• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Tembus Rp1.388 Triliun, AFTECH Sebut Pinjaman Daring Jadi Pintu Masuk Inklusi Keuangan

by Sandy Romualdus
11 Juni 2026 - 16:34
43
VIEWS
Kawal Kepastian Usaha, AFTECH Dukung Langkah Hukum AdaKami hingga Amartha
0
SHARES
43
VIEWS

Stabilitas.id – Industri pinjaman daring (pindar) atau fintech peer-to-peer (P2P) lending mencatatkan kontribusi masif terhadap penguatan penetrasi inklusi keuangan nasional. Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) melaporkan akumulasi penyaluran pembiayaan dari klaster tekfin pendanaan ini telah menembus angka Rp1.388 triliun yang mengalir langsung ke sektor riil sejak awal beroperasi di Indonesia.

Suntikan modal digital tersebut tersebar ke berbagai kebutuhan produktif masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mulai dari tambahan modal kerja warung kelontong, pembiayaan modal usaha, hingga pos dana darurat pendidikan.

  • Baca juga: Porsi Pembiayaan Produktif Turun 34%, AFTECH Dorong Solusi Credit Scoring Inovatif

Sekretaris Jenderal AFTECH Firlie Ganinduto memaparkan, data industri menunjukkan total penyaluran pinjaman tersebut telah menjangkau lebih dari 169 million rekening penerima pinjaman (borrower) aktif. Menariknya, sebesar 38% hingga 40% di antaranya merupakan pelaku UMKM yang berhasil memperoleh akses pendanaan untuk pertama kalinya (new-to-credit).

BERITA TERKAIT

Porsi Pembiayaan Produktif Turun 34%, AFTECH Dorong Solusi Credit Scoring Inovatif

Waspada Rivalitas AS-China, DEN Ingatkan Indonesia Tak Ketergantungan pada AI Asing

Kawal Kepastian Usaha, AFTECH Dukung Langkah Hukum AdaKami hingga Amartha

Global Anti-Scam Alliance Indonesia Diluncurkan, Perkuat Perlindungan Konsumen dari Penipuan Digital

Firlie menilai perlu ada pelurusan narasi publik yang lebih seimbang terkait industri pindar. Menurutnya, fungsi utama tekfin pendanaan selama ini adalah bertindak sebagai jembatan likuiditas bagi jutaan masyarakat unbanked dan underbanked yang tidak memiliki rekam jejak kredit (credit history) di perbankan konvensional.

“Pindar merupakan jembatan bagi jutaan orang itu, yang selama ini tidak punya rekam jejak perbankan dan kini bisa mendapatkan modal untuk tumbuh. Mereka meminjam untuk membeli stok dagangan, membayar biaya sekolah anak, atau menambal modal saat arus kas seret, dan kemudian melunasi pinjamannya tanpa masalah,” ujar Firlie dalam keterangan pers, dikutip Kamis (11/6/2026).

AFTECH mencatat indikator kualitas aset industri ini terbilang kokoh, di mana lebih dari 90% borrower tercatat taat melakukan pembayaran tepat waktu (repayment rate) sesuai dengan perjanjian jangka waktu pinjaman.

Titik Awal Menuju Ekosistem Bank Formal

Dari perspektif pelaku usaha, kemudahan akses modal digital dipandang sebagai stimulus awal untuk menaikkelaskan pelaku usaha kecil agar nantinya bisa dilirik oleh lembaga keuangan formal.

  • Baca juga: Waspada Rivalitas AS-China, DEN Ingatkan Indonesia Tak Ketergantungan pada AI Asing

Direktur Utama Easycash Nucky Poedjiardjo mengungkapkan, berdasarkan pantauan berkala di platformnya, tidak sedikit pengguna mikro yang awalnya meminjam dalam plafon kecil untuk stok barang, dalam kurun waktu dua tahun mampu mengeksploitasi skala bisnisnya hingga memiliki karyawan dan beralih ke fasilitas kredit perbankan.

“Pindar bukan titik akhir perjalanan keuangan mereka, kami adalah titik masuknya. Dan itu yang membuat pekerjaan ini punya makna. Pengalaman pertama memperoleh pembiayaan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan terhadap sistem keuangan formal,” kata Nucky.

Setali tiga uang, Direktur PT Sahabat Mikro Fintek (Samir) Yonathan Gautama menambahkan bahwa dampak multiplier (multiplier effect) dari penyaluran pinjaman produktif ini merembet secara instan ke rantai pasok lokal di tingkat komunitas, mulai dari penyerapan tenaga kerja baru hingga peningkatan volume omset pemasok (supplier) lokal.

“Ada sesuatu yang sangat kuat terjadi ketika seseorang yang tidak pernah dianggap layak oleh sistem keuangan formal, untuk pertama kalinya mendapatkan kepercayaan berupa modal,” jelas Yonathan.

Dorong Transparansi Finansial

Saat ini, AFTECH menaungi sembilan penyelenggara pindar aktif yang berada di bawah pengawasan ketat Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yakni Easycash, Samir, AdaKami, Amartha, Julo, Indosaku, PinjamDuit, LumbungDana, dan Danai.

  • Baca juga: Kawal Kepastian Usaha, AFTECH Dukung Langkah Hukum AdaKami hingga Amartha

Guna mempertebal perlindungan konsumen (market conduct) dan kepercayaan publik, asosiasi mewajibkan seluruh anggotanya menerapkan tata kelola yang bersih, transparan dalam keterbukaan struktur biaya dan bunga sejak awal, serta mempublikasikan indikator kinerja secara berkala termasuk laporan audit penagihan. ***

Tags: aftechAkumulasi Penyaluran FinTech AFTECHDirektur Samir Yonathan GautamaDirektur Utama Easycash Nucky PoedjiardjoInklusi Keuangan Indonesia 2026Pembiayaan UMKM Pinjaman DaringRegulasi OJK FinTech LendingTingkat Repayment Rate Pindar
 
 
 
 
 
Previous Post

Bidik Gen Z, BTN Garap Ekosistem Kampus Unpad & Buka Jalur ODP Mahasiswa

Next Post

Dobrak Pasar Global, Bank Mandiri (BMRI) Jadi Bank Pertama RI Tembus Sistem CIPS China

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Sasar Pekerja Muda, Bank BSN Rilis KPR DP 1 Persen dengan Tenor 40 Tahun

Sasar Pekerja Muda, Bank BSN Rilis KPR DP 1 Persen dengan Tenor 40 Tahun

by Sandy Romualdus
19 Oktober 2026 - 21:24

Bank BSN menghadirkan KPR bagi pekerja muda dengan DP 1 persen dan tenor 40 tahun, ditopang portofolio KPR perseroan yang...

Komitmen Terapkan Sustainable Finance, Kredit Berkelanjutan BRI Tumbuh Double Digit Jadi Rp710,9 T

Pimpin Transformasi Ekosistem UMKM, Hery Gunardi Dinobatkan Best CEO BIFA 2026

by Stella Gracia
19 Oktober 2026 - 09:46

BRI meraih dua trofi di BIFA 2026, termasuk Best CEO Transformasi Ekosistem UMKM untuk Hery Gunardi dan Excellent Profitable State-Owned...

Employee Volunteering Day 2026: Ratusan Karyawan CIMB Niaga Turun Tangan Benahi Ruang Publik

Dorong Generasi Muda Cermat Berfinansial, BRI Hadirkan Gerai CERDAS PeKA di FEB Unair

by Stella Gracia
19 Oktober 2026 - 09:46

BRI Peduli mendukung peluncuran Gerai CERDAS PeKA di FEB Unair Surabaya guna memperkuat literasi finansial dan pelindungan konsumen digital mahasiswa....

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 21:02

BNI menyabet peringkat keempat Top 10 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026 berkat penguatan kanal digital wondr...

Porsi Kredit Produktif Tembus 62 Persen: Bank BPD Bali Salurkan Pembiayaan UMKM Rp14,15 Triliun

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

by Sandy Romualdus
16 Oktober 2026 - 20:36

Bank BPD Bali meraup laba Rp1 triliun dan menyalurkan kredit UMKM Rp14,43 triliun per kuartal III/2026 dengan NPL Gross terjaga...

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

by Sandy Romualdus
15 Oktober 2026 - 15:56

Wadirut Bank BSN Arga M. Nugraha menyerukan integrasi pasar keuangan syariah ASEAN guna melayani 250 juta umat Muslim di forum...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Bantu Pemulihan Gempa NTT, AAJI Kucurkan Donasi Rp315 Juta dan 60 Polis Asuransi Mikro

Danantara Inisiasi DTIIF 2026, Tarik Modal Global dan Pacu Transformasi 6 Sektor Industri

Sasar Pekerja Muda, Bank BSN Rilis KPR DP 1 Persen dengan Tenor 40 Tahun

Masuk 3 Besar BUMN Layanan Terbaik, BRI Pacu Transformasi BRIVolution Reignite

Pimpin Transformasi Ekosistem UMKM, Hery Gunardi Dinobatkan Best CEO BIFA 2026

Dorong Generasi Muda Cermat Berfinansial, BRI Hadirkan Gerai CERDAS PeKA di FEB Unair

Dukung Pertumbuhan Korporasi, CIMB Niaga Rilis OCTOBIZ di Business Summit 2026

Jaga Rasionalitas Pasar, OJK dan BEI Serap Masukan Pelaku Pasar Modal

Employee Volunteering Day 2026: Ratusan Karyawan CIMB Niaga Turun Tangan Benahi Ruang Publik

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Dobrak Pasar Global, Bank Mandiri (BMRI) Jadi Bank Pertama RI Tembus Sistem CIPS China

Dobrak Pasar Global, Bank Mandiri (BMRI) Jadi Bank Pertama RI Tembus Sistem CIPS China

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance