Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Atlas Resources Tbk (IDX:ARII) pada hari ini menyetujui Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011, yang membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp26,9 miliar. RUPST juga menyetujui rencana penggunaan laba bersih tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011 sebesar Rp 26,9 miliar sebagai laba ditahan.
“Pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih perseroan tahun buku 2011 sebesar Rp 26,920,005,312 (dua puluh enam miliar sembilan ratus dua puluh juta lima ribu tiga ratus dua belas rupiah) seluruhnya akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan,” ungkap Presiden Direktur PT Atlas Resources Tbk Andre Abdi dalam paparan publik usai RUPST Perseroan di Jakarta, Jumat (15/6/2012).
BERITA TERKAIT
Andre menjelaskan, laba bersih sebesar Rp 26,9 miliar itu meningkat signifikan dari perolehan laba akhir tahun 2010 yang sebesar Rp 13,3 miliar. Pertumbuhan laba bersih hingga 102% tersebut sejalan dengan laba usaha yang meningkat 292% dari posisi akhir tahun 2010 sebesar Rp 26,4 miliar menjadi Rp.103,3 miliar di akhir tahun 2011. Serta pendapatan usaha Perseroan yang meningkat 35% menjadi Rp 799 miliar di tahun 2011, dari posisi 2011 yang sebesar Rp 593 miliar. Aset Perseroan juga tercatat tumbuh 326% menjadi Rp 2,3 triliun dari posisi 2010 yang sebesar Rp540 miliar.
Dalam RUPST hari ini, Perseroan juga melaporkan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham PT Atlas Resources Tbk yang digelar pada November 2011, yang hasilnya telah digunakan untuk pengembangan Hub Muba, akusisi PT Karya Borneo Agung dan Bara Karya Agung, kompensasi Noble, dan modal kerja.
RUPST juga memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk melakukan penunjukkan Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan tahun 2012 dan menetapkan besarnya honorarium serta syarat-syarat penunjukan Kantor Akuntan Publik tersebut. Dalam hal ini, Perseroan kembali menunjuk Kantor Akuntan Publik Independen Tanudiredja, Wibisana & Rekan, member firm dari PricewaterhouseCoopers untuk melakukan audit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2012.





.jpg)










