• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Life Style Kesehatan

Anak Terlihat Sehat Tapi Kurang Gizi? Waspadai Hidden Hunger

by Stella Gracia
23 Januari 2026 - 16:29
23
VIEWS
Anak Terlihat Sehat Tapi Kurang Gizi? Waspadai Hidden Hunger

Sumber Primaya Hospital

0
SHARES
23
VIEWS

Stabilitas.id — Sebagai orang tua, rasanya lega melihat anak aktif, ceria, dan berat badannya terlihat normal. Tapi tahukah Ayah dan Bunda, anak yang tampak sehat belum tentu benar-benar tercukupi gizinya?

Dokter mengingatkan adanya kondisi yang disebut hidden hunger atau kelaparan tersembunyi. Anak tidak kekurangan makanan, tetapi kekurangan zat gizi penting yang dibutuhkan tubuh untuk tumbuh optimal.

  • Baca juga: Beban Kanker Indonesia Diprediksi Naik 63%, Penanganan Lansia Fokus pada Kualitas Hidup

Apa Itu Hidden Hunger?

BERITA TERKAIT

No Content Available

Hidden hunger terjadi saat anak mendapatkan cukup—bahkan berlebih—kalori, tetapi kurang mikronutrien seperti zat besi, zinc, dan vitamin D. Karena tidak selalu terlihat dari luar, kondisi ini sering luput dari perhatian.

Padahal, meski angka stunting nasional menurun (dari 21,5% pada 2023 menjadi 19,8% pada 2024), Indonesia kini menghadapi tantangan gizi yang lebih kompleks. Para ahli menyebutnya sebagai triple burden gizi: stunting, obesitas, dan defisiensi mikronutrien.

Kenapa Bisa Terjadi?

Menurut dr. Monique Carolina Widjaja, M.Gizi, Sp.GK, Dokter Gizi Klinik di Primaya Hospital Tangerang, banyak orang tua tanpa sadar lebih fokus pada rasa kenyang dibandingkan kualitas makanan anak.

“Anak kenyang belum tentu gizinya cukup. Banyak anak mengonsumsi karbohidrat berlebih, tapi kurang protein hewani dan mikronutrien penting,” jelasnya.

Kondisi ini makin diperparah dengan tingginya konsumsi makanan ultra-proses seperti nugget, sosis, sereal manis, dan camilan kemasan.

“Makanan ini praktis dan disukai anak, tapi rendah kualitas gizi. Jika dikonsumsi terus-menerus, bisa memicu obesitas dan masalah kesehatan sejak usia dini,” tambah dr. Monique.

Tanda-Tanda Hidden Hunger

Anak dengan hidden hunger bisa terlihat sehat, tapi menunjukkan tanda-tanda kecil berikut:

  • Mudah lelah dan sulit berkonsentrasi
  • Sariawan sering muncul atau gusi mudah berdarah
  • Rambut terlihat kusam dan mudah rontok
  • Anak sering sakit atau infeksi berulang

Gejala ini sering dianggap sepele atau “memang lagi fase tumbuh kembang”, padahal bisa menjadi sinyal awal kekurangan gizi.

  • Baca juga: Teknologi Radioterapi Presisi Tinggi Buka Harapan Baru Bagi Pasien Kanker Serviks

Tips Cegah Hidden Hunger Sejak Dini

Tenang, Ayah dan Bunda. Hidden hunger bisa dicegah dengan langkah sederhana berikut:

1. Perhatikan isi piring, bukan cuma habis atau tidak
Pastikan anak mendapatkan karbohidrat, protein hewani, lemak sehat, sayur, dan buah setiap hari.

2. Batasi makanan ultra-proses
Boleh sesekali, tapi jangan jadi menu utama harian.

3. Variasikan sumber protein
Telur, ikan, daging, susu, dan kacang-kacangan membantu memenuhi kebutuhan zat besi dan zinc.

4. Biasakan anak makan makanan rumahan
Makanan segar lebih kaya gizi dan mudah dikontrol kualitasnya.

5. Lakukan skrining gizi rutin
Meski anak tampak sehat dan aktif, pemeriksaan berkala tetap penting.

Apa Itu Skrining Gizi dan Kenapa Penting?

Skrining gizi membantu mendeteksi masalah sejak dini sebelum berdampak lebih besar. Pemeriksaan ini biasanya meliputi:

  • Pengukuran berat dan tinggi badan
  • Pemeriksaan kondisi kulit, rambut, dan mulut
  • Evaluasi pola makan harian
  • Tes darah bila diperlukan

Langkah ini membantu mencegah stunting terselubung, obesitas, dan penyakit tidak menular di masa depan.

Ingat, Gizi Anak adalah Investasi Jangka Panjang

  • Baca juga: Setiap Menit Begitu Berharga: Stroke Jadi Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia

Menurut dr. Monique, nutrisi anak tidak hanya menentukan tinggi badan, tapi juga kecerdasan, daya tahan tubuh, dan kualitas hidup di masa depan.

“Apa yang masuk ke piring anak hari ini akan menentukan kesehatannya di kemudian hari. Skrining gizi sebaiknya menjadi bagian dari perawatan rutin anak, sama pentingnya dengan imunisasi,” tutupnya. ***

Tags: anak terlihat sehat tapi kurang gizigizi anak usia dinihidden hunger pada anakkekurangan gizi anakmakanan sehat untuk anakmencegah stunting anakmikronutrien anaknutrisi anak sehari-hariobesitas pada anakparenting kesehatan anakpola makan anak yang sehatskrining gizi anaktanda anak kurang gizitips gizi anakzat besi zinc vitamin D anak
 
 
 
 
 
Previous Post

Sambut Ramadan Lebih Seimbang, Blibli Hadirkan Pay Day Januari

Next Post

Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Beban Kanker Indonesia Diprediksi Naik 63%, Penanganan Lansia Fokus pada Kualitas Hidup

Beban Kanker Indonesia Diprediksi Naik 63%, Penanganan Lansia Fokus pada Kualitas Hidup

by Stella Gracia
19 Februari 2026 - 11:21

Stabilitas.id – Indonesia menghadapi tantangan besar dalam penanganan penyakit tidak menular, khususnya kanker. Data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) memproyeksikan beban...

Teknologi Radioterapi Presisi Tinggi Buka Harapan Baru Bagi Pasien Kanker Serviks

Teknologi Radioterapi Presisi Tinggi Buka Harapan Baru Bagi Pasien Kanker Serviks

by Stella Gracia
31 Desember 2025 - 11:22

Stabilitas.id - Di tengah masih tingginya angka kanker serviks di Indonesia yang menempati peringkat kedua kanker terbanyak pada perempuan dengan...

Setiap Menit Begitu Berharga: Stroke Jadi Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia

Setiap Menit Begitu Berharga: Stroke Jadi Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia

by Stella Gracia
28 November 2025 - 07:58

Stabilitas.id — Stroke masih menjadi ancaman terbesar bagi kesehatan masyarakat Indonesia. Data WHO 2020 mencatat lebih dari 357.000 kematian per...

Diabetes, Mother of Diseases : Ancaman dari Ujung Rambut hingga Ujung Kaki

Diabetes, Mother of Diseases : Ancaman dari Ujung Rambut hingga Ujung Kaki

by Sandy Romualdus
19 November 2025 - 08:18

Stabilitas.id - Diabetes bukan sekadar penyakit gula darah tinggi. Lebih dari itu, kondisi ini menjadi akar dari banyak penyakit kronis...

BNI Perkuat Program Penurunan Stunting di NTT dan Banten

BNI Perkuat Program Penurunan Stunting di NTT dan Banten

by Sandy Romualdus
2 September 2025 - 18:40

JAKARTA, Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menggelar serangkaian program intervensi gizi dan kesehatan sebagai aksi...

Jangan Tunggu Kuning, Hepatitis Masih Jadi Epidemi Diam di Indonesia

Jangan Tunggu Kuning, Hepatitis Masih Jadi Epidemi Diam di Indonesia

by Stella Gracia
13 Agustus 2025 - 07:16

JAKARTA, Stabilitas.id – Hepatitis, peradangan hati yang kerap tak bergejala di tahap awal, masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance