• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Internasional

Hari ke-3 Lebaran Mendag Gelar Operasi Pasar Gula

by Stella Gracia
26 Mei 2020 - 12:03
17
VIEWS
Kemendag Fasilitasi Ekspor DenganTerbitkan Permendag Nomor 39 Tahun 2020
0
SHARES
17
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas — Menteri Perdagangan Agus Suparmanto kembali masuk pasar, mengecek ketersediaan dan memastikan harga-harga barang kebutuhan pokok tetap stabil sehingga terjangkau oleh masyarakat kebanyakan.

Meski dalam pandemi COVID-19, pasar rakyat harus tetap beroperasi melayani masyarakat dan menjalankan Protokol Kesehatan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab untuk kesehatan bersama.

  • Baca juga: IMF Peringatkan Beban Utang Tinggi dan Defisit Fiskal Batasi Ruang Gerak Ekonomi Global

Pagi ini, Mendag Agus Suparmanto blusukan ke Pasar Jatinegara Jakarta dan kemudian Pasar Baru Bekasi untuk melakukan Operasi Pasar Gula (OPG) yang dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp12.500/kg dan sekaligus memonitor perkembangan harga barang kebutuhan pokok.

BERITA TERKAIT

Himpun Dana Lebih dari Rp5 Miliar di FinFest 2026, OJK Apresiasi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

“Saya kembali memantau stok dan harga kebutuhan pokok di pasar secara langsung. Sampai H+3 Lebaran ini, harga-harga relatif masih stabil dan bahkan cenderung turun untuk beberapa komoditi seperti bawang putih dan bawang bombai. Bawang merah yang masih tercatat tinggi sekitar Rp60.000/kg karena berkurangnya produksi. Sehingga produksi ini yang akan terus digenjot untuk menstabilkan harga,”tegas Mendag Agus di Pasar Baru Bekasi Jawa Barat Selasa (26/5).

Dalam pemantauan di Pasar Jatinegara Jakarta dan Pasar Baru Bekasi, Jawa Barat, harga-harga barang kebutuhan pokok umumnya relatif stabil seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, kedelai, daging sapi, telur ayam ras, dan cabai merah keriting. Bahkan beberapa komoditi telah mengalami penurunan yang cukup signifikan di atas 5 persen yaitu cabai rawit merah dan bawang putih. Namun demikian beberapa komoditi masih mengalami kenaikan yaitu daging ayam, bawang merah, dan cabai merah besar.

Peninjauan pasar ini juga dihadiri Walikota Bekasi Rahmat Effendi, Satgas Pangan Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga, dan Dirjen PDN Suhanto, Dirjen Daglu Indrasari Wisnu Wardhana, Dirjen PKTN Veri Anggrijono, Direktur Bapokting Susi Herawaty, Direktur Pengawasan Barang Beredar dan Jasa Ojak Simon Manurung, serta Kepala Biro Humas Kemendag Olvy Andrianita.

Sementara itu, dalam Operasi Pasar Gula di Pasar Jatinegara yang dilakukan sebanyak 12 ton dan di Pasar Baru Bekasi sebanyak 4 ton bekerja sama dengan dua perusahaan yaitu PT Adikarya Gemilang dan PT Priscolin.

“Operasi pasar gula akan terus dilakukan. Di Pasar Baru Bekasi ini akan dipasok 4 ton setiap hari sampai harga turun dan stabil,” Mendag Agus.

Sebagai catatan, sampai saat ini, total jumlah volume Operasi Pasar Gula yang telah dilakukan sebanyak 36.516 ton antara lain di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan (Banten), Bogor dan Bekasi (Jawa Barat), dan seluruh wilayah di DKI Jakarta, Kota dan Kabupaten Malang (Jatim), Bandar Lampung (Lampung), Jambi serta Riau (Kepri).

“Dengan demikian saya pastikan stok gula untuk seluruh wilayah di Indonesia pada masa Lebaran ini sampai masa panen tebu rakyat tiba, dapat dipastikan cukup dan harga terjangkau masyarakat,” ujar Mendag Agus.

Berdasarkan pantauan Kementerian Perdagangan per 26 Mei 2020, harga rata-rata nasional gula pasir saat ini telah mengalami penurunan sangat signifikan lebih dari 10,38% dibandingkan pada bulan sebelumnya. Bahkan, di pasar ritel modern, harga gula tetap stabil normal sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp12.500/kg. Harga rata-rata nasional sudah berada pada kisaran Rp14.000 hingga Rp16.500/kg.

Pada kesempatan terpisah saat jelang Lebaran, Mendag Agus mengungkapkan hasil evaluasi sementara, tentang masih tingginya harga gula pasir di masyarakat.

Pertama, bergesernya musim giling tebu rakyat yang biasanya dimulai di bulan Maret bergeser menjadi bulan Juni akibat adanya perubahan iklim.

Kedua, adanya mata rantai distribusi yang cukup panjang untuk sampai ke tangan konsumen.

Ketiga, ada pelaku bisnis gula nakal baik produsen, distibutor, maupun pedagang di pasar yang terbukti menahan gula dan mempermainkan harga apalagi di tengah kondisi pandemi COVID-19 seperti saat ini.

Keempat, belum maksimalnya realisasi impor oleh pabrik gula berbasis tebu sehingga jadwal produksi dan distribusi gula pasir ke masyarakat mengawali pergeseran jadwal. Pasokan impor gula mentah sebagai bahan baku gula pasir yang semula diperkirakan akan masuk di Indonesia pada Maret dan April 2020 bergeser menjadi Mei dan Juni 2020. Begitu juga impor gula pasir langsung (GKP) oleh Bulog juga baru terealisasi bulan Mei dan Juni 2020.

  • Baca juga: Manfaatkan Alat Otomatis Artex AI: Peretas Tembus Sistem Tujuh Bank Raksasa di Seoul

“Menurut evaluasi sementara, pergeseran ini terjadi akibat beberapa negara tujuan impor juga menjalankan lockdown atau karantina wilayah untuk mengurangi penyebaran COVID-19. Selain itu importir juga kesulitan mencari transportasi angkutan karena adanya protokol kesehatan yang harus diikut di negara asal impor sehingga kondisi memicu pergeseran,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Mendag Agus juga mengapresiasi langkah Walikota Bekasi Rahmat Effendi yang telah melakukan test SWAB kepada para pedagang di pasar Bekasi secara acak yang jumlahnya 14 pasar dengan hasil nihil.

Tes ini dilakukan setelah sebelumnya diketahui terdapat beberapa pedagang yang terjangkit COVID-19.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Walikota Bekasi. Kondisi pasar baik, cukup bersih dan menerapkan protokol kesehatan. Namun harus terus ditingkatkan disiplin kebersihan dan pelaksanaan protokol kesehatan tersebut. Ini harus terus dilakukan di semua pasar,” kata Mendag.

Dalam kesempatan ini, Walikota Rahmat Effendi menyatakan kunjungan Mendag Agus sangat penting dalam menurunkan harga kebutuhan pokok dan ketersediaannya sehingga lebih terjangkau masyarakat Bekasi.

“Saya juga perlu melaporkan pasien COVID-19 terun menurun di Bekasi. Juga baru saja kami lakukan test SWAB untuk pedagang di 14 pasar dan hasilnya semua negatif. Kami menjaga agar pasar tetap mengedepankan protokol kesehatan. Kesehatan harus dijaga, yang sakit diobati. Tetapi ekonomi rakyat harus didorong,” ujarnya.

Kepala Satgas Pangan Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga dalam konferensi pers ini menyatakan telah menindak 17 pelaku bisnis gula yang nakal. “Namun semuanya masih kami perlakukan secara persuasif sebagai pembinaan kepada pelaku bisnis. Yang terpenting adalah barangnya beredar untuk mencukupi kebutuhan masyarakat dan ada langkah konkrit penegakan sanksi. Nanti setelah COVID-19, baru akan kami lakukan tindakan hukum lebih tegas,” tegas Daniel.

Mendag Agus menambahkan tindakan tegas memang akan terus dilakukan kepada setiap pelaku bisnis gula yang nakal. “Saat ini kami menindak dan memberi sanksi administratif,” katanya.

Penegasan Lima Strategi Kunci

Seperti disampaikan Mendag Agus sebelumnya, dengan berbagai permasalahan ini dan menekan laju kenaikan harga gula pasir di masyarakat, Kemendag melakukan lima strategi kunci untuk mengatasinya.

Pertama, Pemerintah menugaskan produsen gula rafinasi untuk mengalihkan produksi gula rafinasi menjadi gula konsumsi untuk memenuhi kebutuhan pasar menjelang Puasa dan Lebaran sebesar 250.000 ton.

Kedua, meminta produsen dan distributor untuk memutus mata rantai distribusi yang panjang. Gula harus bisa langsung didistribusikan ke pasar rakyat dan ritel modern, seperti yang saya tekankan tadi.

Ketiga, dalam memotong mata rantai distribusi, produsen harus menyalurkan atau menjual gula secara langsung ke pedagang di pasar rakyat dan ke ritel modern. Penjualan ini terus dikawal dan dimonitoring oleh Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) bersama dengan Satgas Pangan agar harga sesuai HET.

Keempat, melakukan OPG langsung untuk menurunkan harga secara signifikan. Operasi pasar dilakukan melalui kerjasama dengan produsen dan distributor gula yang menyalurkan gula secara langsung ke pasar dengan harga sesuai HET Rp12.500/kg.

Kelima, melakukan penindakan kepada pelaku bisnis atau distributor gula yang nakal karena melakukan penyimpangan distribusi gula. Penindakan dilakukan Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) bersama Satgas Pangan.

  • Baca juga: Tercepat Sejak Pandemi: Ekonomi Vietnam Tumbuh 9,95 Persen di Kuartal III/2026

Mendag Agus meminta insan pers dan seluruh masyarakat juga turut serta bersama Pemerintah memgawasi peredaran komoditi strategis ini agar tetap bisa dijangkau masyarakat.

“Untuk itu, saya minta kepada media masa dan seluruh masyarakat Indonesia untuk bersamasama mengawasi perdagangan barang kebutuhan pokok, khususnya gula. Apabila ada indikasi penyimpangan dan penimbunan gula, segera laporkan kepada saya (Kementerian Perdagangan) melalui WA: 085311111010, Selain itu masyarakat juga dapat menghubungi Satgas Pangan,” tegasnya.

 
 
 
 
 
Previous Post

Dongkrak Kompetensi, BPSDMI Gelar Bimtek di Seluruh Daerah

Next Post

Trafik Pelindo 1 Tumbuh di Tengah Pandemi Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

IMF: 2015 Ekonomi RI Tumbuh 5,25%, Inflasi 3-5%

IMF Peringatkan Beban Utang Tinggi dan Defisit Fiskal Batasi Ruang Gerak Ekonomi Global

by Stella Gracia
20 Oktober 2026 - 11:55

IMF memperingatkan tingginya utang pemerintah dan defisit anggaran membatasi ruang fiskal negara di tengah tekanan harga energi, suku bunga, dan...

Strategi Penerapan Keamanan Siber di Perbankan

Manfaatkan Alat Otomatis Artex AI: Peretas Tembus Sistem Tujuh Bank Raksasa di Seoul

by Stella Gracia
8 Oktober 2026 - 11:49

Korea Selatan menyelidiki pembobolan data 68.000 nasabah di tujuh bank terkemuka akibat serangan siber otomatis berbasis Artex AI. Stabilitas.id - Pemerintah...

Tercepat Sejak Pandemi: Ekonomi Vietnam Tumbuh 9,95 Persen di Kuartal III/2026

Tercepat Sejak Pandemi: Ekonomi Vietnam Tumbuh 9,95 Persen di Kuartal III/2026

by Stella Gracia
5 Oktober 2026 - 14:11

Ekonomi Vietnam tumbuh 9,95 persen pada kuartal III/2026 ditopang ekspor dan investasi, memicu ADB merevisi proyeksi pertumbuhan tahunan menjadi 7,8...

Setahun Berjalan, Bullion Bank Pegadaian dan BSI Himpun 153 Ton Emas

Rekor Belanja Rp2.811 Triliun, Tiongkok Borong 1.000 Ton Emas demi Mitigasi Syok Geopolitik

by Stella Gracia
23 September 2026 - 10:36

Tiongkok membukukan rekor impor emas melampaui 1.000 ton senilai Rp2.811 triliun. Manuver ini menjadi langkah mitigasi risiko seiring kolapsnya properti...

Hindari Jebakan Utang Unsustainable, IMF Dorong Regulator Global Perketat Manajemen Risiko Defisit Anggaran

Hindari Jebakan Utang Unsustainable, IMF Dorong Regulator Global Perketat Manajemen Risiko Defisit Anggaran

by Stella Gracia
22 September 2026 - 10:49

IMF membunyikan alarm terkait rasio utang publik global yang akan melampaui 100% PDB pada 2029. Investor mulai rekalibrasi portofolio menjauhi...

Inflasi di Atas Target, The Fed Didesak Tunda Akselerasi Pemangkasan Suku Bunga

Lawan Intervensi Trump, The Fed Kerek Suku Bunga Acuan ke Level 4 Persen

by Stella Gracia
18 September 2026 - 18:14

Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan menjadi 3,75-4,00 persen demi menekan inflasi, mengabaikan kritik dan desakan Presiden Donald...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Himpun Dana Lebih dari Rp5 Miliar di FinFest 2026, OJK Apresiasi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

Redam Volatilitas Pasar, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Perkuat Diplomasi Ekonomi, BRI Dorong Korporasi dan UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Global

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Pelindo 1 Terapkan Social Distancing di Area Publik

Trafik Pelindo 1 Tumbuh di Tengah Pandemi Covid-19

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance