• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Harga Keekonomian Premium Rp 8.022

by Sandy Romualdus
14 Maret 2012 - 00:00
9
VIEWS
Harga Keekonomian Premium Rp 8.022
0
SHARES
9
VIEWS

Jakarta – Kementrian Keuangan mengungkapkan harga keekonomian bahan bakar minyak (BBM) jenis premium setelah disubsidi sebesar Rp 8.022 per liter dengan asumsi harga minyak 105 dollar AS per barel. Sementara harga minyak tanah Rp 7.600 per liter dan solar Rp 8.130 per liter. Harga tersebut berdasarkan asumsi nilai tukar rupiah di Rp 9.000 per dolar AS dam alpha BBM masing-masing untuk premium, minyak tanah, dan sloar Rp 663 per liter, Rp 424 per liter, dan Rp 631 per liter.

Demikian dibacakan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Bambang Brodjonegoro dalam rapat kerja dengan DPR di Jakarta, Selasa (13/3/2012). Harga keekonomian tersebut menjadi dasar pemerintah menetapkan akan terjadi pembengkakan dalam subsidi BBM sehingga membutuhan adanya perubahan dalam APBN 2012 yang sudah disahkan.

  • Baca juga: Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

Meneri Keuangan Agus Martowardoyo menjelaskan, dengan adanya potensi pembengkanan, maka defisit juga dapat melebar hingga 3,6 persen, belum termasuk defisit dari APBD. "Ada faktor-faktor yang mengurangi pertumbuhan ekonomi selain subsidi. Defisit yang 1,5 persen bisa jadi 3,6 persen belum termasuk 0,5 persen APBD. Kami mengajukan defisit 2,2 persen tapi sehat," ujar Agus di kesempatan yang sama.

BERITA TERKAIT

Himpun Dana Lebih dari Rp5 Miliar di FinFest 2026, OJK Apresiasi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Adapun harga produksi preimum sebesar Rp 6.976 per liter sementara harga minyak tanah Rp 6.909 per liter. Harga produksi solar Rp 7.069 per liter. Di sisi subsidi energi yang lain, yakni subsidi listrik juga ada pembengkakan. Dari subsidi yang sebelumnya disahkan Rp 44,96 triliun, pemerintah mengajukan peningkatan menjadi Rp 93,05 triliun.

  • Baca juga: Manufaktur Tetap Ekspansif, PMI-BI Kuartal III/2026 Naik ke Level 52,28 Persen

Alasannya adalah peningkatan pada fuel mix untuk high speed diesel (HSD) dari 2,30 juta KL menjadi 5,72 KL, marine fuel oil (MFO) naik menjadi 1,36 juta KL menjadi 1,72 juta KL. Industrial diesel oil (IDO) dalam bauran bertambah 20.000 KL dari sebelumnya tidak digunakan.

Sementara untuk batu bara, penggunaannya justru turun dari 48,06 juta ton ke 39,38 juta ton. Fuel mix gas turun dari 370.000 juta BBTU turun menjadi 350.000 juta BBTU. Penggunaan panas bumi meningkat sedikit dari 3,40 TWH menjadi 3,47 TWH. Penggunaan bio diesel turun dari 240.000 KL menjadi 10.000 KL.

Perubahan-[erubahan tersebut, masih dengan margin 7 persen, membuat biaya pokok produksi PLN berubah dari Rp 1.012,16 per kWh menjadi Rp 1.287,92 per kWh. Sementara itu, harga jual per kWh dalam APBN 2012 adalah sebesar Rp 779,38 per kWh. Harga yang diajukan untuk RAPBN P 2012 merupakan Rp 760,39 per kWh.

  • Baca juga: Sambut Libur Akhir Tahun, BI Proyeksikan SBT Kegiatan Usaha Kuartal IV/2026 Tumbuh 10,77 Persen

Asumsi kenaikan harga sebelumnya adalah 10 persen pada 1 April 2012. Kini, pemerintah mengajukan kenaikan TDL dilakukan bertahap pada Mei, Agustus, dan November masing-masing sebesar 3 persen.

Perubahan-perubahan tersebut dipandang harus dilakukan karen asumsi nilai tukar berubah dari Rp 8.800 per dolar AS. Dolar saat ini bergerak di atas Rp 9.000 perdolar. Sementara asumsi harga minyak mentah perbarel bergerak dari 90 dollar AS per barel hingga sempat menyentuh 115 dollar AS per barel.

 
 
 
 
 
Previous Post

CIMB Niaga Sosialisasikan Program Peduli Lingkungan

Next Post

PII Siapkan Rencana Penjaminan Dua Proyek Tol

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

by Sandy Romualdus
23 Oktober 2026 - 15:26

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rakornas TPAKD 2026, meresmikan DNKK, dan menyiapkan pembiayaan rakyat Rp400 triliun pada tahun mendatang Stabilitas.id - Presiden...

Kuasai 20 Persen Pangsa Pasar Perth, TransNusa Kini Terbangi Rute Melbourne–Bali

Kuasai 20 Persen Pangsa Pasar Perth, TransNusa Kini Terbangi Rute Melbourne–Bali

by Sandy Romualdus
23 Oktober 2026 - 14:46

TransNusa resmi meluncurkan rute langsung Melbourne–Bali empat kali sepekan, membuka konektivitas jaringan Beyond Bali ke 11 destinasi dan hub Asia....

Dominasi Mesin Pencari Tergerus, Pengguna GenAI Global Melonjak 57,2 Persen

Manufaktur Tetap Ekspansif, PMI-BI Kuartal III/2026 Naik ke Level 52,28 Persen

by Stella Gracia
22 Oktober 2026 - 09:15

Bank Indonesia mencatat PMI-BI kuartal III 2026 naik ke level 52,28 persen dan diproyeksikan menguat ke 52,37 persen pada kuartal...

Dominasi Mesin Pencari Tergerus, Pengguna GenAI Global Melonjak 57,2 Persen

Sambut Libur Akhir Tahun, BI Proyeksikan SBT Kegiatan Usaha Kuartal IV/2026 Tumbuh 10,77 Persen

by Stella Gracia
22 Oktober 2026 - 09:10

Hasil SKDU Bank Indonesia menunjukkan kegiatan dunia usaha kuartal III 2026 terjaga dengan SBT 11,46 persen dan kapasitas produksi 73,75...

Dominasi Mesin Pencari Tergerus, Pengguna GenAI Global Melonjak 57,2 Persen

Jaring Talenta Vokasi Global, Kemnaker Gelar InaSkills 2026 Berstandar Internasional

by Stella Gracia
22 Oktober 2026 - 09:09

Kemnaker menggelar InaSkills 2026 pada 26–31 Oktober untuk menjaring talenta vokasi berstandar internasional menuju WorldSkills. Stabilitas.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan...

Soroti AI hingga Green Transformation, Pameran INCHEM TOKYO 2027 Gandeng Industri Global

Soroti AI hingga Green Transformation, Pameran INCHEM TOKYO 2027 Gandeng Industri Global

by Stella Gracia
22 Oktober 2026 - 09:08

Pameran kimia terbesar di Jepang INCHEM TOKYO 2027 resmi membuka pendaftaran eksibitor global guna memperluas adopsi AI, GX, dan kemitraan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Himpun Dana Lebih dari Rp5 Miliar di FinFest 2026, OJK Apresiasi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

Redam Volatilitas Pasar, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Perkuat Diplomasi Ekonomi, BRI Dorong Korporasi dan UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Global

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Bank Mandiri Fasilitasi Sarana Air Bersih

Bank Mandiri Fasilitasi Sarana Air Bersih

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance