IHSG ditutup melonjak 4,12 persen ke level 6.254,97 dengan nilai transaksi Rp30,14 triliun, dipimpin penguatan sektor barang baku dan keuangan.
Stabilitas.id — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melonjak 4,12 persen ke level 6.254,97 pada penutupan perdagangan Senin (15/6/2026). Penguatan tajam indeks acuan domestik ini ditopang oleh reli di hampir seluruh sektor saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sebanyak 10 dari 11 sektor saham berhasil parkir di zona hijau. Sektor barang baku memimpin penguatan tertinggi dengan lonjakan hingga 7,26 persen, diikuti sektor keuangan yang melesat 5,23 persen, serta sektor industri yang tumbuh 4,51 persen.
Sebaliknya, hanya satu sektor yang mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini, yakni sektor kesehatan yang terkoreksi 0,67 persen.
BERITA TERKAIT
Mengutip data RTI Business, frekuensi perdagangan saham di dalam negeri tercatat mencapai 3,25 juta kali transaksi. Total volume saham yang berpindah tangan mencapai 54,61 miliar lembar saham dengan nilai transaksi harian menembus Rp30,14 triliun.
Dari sisi sebaran pergerakan emiten, sebanyak 603 saham ditutup menguat, 125 saham melemah, dan 90 saham bergerak stagnan.
Jajaran saham pencetak penguatan tertinggi (top gainers) dipimpin oleh emiten berkode TRON yang terbang 33,78 persen, disusul saham BAJA dan GPSO yang masing-masing melonjak 28,57 persen dan 25 persen.
Sementara itu, daftar saham yang mengalami penurunan terdalam (top losers) ditempati oleh ABDA setelah merosot 11,21 persen, diikuti BCIC yang turun 9,09 persen serta ASPR yang terkoreksi 8,80 persen.
Sejalan dengan reli IHSG, seluruh bursa saham di kawasan Asia sore ini kompak bergerak menguat. Indeks Nikkei melonjak 4,99 persen ke level 69.317,50, indeks Shanghai naik 1,61 persen ke 4.096,47, indeks Straits Times menguat 1,02 persen ke posisi 5.077,29, serta indeks Hang Seng terapresiasi 0,50 persen ke level 24.842,67. ***
Editor: Sandy Romualdus

















