan deretan penghargaan dari berbagai lembaga dan media nasional maupun regional. Namun, lebih dari sekadar pengakuan, capaian tersebut merefleksikan proses panjang membangun layanan yang konsisten, komunikasi yang bertanggung jawab, serta inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak—pelanggan, mitra, hingga tim internal kami,” ujar Nazrya Octora, Head of Public Relations Blibli. Baginya, penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan pengingat untuk terus menjaga kualitas layanan dan transparansi komunikasi di tengah dinamika industri perdagangan yang terus berubah.
BERITA TERKAIT
Kepercayaan publik terhadap Blibli tercermin kuat dalam pengakuan di bidang komunikasi dan tata kelola perusahaan. Sepanjang 2025, Blibli meraih Gold Winner Corporate PR di PR Indonesia Awards, hingga predikat Indonesia PR Program dan Practitioner of The Year. Di balik penghargaan tersebut, ada konsistensi membangun komunikasi yang jujur, relevan, dan berpihak pada kepentingan pemangku kepentingan.
Di sisi lain, pengalaman pelanggan tetap menjadi jantung strategi Blibli. Dengan memadukan pendekatan high-tech dan high-touch, Blibli menghadirkan layanan pelanggan 24/7 yang memastikan rasa aman (peace of mind) di setiap titik interaksi—baik online maupun offline. Pendekatan ini mengantarkan Blibli meraih berbagai apresiasi layanan, mulai dari Service Quality Awards hingga Gold Award Contact Center Asia Pacific untuk kontribusi bisnis.
Capaian di bidang reputasi dan kinerja perusahaan pun menunjukkan fondasi bisnis yang solid. Blibli tercatat dalam Fortune Southeast Asia 500 dengan lonjakan peringkat signifikan ke posisi 260, serta masuk dalam Fortune Indonesia 100—daftar perusahaan dengan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Pengakuan sebagai The Fastest Growing New Public Company mempertegas bahwa pertumbuhan Blibli dibangun dengan disiplin operasional dan orientasi jangka panjang.
Namun, pertumbuhan di era digital tak dapat dipisahkan dari isu keamanan dan kepercayaan data. Di sinilah Blibli menempatkan inovasi teknologi sebagai penjaga keandalan ekosistem. Sertifikasi global seperti PCI DSS 4.0 Merchant Level 1, ISO 27001:2022, dan ISO 27701:2019 menjadi bukti komitmen perusahaan dalam melindungi data dan privasi pelanggan, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap regulasi nasional.
Di luar aspek bisnis dan teknologi, Blibli juga menanamkan prinsip keberlanjutan sebagai bagian dari strategi korporasi. Integrasi ESG tidak berhenti pada laporan, tetapi diwujudkan melalui inisiatif nyata yang berdampak sosial dan lingkungan. Pengakuan Gold Rank di Asia Sustainability Report Rating (ASRRAT) serta penghargaan ESG Campaign of The Year melalui Langkah Membumi Festival menegaskan bahwa keberlanjutan bukan pelengkap, melainkan arah pertumbuhan.
Konsistensi tersebut membangun kekuatan merek yang relevan dan dipercaya publik. Penghargaan sebagai Brand of the Year dan E-Commerce Populer menjadi refleksi kedekatan Blibli dengan kebutuhan pelanggan—bukan hanya lewat promosi, tetapi melalui pengalaman yang dapat diandalkan dari waktu ke waktu.
Rangkaian penghargaan yang diraih sepanjang 2025 menegaskan satu hal penting: di tengah kompetisi dan disrupsi, keberhasilan bukan hanya tentang siapa yang paling cepat berinovasi, melainkan siapa yang paling konsisten menjaga kepercayaan.
Menutup tahun 2025, Blibli memilih untuk tidak berhenti pada pencapaian. Dengan komitmen menghadirkan pengalaman belanja omnichannel yang terintegrasi, aman, dan bertanggung jawab, Blibli melangkah ke tahun berikutnya dengan satu keyakinan: pertumbuhan yang berkelanjutan hanya mungkin tercapai ketika inovasi berjalan seiring dengan nilai, dan kepercayaan dijaga sebagai fondasi utama. ***





.jpg)










