• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Selasa, November 3, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Menanam Disiplin Finansial dari Celengan Sekolah Rakyat

by Sandy Romualdus
29 Agustus 2026 - 08:10
44
VIEWS
Menanam Disiplin Finansial dari Celengan Sekolah Rakyat
0
SHARES
44
VIEWS

Puncak Hari Indonesia Menabung & BLK 2026 digelar di Sekolah Rakyat Bekasi. OJK bersama Kemenkeu dan LPS tingkatkan literasi serta inklusi keuangan pelajar menuju Indonesia Emas 2045.

Stabilitas.id – Riuh rendah suara tepuk tangan dan celoteh ceria lebih dari 1.100 pelajar dan mahasiswa bergemuruh memadati halaman Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026). Siang itu, suasana sekolah tak seperti hari biasa. Bendera dan balon berwarna-warni berkibar di genggaman anak-anak sekolah yang tampil penuh semangat mengenakan seragam rapi. Senyum merekah dan tatapan antusias memancarkan energi muda saat mereka menyambut perhelatan Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) serta Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026.

  • Baca juga: OJK Luncurkan Buku PELITA Syariah, Gandeng Tokoh Agama Perluas Literasi Lewat Dakwah

Rangkaian perayaan nasional yang diusung dengan tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan” tersebut diresmikan secara masif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkolaborasi dengan kementerian/lembaga, Industri Jasa Keuangan (IJK), serta pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Berbeda dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, peringatan pada 2026 ini memberikan titik tekan prioritas pada Sekolah Rakyat sebagai sasaran utama peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi segmen pelajar.

Peserta didik Sekolah Rakyat—yang sebagian besar berasal dari keluarga prasejahtera—diintegrasikan menjadi segmen krusial dalam perluasan akses keuangan. Sekolah Rakyat diposisikan sebagai pintu masuk (entry point) yang sangat strategis untuk menanamkan budaya hemat serta memperluas edukasi finansial secara merata kepada pelajar tanpa memandang latar belakang sosial ekonomi.

BERITA TERKAIT

OJK Luncurkan Buku PELITA Syariah, Gandeng Tokoh Agama Perluas Literasi Lewat Dakwah

OJK Limpahkan Kasus Tipibank BPR DCN Malang ke Kejari Batu, Dua Direksi Terancam 15 Tahun Penjara

Perkuat Struktur Permodalan, Tiga BPR Resmi Melebur ke BPR Arthaguna Mandiri

OJK Serahkan Tambahan Data Aliran Dana dan Aset Dana Syariah Indonesia ke Bareskrim

Menutup Kesenjangan Literasi dan Inklusi

Di atas panggung utama, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi—yang akrab disapa Bu Kiki—menyampaikan pandangan komprehensif terkait peta keuangan nasional dan tantangan di tingkat akar rumput. Bu Kiki mengungkapkan bahwa secara nasional, indeks literasi dan inklusi keuangan Indonesia masing-masing telah melesat mencapai 69,57 persen dan 93,61 persen.

Namun, di balik angka nasional yang telah melampaui target tersebut, Bu Kiki memberikan catatan tebal mengenai potret segmen pelajar dan mahasiswa. Kesenjangan (gap) antara pemahaman dan kepemilikan akses masih menjadi pekerjaan rumah besar yang membutuhkan penguatan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Untuk segmen pelajar dan mahasiswa, tingkat inklusinya sudah sangat tinggi mencapai 92 persen, tetapi indeks literasinya masih berada di angka 62 persen. Ini menjadi PR besar kita bersama. Anak-anak kita sudah memiliki akses atau akun rekening perbankan, tetapi pemahaman mereka terkait pengelolaan risiko, perencanaan jangka panjang, serta kewaspadaan terhadap jebakan produk keuangan ilegal harus terus kita tingkatkan,” papar Friderica Widyasari Dewi.

Ia mengingatkan bahwa kebiasaan menabung bukan merupakan tindakan serba instan yang hanya bisa dilakukan saat seseorang telah memiliki kelimpahan materi. Menabung adalah bentuk kedisiplinan yang dibentuk melalui langkah kecil berkesinambungan.

“Menabung sejak dini sangat penting untuk masa depan kalian. Menabung itu jangan menunggu uang kita banyak dulu. Justru supaya uangnya banyak, kita harus menabung sedikit demi sedikit. Jadi, kita harus membiasakan diri menabung sejak dini,” pesan Friderica secara tegas di hadapan ribuan siswa.

Langkah konkret OJK bersama Industri Jasa Keuangan tercermin dalam capaian Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Dalam rentang periode September 2025 hingga Juni 2026, tercatat sebanyak 679.000 rekening pelajar baru berhasil dibuka melalui pelaksanaan lebih dari 270.000 kegiatan Bank Goes to School di 122 ribu sekolah di seluruh penjuru tanah air.

Dari sisi literasi, OJK terus mengorkestrasikan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) secara masif dan berkelanjutan. Sepanjang 2026 hingga Agustus 2026, OJK menggelar 3.557 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau 12,2 juta peserta. Sinergi GENCARKAN juga menghasilkan 18.308 kegiatan edukasi tatap muka langsung bagi 3,2 juta peserta, serta 22.797 kegiatan edukasi digital yang berhasil menjangkau 167,8 juta peserta. Infrastruktur edukasi ini diperkuat oleh pembentukan 51.030 Duta Literasi Keuangan Indonesia (OJK PEDULI), 142.613 pengguna LMS Edukasi Keuangan (LMSKU), serta 2,4 juta penonton (views) pada portal minisite Sikapi Uangmu.

Tiga Benteng Karakter dan Stabilitas Ekonomi

Dalam sesi Leader’s Insight, para pimpinan regulator dan kementerian membedah urgensi budaya menabung dari berbagai perspektif strategis, mulai dari pembentukan watak individu hingga pilar stabilitas sektor keuangan makro.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, menegaskan bahwa kebiasaan menabung bukan sekadar hitung-hitungan transaksi dana, melainkan instrumen pembentukan karakter pribadi.

“Tujuan peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang dilakukan OJK adalah membangun karakter pribadi yang disiplin, sabar, mampu mengendalikan diri, dan mampu mengelola keuangan sehingga dapat terhindar dari kebiasaan FOMO (Fear of Missing Out) dan FOPO (Fear of Other People’s Opinions) di tengah perkembangan ekonomi dan keuangan digital,” ujar Dicky Kartikoyono.

Dicky menekankan pentingnya pergeseran mindset: menabung adalah kebiasaan menyisihkan uang di awal, bukan menyisakan uang sisa belanja di akhir. Dengan kebiasaan menyisihkan uang, seseorang memiliki ruang gerak yang lebih luas untuk merencanakan masa depan, memenuhi kebutuhan mendesak, membantu sesama, sekaligus berkontribusi nyata dalam menopang perekonomian nasional.

Sementara Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Ferdinand D. Purba, menggarisbawahi bahwa rasa aman merupakan fondasi paling mendasar dalam membangun budaya keuangan modern di kalangan generasi muda.

“Kepercayaan masyarakat adalah kunci utama sektor keuangan. Melalui LPS, negara hadir untuk memastikan bahwa setiap rupiah simpanan pelajar di lembaga perbankan resmi dijamin secara penuh sesuai dengan ketentuan hukum. Edukasi ini penting agar adik-adik pelajar memahami bahwa menyimpan dana di bank tidak hanya terhindar dari risiko fisik kehilangan, tetapi simpanan tersebut juga diputar oleh industri jasa keuangan untuk mendanai sektor-sektor produktif nasional,” jelas Ferdinand D. Purba.

Kemudian Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kementerian Keuangan RI, Herman Saheruddin, menguraikan keterkaitan erat antara kecerdasan finansial individu dengan ketahanan anggaran negara dalam jangka panjang.

“Kementerian Keuangan mengalokasikan alokasi anggaran yang signifikan untuk sektor pendidikan dan perlindungan sosial melalui APBN. Namun, keberlanjutan dari investasi fiskal tersebut sangat bergantung pada kemandirian dan kesadaran finansial masyarakatnya. Pelajar yang terliterasi sejak dini tidak akan mudah terjebak dalam utang konsumtif dan memiliki kapasitas untuk merencanakan pembiayaan pendidikan tinggi hingga wirausaha. Sinergi ini merupakan pilar utama dalam mengejar target inklusi keuangan nasional sebesar 98 persen pada tahun 2045 sebagaimana diamanatkan dalam RPJPN,” ungkap Herman Saheruddin.

Sinergi para tokoh nasional ini turut didukung oleh kehadiran Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan Cik Ujang, Wakil Gubernur Provinsi Maluku Abdullah Vanath, Anggota DPD/MPR RI Ratu Tenny Leriva, Sekda Provinsi Kalimantan Barat Harisson, serta para kepala daerah dari Pematangsiantar, Kendari, Raja Ampat, Palangkaraya, Ambon, hingga Kabupaten Malang.

Harapan Siswa

  • Baca juga: OJK Limpahkan Kasus Tipibank BPR DCN Malang ke Kejari Batu, Dua Direksi Terancam 15 Tahun Penjara

Suasana haru dan membanggakan menyelimuti panggung utama saat penyerahan simbolis top-up buku tabungan dilakukan kepada para perwakilan siswa Sekolah Rakyat. Sorak-sorai penonton pecah mengiringi langkah para pelajar yang dengan tegak menerima dokumen rekening atas nama pribadi.

Bagi para anak didik SRMA 13 Bekasi, buku tabungan tersebut bukan sekadar kertas cetakan perbankan, melainkan simbol kemandirian dan harapan masa depan yang lebih cerah.

“Senang sekali bisa pegang buku rekening atas nama sendiri. Tadi mendengar penjelasan Bu Kiki dan Pak Dicky membuat saya sadar kalau menyisihkan uang jajan itu sangat penting. Sekarang uang saku tidak boleh langsung dihabiskan untuk jajan, tetapi harus disisihkan di awal demi cita-cita sekolah nanti,” ujar salah satu siswa peserta acara dengan binar mata penuh optimisme seraya memeluk erat buku tabungannya.

Rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama antara pimpinan lembaga tinggi negara, kepala daerah, perbankan, para guru, dan ratusan siswa Sekolah Rakyat. Di balik keriuhan dan tawa ceria yang memenuhi lapangan SRMA 13 Bekasi hari itu, sebuah fondasi besar telah diletakkan: membebaskan generasi muda dari budaya konsumtif dan mengantarkan mereka menjadi generasi yang cerdas, inklusif, serta berdaya secara finansial menuju Indonesia Emas 2045.

Apresiasi KEJAR Award & Financial Literacy Award 2026

Puncak peringatan HIM dan BLK 2026 ini pun kian menarik ketika OJK juga memberikan penganugerahan penghargaan kepada pemangku kepentingan yang konsisten mendorong perluasan akses keuangan di lapangan.

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau bank bjb yang meraih dua penghargaan strategis dari OJK dalam ajang Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) Nasional 2026 ini menegaskan konsistensi perseroan dalam mengakselerasi program literasi dan inklusi keuangan nasional, khususnya yang menyasar segmen pelajar dan generasi muda. Dalam kesempatan tersebut, bank bjb dianugerahi predikat sebagai Bank Teraktif Pelaksanaan Bank Goes to School (BGTS) serta penghargaan atas Pembentukan Program OJK PEDULI Termasif.

Direktur Utama bank bjb, Ayi Subarna menegaskan bahwa penghargaan dari OJK ini menjadi pendorong motivasi bagi perseroan untuk terus memperluas jangkauan edukasi keuangan di lingkungan sekolah. “Literasi dan inklusi keuangan merupakan fondasi penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan. Karena itu, bank bjb ingin hadir tidak hanya sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun kesadaran dan kebiasaan finansial yang baik sejak usia sekolah,” ungkap Ayi.

Untuk diketahui, dalam rangkaian peringatan Hari Indonesia Menabung bertema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”, bank bjb menggelar program edukasi keuangan secara serentak di 81 sekolah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia pada 26 Agustus 2026. Salah satu titik utama pelaksanaan berlangsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Kabupaten Bandung–Soreang dengan mengikutsertakan 608 peserta dari unsur siswa, guru, hingga karyawan.

Selain pemaparan materi pengenalan perbankan dan perencanaan keuangan, bank bjb turut mengoperasikan armada mobil edukasi dan layanan perbankan yang bergerak menjangkau SMAN 1 Katapang dan SMKN 1 Katapang. Di wilayah lain, kegiatan serupa dilaksanakan di SRT 1 Kabupaten Sumedang yang melibatkan 150 peserta, berfokus pada pentingnya membangun budaya menabung sejak usia dini. Kegiatan di Sumedang juga ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pembukaan rekening Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel). Kerja sama tersebut disepakati oleh Kepala SRT 1 Sumedang Cece Enjang Kartiwa dan Pemimpin Kantor Cabang Sumedang bank bjb Asep Gunawan sebagai langkah nyata mempermudah akses produk keuangan bagi pelajar.

Ke depan, bank bjb berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi bersama OJK, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan di sektor pendidikan. Melalui penguatan jaringan kantor cabang dan inovasi layanan mobil edukasi, perseroan berupaya mengedukasi pelajar agar mampu menyusun skala prioritas finansial, memahami nilai uang, dan mengambil keputusan keuangan yang bijak demi menopang pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

***

Daftar Penerima KEJAR Award & Financial Literacy Award 2026

I. Financial Literacy Award

Kategori PUJK dengan Program Literasi Keuangan Terbaik:

  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
  • PT Bank Central Asia Tbk.
  • PT Prudential Life Assurance
  • PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

Kategori PUJK dengan Program Literasi Keuangan Teraktif:

  • PT Bank Central Asia Tbk.
  • PT BPR Hasa Mitra
  • PT BNI Modal Ventura
  • PT Prudential Life Assurance
  • PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
  • Unit Usaha Syariah PT Pegadaian

Kategori PUJK dengan Pembentukan OJK PEDULI Termasif:

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
  • PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk. (bank bjb)
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
  • PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

Kategori Pemerintah Daerah dengan Program Literasi Keuangan Terbaik:

  • Tingkat Provinsi: Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan
  • Tingkat Kota: Pemerintah Kota Ambon
  • Tingkat Kabupaten: Pemerintah Kabupaten Malang

Kategori OJK PEDULI Terbaik:

  • Kategori OJK PEDULI KOD Terbaik: Ratna Candra Sari, Gede Agus Adyatmika, Nayza Azura Putri
  • Kategori OJK PEDULI PUJK Terbaik: Anas Wahid Maulana, Ali Akbar, Kusuma Wijaya, Putri Adelia

II. KEJAR Award

  • Kategori Bank Implementasi KEJAR Terbaik:
  • Subkategori BUMN: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
  • Subkategori Bank Umum Konvensional: PT Bank Central Asia Tbk.
  • Subkategori Bank Umum Syariah: PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
  • Subkategori BPD Wilayah Sumatera: PT Bank Aceh Syariah
  • Subkategori BPD Wilayah Jawa-Bali: PT Bank DKI (Bank Jakarta)
  • Subkategori BPD Wilayah Kalimantan: PT Bank Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara
  • Subkategori BPD Wilayah Sulawesi: PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara
  • Subkategori BPD Wilayah Nusra-Maluku-Papua: PT BPD Nusa Tenggara Barat Syariah
  • Subkategori BPR/BPRS Wilayah Sumatera: PT BPR Gema Pesisir (Sumbar)
  • Subkategori BPR/BPRS Wilayah Jawa-Bali: PT BPRS Bhakti Sumekar Perseroda (Jatim)
  • Subkategori BPR/BPRS Wilayah Kalimantan: PT BPR Tabalong Bersinar (Kalsel)
  • Subkategori BPR/BPRS Wilayah Sulawesi: PT BPR Bahteramas Konawe Perseroda (Sultra)
  • Subkategori BPR/BPRS Wilayah Nusra-Maluku-Papua: PT BPR Modern Express (Maluku)

Bank Teraktif dalam Pelaksanaan Bank Goes to School:

  • PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk. (bank bjb)

Satuan Pendidikan Implementasi KEJAR Terbaik:

  • Baca juga: Perkuat Struktur Permodalan, Tiga BPR Resmi Melebur ke BPR Arthaguna Mandiri
  • Subkategori Umum: SMP Negeri 9 Denpasar (Mitra: Bank BPD Bali)
  • Subkategori Berbasis Agama: MI Assa’idiyyah Jawa Timur (Mitra: PT Bank Mandiri Tbk.)
  • Subkategori Sekolah Luar Biasa: SLB Negeri 1 Gunungkidul DIY (Mitra: Bank BPD DIY)

Wilayah Implementasi KEJAR Terbaik:

  • Provinsi Regional: Sumatera Utara (Sumatera), DKI Jakarta (Jawa-Bali), Kalimantan Barat (Kalimantan), Sulawesi Tenggara (Sulawesi), dan Maluku (Nusra-Maluku-Papua).
  • Kota/Kabupaten Regional: Kota Pematangsiantar (Sumatera), Kota Bandung (Jawa-Bali), Kota Palangkaraya (Kalimantan), Kota Kendari (Sulawesi), dan Kabupaten Raja Ampat (Nusra-Maluku-Papua).

***

Tags: #LPSBank Goes to Schoolbudaya menabung sejak diniBulan Literasi Keuangan 2026Dicky KartikoyonoFinancial Literacy Award 2026Friderica Widyasari DewiGENCARKANHari Indonesia Menabung 2026Inklusi Keuangan PelajarKEJAR Award 2026kementerian keuanganLiterasi Keuangan DigitalojkProgram KEJARSekolah Rakyat Bekasi
 
 
 
 
 
Previous Post

Membongkar Siasat BTN: Mengapa Pembiayaan Rumah Saja Tak Lagi Cukup?

Next Post

Sukses Genjot Tabungan SimPel, Bank Jakarta dan Pemprov DKI Boyong Penghargaan KEJAR Award 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Lelang Properti BTN Buka Peluang Bisnis Property-Preneur bagi Kelas Menengah

Lelang Properti BTN Buka Peluang Bisnis Property-Preneur bagi Kelas Menengah

by Sandy Romualdus
2 November 2026 - 13:21

Pengamat properti Panangian Simanungkalit menilai lelang aset BTN Rp200 juta–Rp500 juta membuka peluang bisnis property-preneur bagi kelas menengah. Stabilitas.id -...

Perkuat Struktur Permodalan, Tiga BPR Resmi Melebur ke BPR Arthaguna Mandiri

Alokasikan 44 Persen KUR untuk Pertanian dan Perikanan, BRI Perkuat Pembiayaan Rantai Pasok Pangan Hulu ke Hilir

by Stella Gracia
2 November 2026 - 13:10

BRI memperkuat pembiayaan ekosistem rantai pasok pangan dari hulu ke hilir guna mendukung swasembada protein dengan porsi kredit UMKM mencapai...

Perkuat Struktur Permodalan, Tiga BPR Resmi Melebur ke BPR Arthaguna Mandiri

Solusi Hunian dan Religi, KPR iB Xtra Haji Umrah Berlaku hingga Juni 2027

by Stella Gracia
2 November 2026 - 13:09

 CIMB Niaga Syariah merilis program KPR iB Xtra Haji Umrah periode November 2026–Juni 2027 dengan hadiah langsung porsi haji reguler...

Perkuat Struktur Permodalan, Tiga BPR Resmi Melebur ke BPR Arthaguna Mandiri

Marak Modus Voice Phishing, BRI Ingatkan Nasabah Jaga Kerahasiaan Data Perbankan

by Sandy Romualdus
2 November 2026 - 13:07

BRI mengimbau nasabah mewaspadai modus penipuan voice phishing (vishing) dan menegaskan bank tidak pernah meminta kode OTP atau PIN melalui...

Porsi Kredit UMKM Capai 50,07%, CAR BPR-BPRS Kokoh di Level 27,20%

Perkuat Struktur Permodalan, Tiga BPR Resmi Melebur ke BPR Arthaguna Mandiri

by Stella Gracia
2 November 2026 - 08:01

OJK menyetujui penggabungan tiga BPR ke dalam PT BPR Arthaguna Mandiri guna memperkuat kapasitas permodalan dan penyaluran kredit UMKM daerah....

Dorong Inovasi Berkelanjutan, CIMB Niaga Danai Tiga Usaha Sosial Terbaik di Community Link 2026

Laba Bersih Melesat 19 Persen, Bank Danamon Raup Rp3,5 Triliun per Kuartal III/2026

by Stella Gracia
30 Oktober 2026 - 19:20

Bank Danamon membukukan laba bersih konsolidasi Rp3,5 triliun per kuartal III 2026, melonjak 19 persen ditopang kredit Rp232,6 triliun dan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Lelang Properti BTN Buka Peluang Bisnis Property-Preneur bagi Kelas Menengah

Alokasikan 44 Persen KUR untuk Pertanian dan Perikanan, BRI Perkuat Pembiayaan Rantai Pasok Pangan Hulu ke Hilir

Solusi Hunian dan Religi, KPR iB Xtra Haji Umrah Berlaku hingga Juni 2027

OJK Luncurkan Buku PELITA Syariah, Gandeng Tokoh Agama Perluas Literasi Lewat Dakwah

Marak Modus Voice Phishing, BRI Ingatkan Nasabah Jaga Kerahasiaan Data Perbankan

Gaet 3.000 Peserta, Forum DTIIF 2026 Lahirkan Kolaborasi Data Center hingga Motor Listrik

Pendapatan Tembus Rp27,67 Triliun, Laba SIG Melesat 363,1 Persen Jadi Rp532 Miliar

OJK Limpahkan Kasus Tipibank BPR DCN Malang ke Kejari Batu, Dua Direksi Terancam 15 Tahun Penjara

Perkuat Struktur Permodalan, Tiga BPR Resmi Melebur ke BPR Arthaguna Mandiri

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Sukses Genjot Tabungan SimPel, Bank Jakarta dan Pemprov DKI Boyong Penghargaan KEJAR Award 2026

Sukses Genjot Tabungan SimPel, Bank Jakarta dan Pemprov DKI Boyong Penghargaan KEJAR Award 2026

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance