• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, Desember 15, 2025
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Setiap Menit Begitu Berharga: Stroke Jadi Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia

oleh Stella Gracia
28 November 2025 - 07:58
16
Dilihat
Setiap Menit Begitu Berharga: Stroke Jadi Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia
0
Bagikan
16
Dilihat

Stabilitas.id — Stroke masih menjadi ancaman terbesar bagi kesehatan masyarakat Indonesia. Data WHO 2020 mencatat lebih dari 357.000 kematian per tahun, atau sekitar 21% dari total kematian nasional, disebabkan oleh stroke. Artinya, 1 dari 5 kematian di Indonesia dipicu oleh serangan yang terjadi hanya dalam hitungan menit itu. Dengan tingkat kematian 178,3 per 100.000 penduduk, Indonesia menduduki peringkat ke-11 tertinggi di dunia.

Beban penyakit ini terus meningkat seiring minimnya deteksi dini dan rendahnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan gejala. Banyak pasien menganggap tanda awal stroke hanya sebagai efek kelelahan biasa—padahal keterlambatan beberapa menit saja dapat menghilangkan jutaan sel otak secara permanen.

“Setiap menit sangat berharga bagi pasien stroke. ‘Golden period’ di bawah 4,5 jam menentukan keberhasilan pemulihan,” jelas dr. Riski Amanda, Sp.N, FINA, Spesialis Neurologi Neurointervensi Primaya Hospital PGI Cikini.

BERITA TERKAIT

Diabetes, Mother of Diseases : Ancaman dari Ujung Rambut hingga Ujung Kaki

27.300 Pelari Meriahkan wondr Jakarta Running Festival 2025, BNI Dorong Sports Tourism dan Ekonomi Kreatif Jakarta

Industri Asuransi Jiwa Tumbuh 3,6%, AAJI Dorong Kolaborasi Positif

Terobosan Jantung Tanpa Ring, Primaya Hospital Gelar Indonesia DEB Conclave 2025

Menurutnya, pasien yang tiba di rumah sakit dalam periode emas tersebut memiliki peluang yang jauh lebih besar untuk pulih tanpa kecacatan berat. Stroke, kata dr. Riski, saat ini menjadi penyebab kecacatan tertinggi di dunia, bukan hanya di Indonesia.

Mengapa Stroke Begitu Mematikan

Stroke terjadi akibat terhentinya aliran darah ke otak—baik karena sumbatan (iskemik) maupun pecahnya pembuluh darah (hemoragik). Tanpa suplai oksigen, sel otak mulai mati dalam beberapa menit.

Untuk kasus stroke iskemik, dokter dapat memberikan obat trombolitik untuk melarutkan bekuan atau melakukan trombektomi mekanik. Namun dua prosedur ini hanya efektif jika dilakukan dalam periode emas.

Kenali Tanda-Tanda Stroke: FAST

Primaya Hospital menekankan penggunaan metode FAST sebagai pertolongan pertama yang harus diketahui masyarakat:

F (Face): Wajah terkulai di salah satu sisi

A (Arms): Lengan tiba-tiba lemah atau tidak dapat diangkat

S (Speech): Bicara pelo atau sulit dimengerti

T (Time): Waktu untuk segera membawa pasien ke IGD

“Kunci utamanya adalah jangan menunggu gejala memburuk. Datanglah segera ke IGD dengan fasilitas stroke center,” tegas dr. Riski.

Namun, gejala bisa muncul hanya dalam satu bentuk: pusing mendadak, penglihatan buram, atau lemah di satu sisi tubuh. Inilah yang sering membuat stroke terlambat ditangani.

Rehabilitasi Masih Panjang Tapi Menentukan

Serangan stroke bukan akhir pertarungan. Pemulihan membutuhkan proses panjang melalui fisioterapi, terapi wicara, dan terapi okupasi. Tujuan utamanya bukan hanya memulihkan fungsi otak, tetapi mengembalikan kemandirian pasien.

“Banyak pasien depresi karena merasa tak berguna. Padahal, dengan terapi berkelanjutan dan dukungan keluarga, mereka bisa kembali produktif,” lanjutnya.

Lawan Sebelum Datang: Deteksi Dini dan Pola Hidup

Faktor risiko paling umum stroke di Indonesia mayoritas bisa dicegah: Hipertensi, Kolesterol tinggi, Diabetes, Merokok, Obesitas, Kurang aktivitas fisik.

Pemeriksaan kesehatan rutin, terutama untuk usia di atas 40 tahun, dinilai sebagai garis pertahanan pertama. “Stroke bukan takdir, tapi akibat dari kebiasaan yang bisa diubah,” ujar dr. Riski. “Cukup dengan mengontrol tekanan darah, makan sehat, dan aktif bergerak, risiko stroke bisa turun drastis.”

Jangan Tunggu Lumpuh!

Stroke dikenal sebagai silent killer karena datang tanpa peringatan. Namun penyakit ini bisa dicegah jika dikenali lebih awal. Setiap detik menentukan nasib pasien—apakah pulih, cacat, atau berakhir fatal.

Jika Anda atau orang di sekitar menunjukkan tanda-tanda FAST, jangan menunda. Segera ke rumah sakit. ***

Tags: Diabetesdr Riski Amandafaktor risiko strokeFAST strokeGaya Hidup Sehatgejala strokegolden period strokehipertensiIGD stroke centerkematian akibat strokekolesterol tinggipencegahan strokepenyebab strokePrimaya Hospitalrehabilitasi strokesilent killerstroke hemoragikStroke Indonesiastroke iskemiktanda tanda strokeWHO
 
 
 
 
Sebelumnya

BI Apresiasi Kontribusi BNI dalam Gerakan Edukasi Pelindungan Konsumen

Selanjutnya

Ratu Máxima Apresiasi Pemanfaatan QRIS, BI Tegaskan Komitmen Perkuat Financial Health

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Diabetes, Mother of Diseases : Ancaman dari Ujung Rambut hingga Ujung Kaki

Diabetes, Mother of Diseases : Ancaman dari Ujung Rambut hingga Ujung Kaki

oleh Sandy Romualdus
19 November 2025 - 08:18

Stabilitas.id - Diabetes bukan sekadar penyakit gula darah tinggi. Lebih dari itu, kondisi ini menjadi akar dari banyak penyakit kronis...

BNI Perkuat Program Penurunan Stunting di NTT dan Banten

BNI Perkuat Program Penurunan Stunting di NTT dan Banten

oleh Sandy Romualdus
2 September 2025 - 18:40

JAKARTA, Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menggelar serangkaian program intervensi gizi dan kesehatan sebagai aksi...

Jangan Tunggu Kuning, Hepatitis Masih Jadi Epidemi Diam di Indonesia

Jangan Tunggu Kuning, Hepatitis Masih Jadi Epidemi Diam di Indonesia

oleh Stella Gracia
13 Agustus 2025 - 07:16

JAKARTA, Stabilitas.id – Hepatitis, peradangan hati yang kerap tak bergejala di tahap awal, masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat...

Terobosan Jantung Tanpa Ring, Primaya Hospital Gelar Indonesia DEB Conclave 2025

Terobosan Jantung Tanpa Ring, Primaya Hospital Gelar Indonesia DEB Conclave 2025

oleh Stella Gracia
6 Agustus 2025 - 09:37

TANGERANG, Stabilitas.id - Primaya Hospital Tangerang memperkenalkan terobosan teknologi dalam dunia kardiologi melalui penyelenggaraan Indonesia DEB Conclave 2025, forum medis...

Jarang Disadari, Kanker Testis Bisa Serang Pria Produktif

Jarang Disadari, Kanker Testis Bisa Serang Pria Produktif

oleh Stella Gracia
16 Juli 2025 - 06:54

JAKARTA, Stabilitas.id - Kanker testis memang tergolong sebagai jenis kanker yang langka, tetapi bukan berarti bisa dianggap sepele. Kanker ini dapat...

Hasil Investasi BPJS Kesehatan Turun 5,6%, Kepesertaan JKN Tembus 278 Juta

Hasil Investasi BPJS Kesehatan Turun 5,6%, Kepesertaan JKN Tembus 278 Juta

oleh Sandy Romualdus
14 Juli 2025 - 20:10

JAKARTA, Stabilitas.id - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencatatkan hasil investasi sebesar Rp5,39 triliun sepanjang 2024, menurun 5,6% dibandingkan realisasi...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 50 Tahun Summarecon: Membangun Kota, Merawat Ingatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WIKA Umumkan Gagal Bayar Surat Utang Jumbo Rp4,64 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Temukan 47 Kredit Bermasalah, Direksi Bankaltimtara Terjerat Dugaan Pidana Perbankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Pinjol Ilegal Dibongkar, Satgas PASTI Soroti Modus Penipuan AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

AAUI Estimasi Klaim Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar Capai Rp567 Miliar

OJK Perkuat Penetrasi PPDP Syariah Lewat Peluncuran Buku Khutbah Muamalah

Mengenang Warisan Visioner Raden Bei Aria Wirjaatmadja dalam 130 Tahun Perjalanan BRI

Kredit dan DPK Bank Mandiri Tumbuh Dua Digit, Likuiditas Tetap Longgar Jelang Akhir 2025

RDKB November 2025: OJK Pastikan Kredit Dua Digit, NPL di Bawah 3%, Likuiditas Bank Aman

Miliki Satelit Sendiri, Layanan Perbankan BRI Mampu Jangkau Plosok Negeri dan Wilayah 3T

BNI Dukung Industri Kreatif, Nonton Bareng Film Timur Disambut Antusias Penonton Berbagai Kota

BNI Dukung Sean Gelael Awali Musim Balap 2026 Lewat Asian Le Mans Series

CIMB Niaga Ajak Publik Terlibat Gerakan Keberlanjutan The Cooler Earth 2025

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Ratu Máxima Apresiasi Pemanfaatan QRIS, BI Tegaskan Komitmen Perkuat Financial Health

Ratu Máxima Apresiasi Pemanfaatan QRIS, BI Tegaskan Komitmen Perkuat Financial Health

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance