• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Mei 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Finance

BI Sebut Ada Rp2.506 Triliun Dana ‘Nganggur’ di Perbankan, Siap Genjot Ekonomi 2026

oleh Stella Gracia
2 Maret 2026 - 17:05
28
Dilihat
BI Sebut Ada Rp2.506 Triliun Dana ‘Nganggur’ di Perbankan, Siap Genjot Ekonomi 2026
0
Bagikan
28
Dilihat

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) menyatakan sistem keuangan Indonesia tetap kokoh dengan likuiditas yang sangat memadai untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengungkapkan bahwa perbankan nasional masih memiliki ruang yang sangat luas untuk menyalurkan kredit guna mengakselerasi roda perekonomian.

Berdasarkan data Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) No. 46, fasilitas pinjaman yang belum digunakan (undisbursed loan) perbankan hingga Januari 2026 tercatat mencapai Rp2.506,47 triliun, atau setara dengan 22,65% dari total plafon kredit yang tersedia.

“Peluang ekonomi Indonesia untuk tumbuh lebih tinggi sangat terbuka didukung likuiditas yang memadai. Fasilitas undisbursed loan ini dapat terus dioptimalkan sebagai pendorong pertumbuhan,” ujar Destry dalam peluncuran KSK 46 di Jakarta, dikutip Senin (2/3/2026).

BERITA TERKAIT

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

SBN Internasional Laris, ULN Pemerintah Kuartal I/2026 Tumbuh Melambat 3,8%

Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

Rasio Uang Palsu Turun Jadi 4 Lembar per Sejuta, BI Musnahkan 466.535 Lembar Rupiah Tiruan

Pertumbuhan kredit pada Januari 2026 tercatat solid di angka 9,96% (yoy). Bank Indonesia memprakirakan intermediasi perbankan sepanjang tahun 2026 akan tetap kuat dalam kisaran 8% hingga 12%.

Untuk mencapai target tersebut, BI mengimbau perbankan untuk lebih agresif menyesuaikan special rate agar suku bunga kredit dapat turun lebih cepat. Langkah ini dinilai penting agar transmisi kebijakan moneter berjalan efektif dan minat dunia usaha untuk menarik kredit semakin meningkat.

Guna memastikan perbankan memiliki “napas” yang panjang dalam menyalurkan pembiayaan, BI telah memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). Kebijakan ini bersifat forward looking dan diarahkan pada sektor-sektor prioritas pemerintah.

Hingga minggu pertama Februari 2026, BI mencatat total insentif likuiditas yang telah diguyurkan ke perbankan mencapai Rp427,5 triliun. “Sinergi antarotoritas dalam KSSK menjadi kunci untuk membangun optimisme bahwa ekonomi Indonesia dapat tumbuh lebih tinggi dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan,” tambah Destry.

BI optimistis, dengan ketahanan korporasi dan rumah tangga yang terjaga, intermediasi yang kuat akan menjadi motor utama pencapaian pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi. ***

Tags: Bank IndonesiaDestry Damayantiekonomi Indonesia 2026Kajian Stabilitas KeuanganKSK 46likuiditas perbankanmakroprudensialpertumbuhan kreditsuku bunga kreditUndisbursed Loan
 
 
 
 
Sebelumnya

Jelang Lebaran 2026, BCA Pasok Uang Tunai Rp65,7 Triliun

Selanjutnya

Kompak Naik! Ini Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per 2 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 15:14

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) mengambil langkah agresif guna membentengi perekonomian domestik dari rambatan guncangan geopolitik global. Rapat Dewan Gubernur...

Genjot Inklusi Keuangan Pelajar, Bank Jakarta Kelola Dana Simpanan Rp1,81 Triliun

Genjot Inklusi Keuangan Pelajar, Bank Jakarta Kelola Dana Simpanan Rp1,81 Triliun

oleh Sandy Romualdus
19 Mei 2026 - 19:49

Stabilitas.id — Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) DKI Jakarta 2026 yang diorkestrasi oleh Bank Jakarta bersama Otoritas Jasa Keuangan...

Bank Mandiri Kukuhkan Peran di Ekonomi Kerakyatan, Realisasi KUR Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

Bank Mandiri Kukuhkan Peran di Ekonomi Kerakyatan, Realisasi KUR Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

oleh Sandy Romualdus
19 Mei 2026 - 16:34

Stabilitas.id - Bank Mandiri memperkuat komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat...

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

oleh Stella Gracia
19 Mei 2026 - 10:58

Stabilitas.id — Otoritas moneter dan fiskal memperkuat fondasi arsitektur keuangan berkelanjutan (sustainable finance) tanah air demi memitigasi dampak risiko perubahan...

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

Rasio Uang Palsu Turun Jadi 4 Lembar per Sejuta, BI Musnahkan 466.535 Lembar Rupiah Tiruan

oleh Stella Gracia
19 Mei 2026 - 10:58

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) bersama Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal) memusnahkan sebanyak 466.535 lembar uang Rupiah palsu di...

Siasat Garap Financial Goals 2026 Lewat Diversifikasi Lintas Negara dan Mata Uang

Siasat Garap Financial Goals 2026 Lewat Diversifikasi Lintas Negara dan Mata Uang

oleh Stella Gracia
19 Mei 2026 - 10:29

Stabilitas.id — Menghadapi volatilitas pasar modal global pertengahan tahun ini, para pelaku pasar diimbau untuk beralih ke strategi investasi yang...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manajemen Kinerja Kualitatif vs Kuantitatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Berlaku! PMK 23/2026: Aturan Baru Penagihan hingga Pelunasan Piutang Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Genjot Inklusi Keuangan Pelajar, Bank Jakarta Kelola Dana Simpanan Rp1,81 Triliun

Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

Bank Mandiri Kukuhkan Peran di Ekonomi Kerakyatan, Realisasi KUR Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

SBN Internasional Laris, ULN Pemerintah Kuartal I/2026 Tumbuh Melambat 3,8%

Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

Rasio Uang Palsu Turun Jadi 4 Lembar per Sejuta, BI Musnahkan 466.535 Lembar Rupiah Tiruan

Inflasi April Terkendali 2,42%, BI Beberkan Strategi 4K Lewat Peluncuran GPIPS 2026

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Menkeu: Inflasi Kita Masih Relatif Moderat

Kompak Naik! Ini Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per 2 Maret 2026

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance