JAKARTA, Stabilitas.id — AMD (NASDAQ: AMD) resmi memperkenalkan lini prosesor terbaru untuk segmen komersial dan pusat data guna mendukung tuntutan beban komputasi Artificial Intelligence (AI) yang kian masif. Melalui prosesor Ryzen PRO 7040 Series Mobile dan jajaran server EPYC Generasi Keempat, AMD menawarkan solusi komputasi x86 yang diklaim paling canggih dan hemat daya untuk kebutuhan bisnis modern.
Commercial Lead AMD Indonesia, Brando Lubis, menyatakan bahwa kehadiran teknologi AI dapat mempercepat beban kerja, memperluas jangkauan layanan, hingga menurunkan biaya operasional bisnis.
“Kami terus berkomitmen untuk berinovasi sesuai kebutuhan pasar. Perlu solusi komputasi yang andal dan efisien untuk mendukung pengambilan keputusan di tengah gempuran digitalisasi,” ujar Brando dalam Media Update di Jakarta (25/3/2024).
BERITA TERKAIT
Prosesor Ryzen PRO 7040 Series Mobile terbaru dibangun di atas arsitektur “Zen 4” yang canggih dengan grafis terintegrasi AMD RDNA 3. Keunggulan utamanya terletak pada mesin dedicated Ryzen AI yang dirancang khusus untuk mempercepat beban kerja kecerdasan artifisial pada laptop bisnis Windows 11, seperti lini produk dari HP dan Lenovo.
Selain segmen mobile, AMD juga menghadirkan Ryzen PRO 7000 Series untuk desktop dengan fabrikasi 5nm dan platform AM5 yang mendukung memori DDR5. Teknologi ini dilengkapi dengan fitur AMD PRO guna meningkatkan keamanan dan kemudahan pengelolaan bagi pengguna profesional.
Di sektor pendidikan, Universitas AMIKOM Yogyakarta menjadi institusi pertama di Indonesia yang menerapkan teknologi AMD Ryzen 7000 series terbaru. Sinergi ini merupakan bagian dari komitmen AMD untuk meningkatkan kualitas lulusan sumber daya manusia agar mampu bersaing di bidang teknologi informasi.
Hingga saat ini, lebih dari 500 unit PC bertenaga prosesor AMD (Ryzen 7, Ryzen 9, hingga Threadripper) telah digunakan di berbagai laboratorium Universitas AMIKOM untuk mengoptimalkan proses pembelajaran berbasis AI.
Untuk kebutuhan pusat data, AMD meluncurkan AMD EPYC 8004 Series yang melengkapi jajaran prosesor EPYC Generasi Keempat. Prosesor ini menggunakan core “Zen 4c” yang dirancang untuk efisiensi energi tinggi namun tetap memiliki performa unggul untuk aplikasi cloud native, ritel, manufaktur, hingga telekomunikasi.
Kepadatan core yang tinggi pada EPYC Generasi Keempat memungkinkan AMD memberikan kinerja terdepan di industri dengan solusi Total Cost of Ownership (TCO) yang menarik bagi pelanggan. Dengan arsitektur terbaru ini, AMD berupaya mendorong batasan efisiensi dan skalabilitas di era digitalisasi global. ***

















